MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Mei 2019 11:57
Perketat Masuknya Barang Ilegal
AKAN DIMUSNAHKAN : Sejumlah daging merek Allana ilegal hasil tangkapan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan yang akan dimusnahkan dalam waktu dekat. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Berada di daerah perbatasan, membuat banyaknya barang Malaysia yang ditemui di Kaltara. Bahkan tak jarang barang dari negeri jiran tersebut masuk ke Kaltara melalui jalur tidak resmi.

Memasuki bulan Ramadan, diprediksi barang dari Malaysia akan lebih genjar masuk lantaran kebutuhan masyarakat yang meningkat. Ditambah lagi, masyarakat Kaltara sebagian besar juga masih bergantung dari Nunukan dan Tawau, Malaysia.

“Kami sebelum masuk bulan puasa itu jauh-jauh hari sudah melakukan patroli rutin. Kami selalu mengantisipasi masuknya barang ilegal dari Malaysia,” ungkap Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Nuralim T.Kimin, kemarin (7/5).

Diakuinya, selama ini pihaknya bersama instansi lain seperti kepolisian dan Bea Cukai selalu melakukan pengawasan ketat terhadap barang yang dari Malaysia. Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan akan melakukan inspeksi mendadak bersama satuan petugas untuk bisa mengawasi stok dan ketersediaan bahan pangan di Tarakan dan Kaltara.

“Jadi termasuk jalur sembunyi juga akan menjadi perhatian bagi kami. Tapi sampai saat ini, belum ada terlihat kenaikan aktivitas impor bahan makanan dari Malaysia,” bebernya.

Pihaknya berharap kepada semua pengusaha yang ingin mengimpor barang, agar tidak melakukan secara ilegal. Semua pengusaha untuk mengikuti prosedur yang ada. Intinya, pihaknya tidak menginginkan adanya permasalahan barang ilegal kemudian akan berurusan dengan hukum. “Kami maunya masuk itu secara legal, jangan sampai bermasalah dan berurusan dengan hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata Nuralim, untuk saat ini pihaknya sudah melakukan penyitaan terhadap 2,5 ton daging merek Allana dari Nunukan. Daging tersebut disita pada bulan April, lantaran tidak memiliki surat izin yang lengkap. Daging tersebut saat ini sudah disimpan dan dititipkan sebagai barang bukti di Tarakan, sambil menunggu jadwal pemusnahan Juni mendatang.

“Kami nanti mau musnahkan setelah Lebaran dan kami akan laporkan ke Gubernur (Dr. H. Irianto Lambrie) dulu. Kalau kami sudah komunikasikan dengan Gubernur dan instansi lain, baru kami lakukan pemusnahan,” pungkasnya. (zar/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*