MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 10:00
Eksikusi Mati Tunggu Putusan PK
Kepala Seksi Intelijen Kejari Bulungan, Denny Iswanto. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Sejak di vonis hukuman mati oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia  (MA RI), hingga saat ini terpidana Arman Suyuti alias Bang Toyib masih menunggu putusan Peninjauan Kembali (PK) oleh MA.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan Denny Iswanto  menjelaskan, mengenai eksekusi mati, itu sudah menjadi kewenangan Kejaksaan Agung (Kejagung), karena putusan kasasi MA terhadap terpidana adalah hukuman mati.

"Karena keputusannya  hukuman  mati maka kewenangan untuk mengeksekusi ada Kejagung," ungkap Denny kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/4).

Hingga saat ini terpidana masih berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  kelas II Balikpapan sembari menunggu putusan PK. Hingga saat ini Kejari hanya bisa  menunggu hasil keputusan PK tersebut.

"Saat ini kita hanya bisa menunggu saja, apakah keputusan tetap di hukum mati atau keputusan lainya," bebernya.

Menyoal kapan PK turun, pihak Kejari tidak bisa memastikan, karena semua keputusan sepenuhnya sudah menjadi kewenangan MA. Sebelumnya, sidang PK telah diselengarakan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor pada 11 Oktober 2018, dalam proses sidang itu dihadiri juga oleh penasihat hukum terpidana dan Jaksa Penuntut Umum Kejari Bulungan.

"Keputasan kasasi tetap menguatkan tuntutan JPU," jelasnya.

Terpidana sendiri terbukti melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana secara tanpa hak menyerahkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 lima gram dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sesaui dengan pasal 114 ayat 2  juncto (jo) pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) nomor 35 tahun 2009, pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 jo pasal 65 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan acaman pidana hukuman mati.

"Ini merupakan kasus pertama yang diterima Kejari dengan vonis hukuman mati," ujarnya.

Adapun untuk barang bukti (BB), sesuai keputusan MA menguatkan tuntutan JPU yaitu seluruh BB dirampas untuk negara, dan ada juga yang dimusnahkan.

"Untuk bb yang diperoleh dari tindak pidana narkotika dan memiliki nilai ekonomis dirampas untuk negara, sedangkan BB sabu dirampas untuk dimusnahkan," pungkasnya. (*/jai/udn)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 08:49

Hoaks Masih Menjadi Atensi KPU

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan, tak…

Sabtu, 14 September 2019 08:44

Harga Turun, Loh Kok ...Pedagang Ayam Protes

TANJUNG SELOR – Penurunan harga yang dilakukan peternak (inti) Paguntaka…

Sabtu, 14 September 2019 08:36

Hari Ini Jemaah Haji Kaltara Tiba di Balikpapan

TANJUNG SELOR – Jumat (13/9), jemaah haji asal Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 14 September 2019 08:27

Polda Minta Dukungan Legislatif

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda ) Kaltara berharap pembangunan…

Jumat, 13 September 2019 13:38

PAD Pelabuhan Tengkayu II Terus Meningkat

TANJUNG SELOR – Pembenahan secara fisik maupun administrasi Pelabuhan Tengkayu…

Jumat, 13 September 2019 13:34

Dua Kapal Pelra Tiba di Kaltara

TANJUNG SELOR – Dua dari tiga unit kapal pelayaran rakyat…

Jumat, 13 September 2019 12:32

Ditinggal Pemiliknya, Rumah Ludes

TANJUNG SELOR – Satu rumah di Jalan Sabanar Lama Kecamatan…

Jumat, 13 September 2019 12:23

Tiga Hari, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan

TANJUNG SELOR –Menindaklanjuti surat Kementerian Sekretaris Negara, sejumlah masyarakat di…

Jumat, 13 September 2019 12:15

Berharap Kinerja BPK Lebih Baik Lagi

TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Jumat, 13 September 2019 11:19

Butuh Rp 12 M untuk Perbaikan Jalan Salimbatu

TANJUNG SELOR - Tahun ini melalui anggaran pendapatan dan belanja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*