MANAGED BY:
SENIN
10 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 13 Mei 2019 10:29
Tarakan Menuju Kawasan Pesisir Bebas Sampah, BISA...??

PLTSa Diprediksi Rampung Tahun Depan

PADAT: Penumpukan sampah semakin menggunung. Dengan adanya rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bisa mengatasi penumpukan sampah yang ada di Kota Tarakan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) masih terus berjalan. Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan memprediksi pembangunan tersebut baru rampung di tahun 2020.

Plt DLH Tarakan Supriono mengatakan, saat ini pihak pengembang masih dalam pengurusan perizinan beroperasi. Sehingga belum terdapat adanya aktivitas pembangunan fisik. Untuk progresnya, proses perizinan pengembang telah memasuki tahap akhir, sehingga pihaknya optimis pihak pengembang sudah dapat melakukan pembangunan fisik dalam waktu dekat.

"Jadi untuk Proses pembangunan PLTSa, saat ini pengembang masih dalam proses pengurusan perizinan. Fisik dilapangan belum tapi jika pengurusan ini segara selesai maka bisa langsung dikerjakan," ujarnya, kemarin (11/5).

Mengenai Luas Lokasi, Supriono menerangkan jika luas lahan yang ditetapkan sebesar 2,4 hektare dari luas lahan 9 hektare yang diperuntukkan sebagai kawasan industri pada kawasan tersebut. Sehingga ia menjamin tidak ada pemukiman yang terkena dampak dari aktivitas PLTSa tersebut.

"Sudah disetujui, itu sudah kita tetapkan sebagai kawasan industri sekitar 9 hektare di daerah situ. Kawasan itu memang diperuntukan untuk area industri jadi tidak ada pemukiman di sekitar situ," ujarnya.

Ia menerangkan jika nantinya pembangunan PLTSa dilakukanpada tahun ini, tentunya pihaknya sudah dapat membuat kawasan pesisir terbebas dari sampah.

"Kalau sudah berfungsi kita sudah bisa mengambil sampah di kawasan pesisir untuk dijadikan bahan bakar PLTSa dan kita siap menjadikan kawasan pesisir bebas dari sampah," tukasnya. 

Selain itu, dengan hadirnya PLTSa, ia meyakini dapat menyelesaikan beberapa permasalahan di Kota Tarakan. Seperti membludaknya sampah, menambah daya listrik terhadap pelayanan ke masyarakat dan juga dapat menyerap retribusi pendapatan asli daerah (PAD). Dengan begitu menurutnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tarakan.

"Kalau PLTSa ini sudah berjalan secara otomatis daya listrik dapat bertambah, kemudian sampah plastik bisa dikurangi dalam jumlah besar, dan menambah pemasukan PAD dari kontrak kerjasamanya. Jadi ada 3 keuntungan jika beroperasinya PLTSa ini," pungkasnya. (*/zac/nri)

 


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers