MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 09:53
Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah
MASALAH: Lokasi depo Sebengkok Waru dianggap berada di titik strategis aktivitas. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis jalan, menimbulkan keluhan warga RT 26 Kelurahan Sebengkok. Pasalnya, warga  terganggu karena aroma menyengat saat sampah mengalami keterlambatan pengangkutan.

Warga setempat Sholikin mengungkapkan, pengangkutan sampah di depo tersebut tidak rutin, akibatnya sampah sering membludak hingga tercecer sampai ke badan jalan. Alhasil masyarakat setempat menjadi terganggu karena aroma sampah yang sangat menyengat.

"Ini baru diangkut, kadang sampai 2 hari atau tunggu penuh sekali baru diambil. Masalahnya depo ini letaknya di area strategis jalan, tempat bertemunya aktivitas, jadi kalau sampahnya penuh orang-orang sangat terganggu sekali," ujarnya, kemarin (18/4).

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, aroma sampah tersebut juga mengganggu proses belajar-mengajar pada Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di sekitarnya. Selain itu, tidak jarang jadi penyebab muncul banyaknya lalat. Sehingga masyarakat mengkhawatirkan lalat tersebut akan membawa penyakit bagi warga sekitar.

Yasmin (30) Sseorang guru mengungkapkan, banyaknya lalat dari sampah, kerap beterbangan memasuki area sekolah. Sehingga ia menghawatirkan lalat tersebut akan menempel pada makanan dan menyebabkan muridnya sakit. "Lalatnya itu sampai ke sini apalagi kalau habis hujan, kita kan menyiapkan makanan buat murid, kadang ada saja lalat datang kalau pas makan. Takutnya kalau dia menempel di makanan anak-anak bisa diare," akunya khawatir.

Sementara itu, Budiman selaku Ketua RT setempat mengatakankan, sebenarnya warga bukanlah orang yang tidak bersyukur dengan fasilitas yang tersedia. Hanya saja keberadaan depo yang letaknya berdekatan dengan aktivitas warga, memiliki masalah tersendiri bagi kenyamanan warga sekitar. Sehingga, dengan kondisi tersebut ia kerap bingung mencari solusinya. Mengingat pada kawasan tersebut, tidak ada lahan kosong jika memang ia harus meminta melakukan pemindahan depo kepada pemerintah.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kami fasilitas untuk menampung sampah. Hanya saja semakin hari keluhan warga semakin bertambah. Belum lagi keluhan pengendara lewat kalau sampah terlambat diangkut. Tapi walaupun begitu, kami sulit juga mencari solusinya. Makanya sampai sekarang kami belum melakukan pengajuan di Musrenbang untuk masalah ini," tuturnya.

Walau demikian, ia berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar selalu rutin dalam melakukan pengangkutan sampah. Menurutnya, dengan begitu aroma menyengat yang mengganggu masyarakat dapat dicegah. Meski demikian, ia mengaku tetap berupaya memberikan pengertian bagi warga agar tidak terus menyalahkan letak depo tersebut.

"Harapan saya itu, untuk Dinas Lingkungan Hidup supaya rutin untuk mengambil sampah. Jangan pula, sudah penuh sampai ke jalan baru datang. Kasihan warga dan pengendara yang lewat karena aromanya. Apalagi kalau habis hujan. Karena saya pikir dengan mengangkut rutin sekali atau dua kali sehari, itu dapat mencegah aroma menyengat yang menganggu aktivitas," tuntasnya. (*/zac/fly)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Bagaimana Posisi Tarakan Ketika Ibu Kota di Kaltim..?

TARAKAN – Meski akhirnya dianulir, pernyataan Menteri Agraria dan Tata…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:33

Mendapatkan Hidayah, Memperdalam Ilmu Agama

Joko Wibowo menjadi perbincangan hangat setelah viral melalui channel Youtube…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:32

Dapot Sinaga, Kenal Dunia Politik dari Teman

Meski awalnya tak tertarik untuk bergabung dalam dunia perpolitikan, namun…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:30

ADA APA..?? Puluhan Warga Amal Datangi Polres Tarakan

TARAKAN - Puluhan masyarakat Jalan Binalatung RT 15, Kelurahan Pantai…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Keberadaan Gajah Kerdil di Nunukan Masih Misteri

KEBERADAAN gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) di Kaltara menjadi misteri.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:12

Waspadai Titik Rawan Laka MD

TARAKAN – Dekat atau jauh jarak yang akan dituju tidak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:09

Warga Berharap Adanya PJU

TIDAK terdapatnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 08, Kelurahan Kampung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:04

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan

TARAKAN – Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*