MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 06 Mei 2019 09:32
Tiga Tuntutan Buruh Direspons

Disnakertrans Akui Kekurangan Pengawas Ketenagakerjaan

SAMPAIKAN ASPIRASI: Sejumlah buruh saat berorasi di Lapangan Agatish, Tanjung Selor saat May Day 2 Mei lalu. Diketahui, dalam orasinya mereka ingin adanya penyesuaian UMK, BPJS dan penghapusan PP nomor 78/2015 tentang Pengupahan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

“Untuk lebih jelasnya mengenai BPJS bisa ke BPJS-nya langsung. Tapi, dari kami untuk segi pengawasan tetap berupaya semaksimal mungkin. Di samping memang aturan dalam memperoleh BPJS ada kriterianya sendiri,” katanya.

Terakhir, mengenai persoalan penghapusan PP nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Yang mana, dalam aksi buruh itu dianggap PP itu banyak merugikan para buruh mengenai upahnya. Mengingat dalam menentukan upah di setiap daerah dengan bermacam-macam UMP (upah minimum provinsi). Sehingga yang tinggi akan semakin tinggi. Dan itu dianggap sebagai pemutus ruang demokrasi atau ruang berpendapat bagi kaum buruh dalam menentukan upah.

“Dari saya, terkait PP 78 tahun 2015 itu sudah merupakan isu nasional untuk dihapus. Akan tetapi, sepanjang belum ada perubahan sehingga itu tetap berlaku untuk penerapan UMK di tahun 2020 nanti yang akan ditetapkan di bulan November 2019 mendatang,” tuturnya.

Ditambahkannya juga, mengenai aksi May Day oleh sejumlah buruh di Lapangan Agatish, Tanjung Selor. Menurutnya itu sah-sah saja dalam aksinya dengan menyampaikan berbagai orasi. Asal, itu tetap berpedoman pada pada motto May Day 2019 yaitu "Together We Grow".

“Kita tidak melarang bagi serikat pekerja atau buruh untuk melakukan orasi terbuka dalam rangka menyampaikan aspirasi. Sebab mereka ini pun dilindungi undang-undang. Sepanjang tidak anarkis dan mengganggu ketertiban umum,” terangnya.

Bahkan, Asnawi mengaku ke depannya akan ada suatu perubahan terhadap gerakan terbuka dari buruh dalam memperingati May Day. Di mana nantinya akan dibentuk suatu dialog ketenagakerjaan. Dan ini melibatkan operator yang terkait dalam hal ini BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers