MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 23 April 2019 16:11
Siswa Patah Tulang Diseruduk Mobil Oknum Guru

Larangan Mobil di Dalam Sekolah Dilanggar

RINGSEK: Kecelakaan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza nopol KU 1423 G di halaman SD Negeri Utama 2 Tarakan, Sabtu (20/4).

PROKAL.CO, TARAKAN - Sekira pukul 06.30 WITA kejadian mencekam di SD Negeri Utama 2, kemarin (20/4). Dua orang siswa pun menjadi korban mobil seorang guru.

Ahmad Yani (54), salah satu orang tua siswa yang menyaksikan kejadian tersebut menerangkan, sekira pukul 06.25 WITA ia tiba di sekolah mengantarkan anaknya. Namun belum lagi beranjak meninggalkan sekolah sebuah mobil yang hendak parkir di dalam sekolah secara tiba-tiba bergerak liar dan menabrak siswa di depannya. Tidak hanya menabrak siswa, mobil yang bermerek Avanza Veloz dengan nomor polisi KU 1423 G tersebut menabrak plang informasi rambu-rambu lalu lintas yang berada di dalam sekolah.

"Kejadiannya jam setengah 7, tepatnya saat belum dimulainya proses belajar mengajar. Memang sebenarnya aturannya kalau tidak salah mobil tidak boleh masuk ke dalam pagar. Karena jalurnya itu cuma satu. Selama ini memang tidak pernah ada mobil sampai masuk ke sekolah, hanya mobil itu yang masuk," terangnya, kemarin (20/4).

Ia menyesalkan adanya oknum guru melanggar aturan tersebut. Menurutnya karena kejadian tersebut membuat banyak siswa trauma. Sebagai orang tua siswa, ia mengaku kejadian itu cukup membuat anaknya traumatis.

"Saya sangat menyayangkan yah, aturan ini dilanggar oknum guru karena guru merupakan panutan bagi lingkungan sekolah. Dengan kejadian ini, saya kira akan menimbulkan rasa trauma kepada siswa. Saya harap anak saya tidak terganggu setelah melihat kejadian itu," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SD Negeri Utama 2 Sri Sumarni membenarkan adanya aturan tersebut. Meski demikian, ia mengaku pelanggaran ini murni dilakukan oknum guru. Ia mengaku, belum pernah melihat mobil masuk sebelumnya.

"Pas kejadian saya juga tidak ada di tempat. Memang benar dilarang kendaraan roda 4 masuk. Saya pikir ini kelalaian oknum guru karena sebelumnya saya tidak pernah melihat adanya mobil yang masuk," singkatnya.

Diketahui, kedua siswa yang menjadi korban bernama Gerva siswa yang duduk di bangku kelas 1 dan Shopie siswa yang duduk di kelas 4. Sedangkan seorang pengemudi mobil adalah Monica yang merupakan seorang guru.

Sementara itu, akibat insiden tersebut, salah satu dari kedua siswa mengalami patah kaki dan jari tangan patah. "Tadi saya sudah lihat langsung ke rumah sakit, satu siswa sudah sedikit membaik hanya tersenggol, tapi yang satunya mengalami luka cukup parah yaitu mengalami patah kaki dan beberapa jari tangan patah. Kami tentunya sangat menyedihkan kejadian ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (kasi) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Disdikbud Tarakan Wiranto menyesalkan kejadian tersebut. Sehingga ia menjamin biaya pengobatan korban akan ditanggung pihak sekolah.

"Kita sangat menyayangkan kejadian ini, kami memastikan agar pelaku dan pihak sekolah bertanggung jawab atas kejadian ini," tuturnya.

Sementara itu Kepala Satuan Lalu lintas (Kasat Lantas) AKP Aroefik Aprilian melalui Kepala Unit Kecelakaan lalu lintas (Kanit Laka Lantas) Ipda Pattarae mengungkapkan insiden tersebut diduga terjadi karena adanya kelalaian dari pengemudi. Meski demikian, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap pelaku.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, dan dugaan sementara ini karena kelalaian. Karena pelaku mengaku salah menginjak gas saat bermaksud menginjak rem. Sehingga karena kesalahan itu menyebabkan tertabraknya 2 siswa. Sejauh ini kami belum melihat korban. Pelaku masih memberikan jawaban kooperatif," imbuhnya. (*/zac/lim)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Bagaimana Posisi Tarakan Ketika Ibu Kota di Kaltim..?

TARAKAN – Meski akhirnya dianulir, pernyataan Menteri Agraria dan Tata…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:33

Mendapatkan Hidayah, Memperdalam Ilmu Agama

Joko Wibowo menjadi perbincangan hangat setelah viral melalui channel Youtube…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:32

Dapot Sinaga, Kenal Dunia Politik dari Teman

Meski awalnya tak tertarik untuk bergabung dalam dunia perpolitikan, namun…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:30

ADA APA..?? Puluhan Warga Amal Datangi Polres Tarakan

TARAKAN - Puluhan masyarakat Jalan Binalatung RT 15, Kelurahan Pantai…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Keberadaan Gajah Kerdil di Nunukan Masih Misteri

KEBERADAAN gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) di Kaltara menjadi misteri.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:12

Waspadai Titik Rawan Laka MD

TARAKAN – Dekat atau jauh jarak yang akan dituju tidak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:09

Warga Berharap Adanya PJU

TIDAK terdapatnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 08, Kelurahan Kampung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:04

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan

TARAKAN – Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*