MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 09 Mei 2019 12:12
Biometrik Tidak Wajib untuk Penerbitan Visa Haji
TERIMA ARAHAN: Jamaah haji tidak diwajibkan melakukan biometrik di Arab Saudi. Tampak CJH Bulungan saat mendapatkan arahan dari Kemenag Kaltara. PIJAI PASAIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pemberlakuan perekaman biometrik bagi jamaah haji sebagai syarat untuk penerbitan visa, batal dilakukan. Hal itu pun telah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kerajaan Arab Saudi.

Dalam surat itu Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa perekaman biometrik tidak diwajibkan dilakukan di  negaranya untuk proses penerbitan visa haji dan umrah bagi para jamaah. Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Haji dan Umrah pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Aslam menjelaskan, sebelumnya memang jamaah haji diwajibkan untuk melakukan perekaman biometrik. Tapi berjalannya waktu, banyak kendala dan masalah, sehingga ditakutkan akan menghambat proses visa jamaah haji.

“Jadi sekarang tidak lagi diwajibkan, untuk mempercepat proses penerbitan visa,” kata Aslam kepada Radar Kaltara, Rabu (8/5).

Bahkan sebelum keluarnya (SK) Kerajaan Arab Saudi, visa tidak akan dikeluarkan apabila jamaah haji tidak melakukan perekaman biometrik. “Kebijakan Pemerintah Arab Saudi membatalkan biometrik itu dikeluarkan atas permintaan Pemerintah Indonesia,” jelasnya.

Nantinya, untuk jamaah haji reguler asal Kaltara akan melakukan biometrik di embarkasi Balikpapan. Perekaman sendiri akan dilakukan saat jamaah haji akan berangkat menunaikan ibadah haji. “Kalau sebelumnya direncanakan perekaman dilakukan secara sistem mobile,” ujarnya.

Karena, Kaltara belum memiliki kantor VFS (Visa Facilitation Service) atau pihak ketiga yang mengoperasikan pelayanan biometrik. Pihaknya juga mengaku telah mengusulkan pembangunan kantor VFS untuk Kemenag di kabupaten/kota. “Dalam pertemuan dengan  Kemenag pusat, kami mengusulkan agar setiap kantor Kemenag di Kaltara memiliki kantor VFS, kalaupun tidak bisa semua terealisasi minimal di dua daerah, Tarakan dan Tanjung Selor,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 18:28

Gerindra Berduka, Anggota DPRD Kaltara Andi Kasim Tutup Usia

TANJUNG SELOR - Politisi Partai Gerindra yang juga anggota Dewan…

Senin, 03 Agustus 2020 17:45

Berduka, Anggota DPRD Kaltara Andi Kasim Tutup Usia

  TANJUNG SELOR - Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil…

Kamis, 30 Juli 2020 18:14

Pasien Positif Covid-19 di Bulungan Kembali Bertambah

TANJUNG SELOR - Pasien terkonfirmasi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di…

Kamis, 30 Juli 2020 11:53

Stok Aman, Harga Stabil

TANJUNG SELOR - Menjelang Iduladha yang jatuh Jumat (31/7). Dinas…

Kamis, 30 Juli 2020 11:47

Demokrat ke Zainal-Yansen, Klaim 7 Kursi

TANJUNG SELOR - Beberapa partai politik (parpol) sudah menentukan sikap…

Kamis, 30 Juli 2020 11:13

Batal Berangkat, Lima Jemaah Tarik Setoran

TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi membatalkan penyelenggaraan…

Kamis, 30 Juli 2020 11:12

Tak Berizin, Toko Produk Malaysia Ditutup

TANJUNG SELOR – Salah satu toko di Jalan Cendana Tanjung…

Kamis, 30 Juli 2020 11:08

Harga dan Stok Sembako Diklaim Aman

TANJUNG SELOR – Jelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, Dinas…

Rabu, 29 Juli 2020 15:33

Operasi Patuh Kayan Minim Pelanggaran

TANJUNG SELOR – Operasi Patuh Kayan 2020 yang dilaksanakan Polda…

Rabu, 29 Juli 2020 15:31

Elpiji Aman, Ditambah 11.320 Tabung

TANJUNG SELOR – Jelang Idul Adha, Pertamina Marketing Operation Region…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers