MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 02 Mei 2019 10:55
“Banyak Murid Menunggu di Pelosok”

Melihat Aksi Komunitas Penduli Pendidikan Hingga di Pelosok

PENDIDIKAN TAMBAHAN: Setiap dua pekan sekali komunitas peduli pendidikan yang tergabung dalam KSSB ini memberikan pelajar tambahan bagi murid SD dan SMP yang ada di pelosok. KSSB UNTUK RADAR KALTARA

Meski dalam proses belajar mengajar murid di Sekolah Dasar (SD) ataupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di pelosok tak ubahnya seperti di kota. Namun, adanya tambahan waktu belajar di luar kelas atau dikenal dengan sebutan bimbingan belajar (bimbel). Hal itu sejatinya menjadi kado terindah bagi murid – murid di pelosok. Dan itulah seperti yang sudah dilakukan oleh komunitas penduli pendidikan di pelosok ini.

RACHMAD RHOMADHANI

SEPTEMBER tahun 2016 lalu, diketahui menjadi cikal bakal dimulainya aksi peduli pendidikan pada progam Komunitas Sedekah Seribu Bulungan (KSSB).

Tak tanggung-tanggung, dalam aksi komunitas ini, yang mana sejak awal tak hanya fokus pada pendidikan yang ada di perkotaan. Melainkan, hingga di pelosok sekalipun komunitas ini tetap aktif dalam aksi kepeduliannya.

Terbukti, hingga saat ini program bimbel di pelosok setiap dua pekannya tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga murid-murid di pelosok, baik SD ataupun SMP dapat secara kontinu menerima ilmu pendidikan tambahan dari komunitas ini.

Khususnya, di SD dan SMP yang ada di daerah SP 9 dan Tanjung Buyu. Yang mana, mereka mendapat pendidikan bimbel non formal setiap dua pekannya di saat pulang sekolah.

“Alhamdulillah, program bimbel di pelosok yang kami jalani dapat berjalan cukup baik sejauh ini,’’ ungkap Cherry selaku koordinator KSSB saat mengawali perbincangan kepada penulis. 

Meski sejauh ini diakui oleh KSSB metode pembelajarannya cukup berjalan baik dan lancar. Akan tetapi, mengenai bagaimana proses perjalan mereka para anggota KSSB ke pelosok. Hal itu, tentu tak ditampik akan menemui berbagai rintangan.

Kepada penulis, wanita berhijab ini mengakui itu semua. Di mana suka dukanya selama mengajar bimbel. Ia bersama rekan-rekannya yang lain terkadang harus berjibaku dahulu dengan kondisi cuaca yang tak bersahabat.

Bahkan, pernah suatu ketika saat akan ke lokasi sampai terkendala jalan yang begitu beceknya disertai licin. Namun, hal itu tetap dijalani. Ini mengingat banyaknya murid-murid yang menunggu ilmu pendidikan tambahannya.

“Banyak murid di pelosok menunggu. Cuaca memang terkadang tak bersahabat saat kami hendak ke lokasi pelosok itu. Ya, terkadang hujan yang membuat jalan becek dan licin,’’ keluhnya.

Di sisi lain, jika ditanya mengenai sukanya saat memberikan ilmu pendidikan kepada murid di pelosok. Ia menjelaskan bahwa itu jelas ada saat pertama bertemu dengan wajah-wajah murid yang begitu riangnya di sana.

Mereka, sejak awal hingga kini tetap begitu antusiasnya dalam menyambut setiap kedatangan tim relawan dari KSSB. Tak jarang, mereka datang lebih awal dalam jumlah yang begitu banyaknya.

“Jujur melihat suasana di sana, kami secara otomatis sangat bersemangat dalam mengajari mereka. Alhamdulillah, mereka dapat menerima dengan baik setiap materi yang diberikan,’’ katanya.

Lebih lanjut, untuk metode pembelajaran yang dilakukannya KSSB sendiri. Cherry mengaku bahwa metodenya tentu sangat tidak kaku. Bahkan, dapat dikatakan luwes. Mereka dapat belajar sambil bermain. Sehingga mereka tak merasa tegang saat proses belajar mengajar tambahan tengah berlangsung.

“Kita buat senyaman mungkin dari mereka. Tapi, tetap ilmu akan mereka dapatkan selepas kami kembali,’’ ucapnya.

Sedangkan, mengenai jenis program pendidikan lainnya apakah pernah ada? Cherry dalam hal ini kembali menjelaskan bahwa dahulu sempat membuat program kelas inspirasi di SP 9. Dimana saat itu KSSB mendatangkan beberapa orang yang berprofesi guru, pemadam kebakaran, perawat dan  tentara.

Tujuannya, agar kelak ketika murid-murid ini tumbuh besar. Maka, mereka akan memiliki suatu keinginan yang besar juga. Apakah, nanti akan memiliki cita-cita seperti guru, perawat ataupun angkatan.

Oleh karenanya, dengan adanya kelas inspirasi dahulu sehingga mereka dapat semakin terbantu dalam meningkatkan motivasi hidup kedepannya. Tidak hanya pasrah pada kondisi yang ada saat ini.

“Adanya kelas inspirasi dahulu memang cukup membuat perubahan besar bagi mereka para murid. Mereka diketahui memiliki motivasi yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya,’’ jelasnya.

Di sisi lain, komunitas yang saat ini terbilang masih tetap eksis di bidang sosial ini juga terkadang memberikan sedekah alat tulis dan seragam bagi anak didik yang dianggap kurang mampu. Namun, mereka tetap memiliki semangat sekolah yang tinggi.

“Sedekah itu untuk meningkatkan motivasinya juga. Sehingga ada tambahan alat tulis dan baju bagi mereka yang bersekolah. Disamping itu semua merupakan kebutuhan dasar mereka masuk sekolah,’’ tuturnya.

Ditambahkan juga, saat ke lokasi ia mengakui bahwa rekan-rekan yang terbilang cukup aktif dalam membantunya mengajari murid-murid itu terdiri dari Desi, Ba’im, Sudarman, Arieska dan Nur Hamid. Dimana mereka-mereka yang juga memiliki perjuangan yang hebat dalam membantu penambahan ilmu pendidikan di pelosok.

“Kita selalu bersama. Dan memang dalam KSSB ada tim relawan masing-masing. Hanya, memang jika lainnya rekan kami ada waktu juga turut ke lokasi saling membantu. Termasuk, kegiatan aksi sosial juga yang ada di perkotaan ataupun perdesaan,’’ terangnya.

Ia dalam benaknya mengaku bersyukur memiliki rekan-rekan yang satu pemikiran. Sebab, dengan cara itu sehingga membuat komunitas yang dibangun itu berjalan hingga kini. Oleh karenanya, diharapkan rasa persatuan dan kesatuan dalam segala aksi dapat terus terjaga.

“Kita semua ini memiliki profesi yang beragam sebenarnya. Tapi, soal urusan aksi di KSSB semua satu pemikiran,’’ tambahnya.

Lebih jauh ditambahkannya juga, untuk sekedar berkumpul sendiri. Ia dalam hal ini mengaku tak ada momen khusus. Di mana semua saling menyempatkan di saat waktu luangnya masing-masing. Namun, dengan adanya grub WhatsApp sehingga koordinasi tetap terjalin dengan baik sejauh ini.

“Tapi, ada kalanya tetap adanya pertemuan guna membahas lebih jauh program yang akan dijalankan nantinya di lapangan,’’ katanya.

Sementara, mengenai momen hari pendidikan ini sendiri yang jatuh hari ini (2/5). Ia berharap komunitasnya dapat terus eksis dalam membantu penambahan ilmu pendidikan bagi murid-murid yang ada di pelosok.

Sebab, menurutnya mereka ini dalam dunia pendidikan sejatinya minat belajarnya cukup tinggi. Untuk itu, dengan adanya komunitas ini sehingga mereka dapat menyalurkan rasa semangat belajar itu. Tak lain, ini sebagai bekal masa depannya kelak tatkala menjadi generasi penerus bangsa ini.

“Dengan semakin banyaknya ilmu pendidikan yang mereka dapatkan. Kami yakin kedepannya mereka akan menjadi generasi yang membanggakan bagi daerah dan bangsa ini,’’ terangnya.

“Untuk itu, kami dari komunitas penduli pendidikan yang tergabung dalam KSSB akan terus semaksimal mungkin dalam membantu jalannya program pendidikan tambahan di lapangan dengan baik,’’ pungkasnya. (***/udn)

 


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 12:07

Ribuan Formasi PPPK Guru Belum Terisi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi tahap dua pegawai pemerintah dengan…

Senin, 06 Desember 2021 12:07

Tak Ada Temuan Klaster Sekolah

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan…

Senin, 06 Desember 2021 12:06

Potensi Lahan Pertanian Belum Tergarap Maksimal

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mendorong peningkatan produksi pertanian.…

Senin, 06 Desember 2021 12:05

Vaksinasi Covid-19 Terus Digenjot

TANJUNG SELOR - Realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Utara…

Jumat, 03 Desember 2021 18:42

Sekwan: Sebelum Ada Pelantikan, Norhayati Masih Ketua DPRD Kaltara

TANJUNG SELOR - Pergantian Norhayati Andris sebagai Ketua DPRD Kaltara…

Jumat, 03 Desember 2021 07:58

Begini Tanggapan Norhayati Andris Setelah Dicopot Dari Kursi Ketua DPRD Kaltara

Tanjung Selor - Menanggapi kabar terkait surat pencopotan dirinya sebagai…

Jumat, 03 Desember 2021 07:17

Abaikan Tiga Pilar Partai, Ketua DPRD Kaltara Dicopot 

TANJUNG SELOR – Mulai 29 November 2021 Norhayati Andris tidak…

Kamis, 02 Desember 2021 15:13

Banyak Keluhan dari Masyarakat Bulungan, Manajemen RSD Bakal Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengevaluasi manajemen Rumah Sakit…

Kamis, 02 Desember 2021 15:12

ATR/72 Kembali Mendarat di Ibu Kota Kaltara, Tahap Awal Minimal 30 Seat Terisi

TANJUNG SELOR – Setelah sempat setop beroperasi akibat dampak pandemi…

Kamis, 02 Desember 2021 15:10

Hadehhh...!! Amdal Pembangunan KIPI Belum Siap

TANJUNG SELOR – Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) menjadi salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers