MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 02 Mei 2019 10:59
Ramadan, Jam Kerja ASN Dikurangi
BULAN RAMADAN: Jam kerja ASN di lingkungan Pemkab Bulungan akan berkurang satu jam. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan belum menerima regulasi yang mengatur tentang pengurangan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya selama Ramadan jam kerja ASN akan dikurangi selama satu jam dari hari normal.

Hal itu dilakukan agar selama Ramadan, seluruh ASN dapat lebih maksimal dalam menunaikan ibadah.

Sekretaris Kabupaten (Sekab)  Drs, Syafril mengatakan, sejauh ini memang belum ada regulasi yang mengatur tentang pengurangan jam kerja tersebut. Tapi dapat dipastikan tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya.

“Setiap tahun kan selama Ramadan pasti akan ada pengurangan jam kerja, dan tahun ini juga sudah pasti akan ada pengurangan jam kerja lagi,” ungkap Syafril kepada Radar Kaltara, Rabu (1/5).

Jika pada hari normal Senin hingga Kamis, ASN masuk pukul 7.30 Wita dan pulang 16.00 Wita. Sedangkan selama bulan Ramadan, ASN akan masuk pukul 8.00 Wita dan pulang 15.30 Wita. Kamudian untuk hari Jumat masuk pukul 8.00 pulang 11.00 Wita.

“Ketentuan itu akan mulai ditetapkan pada hari pertama puasa,” ujarnya.

Meskipun ada pengurangan, Ia menegaskan kepada seluruh ASN untuk tidak menambah waktu masuk kerja. Jikapun nanti ada yang menambah tentu akan ada sanksi yang akan diberikan.

“Jangan sampai nanti masuk jam 08.00 Wita, tapi ada ASN yang masuk pukul 09.00 Wita tentu hal itu tidak dibenarkan,” bebernya.

Dalam hal ini, Syafril menginstruksikan kepada seluruh kepada OPD untuk terus mengawasi ASN, dan abesensi juga harus tetap berjalan. Ia juga meminta kepada seluruh ASN untuk tetap meningkatkan kinerja.

“Jam kerja boleh berkurang, tapi kinerja tidak boleh menurun,” ujarnya.

Ia berharapa ASN harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena tugas utama ASN adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Disinggung apakah nantinya akan ada juga pegurangan jam kerja tenaga kesehatan, Syafril belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh.

“Kita tunggu saja regulasinya nanti seperti apa, saya belum tahu juga kalau petugas kesehatan, kalau ASN sudah pasti akan ada pengurangan,” pungkasnya. (*/jai/udn)


BACA JUGA

Rabu, 03 Juni 2020 10:41

Stabilkan Harga dengan 15 Ton Bawang Merah

TANJUNG SELOR - Hingga kemarin (2/6) harga bawang merah di…

Rabu, 03 Juni 2020 10:38

Penegakan Protokol Kesehatan Tanpa Sanksi

TANJUNG SELOR - Haripertama pelaksanaan penegakan standar operasional prosedur (SOP)…

Rabu, 03 Juni 2020 10:32

Tim Petakan Daerah New Normal

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membentuk tim…

Rabu, 03 Juni 2020 10:28

Soal Ibadah Haji Ditiadakan, Ini Kata Gubernur Kaltara

Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, pihaknya tetap akan…

Rabu, 03 Juni 2020 10:14

Di Kaltara, 416 Calon Haji Batal Berangkat, Daftar Tunggu di Atas 20 Tahun

PENYELENGGARAAN ibadah haji 1441 hijriah resmi dibatalkan. Itu disampaikan Menteri…

Rabu, 03 Juni 2020 09:52

Lima Orang Ditetapkan Tersangka

TANJUNG SELOR – Satreskrim Bulungan sudah menetapkan tersangka pelaku judi…

Rabu, 03 Juni 2020 09:30

Bandara Beroperasi Sesuai Permen

TANJUNG SELOR – Setelah tidak adanya aktivitas maskapai beroperasi mengangkut…

Rabu, 03 Juni 2020 09:28

Progres Pengoperasian PLTMG Terhambat

TANJUNG SELOR – Progres pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas…

Rabu, 03 Juni 2020 09:27

Petugas Gabungan Akan Disiplinkan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Lokasi dan standar operasional prosedur (SOP) penegakan…

Rabu, 03 Juni 2020 09:25

Tangani Covid-19 dengan Gotong Royong

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers