MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Mei 2019 12:00
Jaksa Tetap Pada Tuntutannya
SIDANG REPLIK: Hendrik mendengarkan tanggapan dari jaksa atas pembelaan yang diajukan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Menanggapi pembelaan penasehat hukum (PH) yang meminta Hendrik, terdakwa perkara sabu 1 kg dibebaskan, jaksa penuntut umum (JPU) menolak semua pembelaan tersebut. Sidang replik ini berlangsung pada Selasa (7/5) lalu di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, JPU Deby F Fauzi membacakan langsung tanggapan terhadap pembelaan yang diajukan oleh PH terdakwa.

“Intinya kami menolak semua pembelaan dari penasehat hukum terdakwa dan tetap pada tuntutan,” kata Deby, saat dikonfirmasi kemarin (9/6).

Melalui replik tersebut, Deby mengatakan bahwa tidak adanya pernyataan yang menyatakan kesalahan terdakwa dalam surat tuntutan sesuai dalam pembelaan penasehat hukum, Deby mengaku harus dimaklumi karena sebagai kesalahan dalam pengetikan. Meski demikian, hal tersebut tidak merubah esensi dari surat tuntutan tersebut. “Dalam tuntutan sebelumnya, terdakwa dituntut 19 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan penjara,” tuturnya.

Menanggapi terkait tidak adanya barang bukti dari tangan Hendrik, ia menyebutkan perbuatan Hendrik bisa diterapkan sesuai dengan pasal 132  tentang pemufakatan jahat. Kemudian, barang bukti yang sudah disita dari terdakwa sebelumnya dalam perkara yang sama, juga dapat diperlihatkan dalam sidang Hendrik. “Terhadap peran Hendrik, kami juga ada barang bukti komunikasi antara terdakwa dan terdakwa lainnya seperti Amelia dan istrinya, Lia Lusiana alias Tata,” imbuhnya.

Terpisah, PH Hendrik, Rabshody Roestam, mengungkapkan, pihaknya masih mempertanyakan terkait pembuktian dari peran terdakwa yang bersalah. Menurutnya, terhadap kesalahan pengetikan oleh jaksa, sesuai edaran Mahkamah Agung menyatakan kekeliruan pengetikan yang tidak mengubah materi dalam surat dakwaan, tidak membawa akibat hukum. “Jadi tidak ada jawaban yang menyatakan kesalahan terdakwa. Salah pengetikan tidak mengubah isi dari dalam tuntutan,” sebutnya.

“Jaksa kan akan membuktikan bahwa terdakwa bersalah. Kalau JPU tidak membuktikan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah, nah itu terlepas dari putusan majelis hakim. Artinya, dalam membuat suatu putusan itu bisa saja tidak memuat apa yang ada dalam dakwaan JPU, punya pendapat sendiri. Dalam tuntutan ini tidak disebutkan apa yang dilanggar, apakah 112 atau 114 atau 132, langsung dituntut 19 tahun, kan aneh,” ungkapnya. (zar/ash)

 
 
   
           

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 02:11

Pelonggaran Kegiatan di Rumah Ibadah Dibahas Lagi

TARAKAN - Rencana pelonggaran ibadah di rumah ibadah yang akan…

Senin, 01 Juni 2020 02:03

Dengan Sampe, Musisi Kaltara Menasional

Sebagai anak asli Kalimantan, membuat Uyau Moris bertekad ingin mempopulerkan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:54

Dunia Usaha Bergairah sambut New Normal di Tarakan

Di Tarakan, sejumlah sektor usaha seperti perhotelan dan kafe sudah…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:53

Kawal New Normal di Tarakan Tanpa Sanksi

TARAKAN - Untuk melihat kesiapan Kota Tarakan dalam menjalani tatanan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:47

Di Tarakan, Pasien Sembuh Terus Bertambah

JUMLAH pasien positif Covid-19 yang dirawat terus berkurang. Gugus Tugas…

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers