MANAGED BY:
KAMIS
05 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 09 Mei 2019 12:12
Biometrik Tidak Wajib untuk Penerbitan Visa Haji
TERIMA ARAHAN: Jamaah haji tidak diwajibkan melakukan biometrik di Arab Saudi. Tampak CJH Bulungan saat mendapatkan arahan dari Kemenag Kaltara. PIJAI PASAIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pemberlakuan perekaman biometrik bagi jamaah haji sebagai syarat untuk penerbitan visa, batal dilakukan. Hal itu pun telah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kerajaan Arab Saudi.

Dalam surat itu Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa perekaman biometrik tidak diwajibkan dilakukan di  negaranya untuk proses penerbitan visa haji dan umrah bagi para jamaah. Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Haji dan Umrah pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Aslam menjelaskan, sebelumnya memang jamaah haji diwajibkan untuk melakukan perekaman biometrik. Tapi berjalannya waktu, banyak kendala dan masalah, sehingga ditakutkan akan menghambat proses visa jamaah haji.

“Jadi sekarang tidak lagi diwajibkan, untuk mempercepat proses penerbitan visa,” kata Aslam kepada Radar Kaltara, Rabu (8/5).

Bahkan sebelum keluarnya (SK) Kerajaan Arab Saudi, visa tidak akan dikeluarkan apabila jamaah haji tidak melakukan perekaman biometrik. “Kebijakan Pemerintah Arab Saudi membatalkan biometrik itu dikeluarkan atas permintaan Pemerintah Indonesia,” jelasnya.

Nantinya, untuk jamaah haji reguler asal Kaltara akan melakukan biometrik di embarkasi Balikpapan. Perekaman sendiri akan dilakukan saat jamaah haji akan berangkat menunaikan ibadah haji. “Kalau sebelumnya direncanakan perekaman dilakukan secara sistem mobile,” ujarnya.

Karena, Kaltara belum memiliki kantor VFS (Visa Facilitation Service) atau pihak ketiga yang mengoperasikan pelayanan biometrik. Pihaknya juga mengaku telah mengusulkan pembangunan kantor VFS untuk Kemenag di kabupaten/kota. “Dalam pertemuan dengan  Kemenag pusat, kami mengusulkan agar setiap kantor Kemenag di Kaltara memiliki kantor VFS, kalaupun tidak bisa semua terealisasi minimal di dua daerah, Tarakan dan Tanjung Selor,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 04 Agustus 2021 15:45

Karhutla Marak, Peralatan Pemadam Minim

TANJUNG SELOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bulungan…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:45

Masih PPKM Level 4, Vaksin Jadi Kewajiban

TANJUNG SELOR – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:43

Sambut Bonus Demografi 2045

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:42

Penjual Akui Belum Berdampak, Imbas PPKM Diperpanjang

ADANYA Surat Edaran (SE) Gubernur Kaltara Nomor 100/2557/PEM.OTDA/Gub tentang partisipasi…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:41

21 Pelamar CASNDinyatakan TMS

TANJUNG SELOR – Tim seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:01

21 JPT Pratama Ikut Uji Kompetensi

TANJUNG SELOR –  Pemkab Bulungan menggelar uji kompetensi Jabatan Pimpinan…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:00

Untuk yang Isoman, Pemkab Bulungan Terima Bantuan 2 Ton Beras Lokal

TANJUNG SELOR – Sebanyak 2 ton beras akan disalurkan kepada…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:28

Wajib Konsumsi Pangan Lokal

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:27

PKKM Dinilai Belum Maksimal

TANJUNG SELOR - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:25

Kodim Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

TANJUNG SELOR – Meski sempat terunda, pemberian vaksin dosis kedua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers