MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 27 April 2016 10:08
Calon Satgas Gerdema Daftar Ulang
LULUS GAK YA: Nampak calon peserta memperhatikan nama-nama yang dinyatakan lolos seleksi sebagai calon anggota Satgas Gerdema tahun 2016, Sabtu (23/4). Foto : Agussalam Sanip / Radar Tarakan

PROKAL.CO, MALINAU - Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Malinau mulai mempersiapkan serangkaian kegiatan yang disiapkan untuk diikuti calon Satgas Gerdema 2016, pasca diumumkan Sabtu (23/4).

Dikakatakan Kepala BPMD Ajang Kahang, MSi, sebanyak 125 calon anggota Satgas yang dinyatakan lulus tes masih diwajibkan untuk melakukan daftar ulang.

Yaitu selama lima hari kerja, terhitung mulai Senin (25/4). Namun peserta yang kemungkinan masih di luar daerah karena urusan mendesak, bisa ditoleransi dengan diwakilkan. 

“Kalau tidak melakukan daftar ulang, otomatis dianggap mengundurkan diri,” ujar Ajang.

Lanjut dia, berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara yang dilakukan oleh tim kepada 205 peserta, 125 orang di antaranya dinyatakan diterima.

Namun, BPMD tetap menyiapkan 10 orang peserta lain yang berstatus sebagai cadangan. Karena untuk mengantisipasi kemungkinan ditengah proses ada peserta yang sudah diterima malah justru mengundurkan diri.

“Pengalaman tahun lalu ada yang begitu. Maka kita siapkan saja lah. Nah, untuk kegiatan pembekalan dilaksanakan sekitar pertengahan Mei. Itu diwajibkan bagi semua peserta, baik Satgas lama maupun yang baru,” terangnya.

Dituturkan Ajang, tim seleksi telah berupaya untuk mencari anggota Satgas Gerdema yang benar-benar berkualitas bagus.

“Harapan kita kepada mereka ya seperti itu. Nanti akan kami buatkan SOP (Standar Operasional  Prosedur). Pengawasannya akan lebih ketat. Kalau terbukti gak melaksanakan tugas, ya gak usah lama-lama lah langsung kita ganti,” tegas Ajang yang seraya mengungkapkan soal itu akan  dituangkan dalam fakta integeritas.

Soal tugasnya, Ajang berharap para calon satgas Gerdema menyadari tanggung jawab yang nanti bakal diemban memang agak berbeda.

“Satgas ini adalah tugas khusus yang diberikan oleh Pemda. Tujuannya mereka bisa  bekerja untuk mensukseskan sebuah program. Jadi kalau niatnya sekadar cari kerja saja, kurang pas lah,” ujarnya. 

Sebab, ujar dia, Satgas nantinya  tidak hanya sebagai pendamping di desa tapi juga harus turun ke lapangan untuk mendampingi RT. Jadi tidak boleh merasa kewalahan. Semua program RT yang berada di satu desa, perlu dikuasai oleh Satgas Gerdema.

“Apalagi ke depan program kita tajam ke RT. Jelaslah  ketua RT butuh dibantu satgas untuk pendampingan,” ungkapnya.

Misalnya, dengan adanya program RT Bersih plus anggaran yang diberikan, RT bakalan menjalankan peran layaknya mirip pemerintahan, mulai dari  membuat perencanaan sampai pelaporan.

“Tapi Satgas itu fungsinya sebagai pendampingan saja. Membenahi administrasi di RT juga bisa,” ujarnya. (*/umy)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers