MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 April 2019 11:18
Kuota Haji 2019 Tidak mengalami Penurunan
KUOTA AMAN: Kuota haji Tarakan tidak berkurang pada 2019 ini. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tarakan menegaskan tahun ini kuota jamaah haji tidak mengalami pengurangan. Meski demikian, penambahan bisa saja terjadi karena jika adanya proses penyerahan kuota dari daerah lain, atau karena jamaah berkebutuhan khusus yang memiliki pendampingan keluarga.

“Tahun ini kita tetap dapat jatah 148 jamaah. Tapi kemungkinan itu bisa bertambah, tapi tidak banyak. Pertambahannya bisa 2 atau mungkin 3 jamaah dari kuota nasional. Faktornya adanya penyerahan kuota karena tidak dilunasi pembayarannya atau karena ada jamaah yang membutuhkan pendampingan di Makkah sehingga pemerintah harus memberikan pertimbangan pengecualian. Kuota 148 ini kuota khusus pemerintah yah, tidak termasuk travel,” ujarnya, kemarin (15/4).

Ia menegaskan jika kuota tersebut merupakan kuota resmi oleh pemerintah dan tidak termasuk dalam kuota travel. Ia menerangkan, untuk kuota travel, pihaknya belum dapat  memastikan jumlah jamaah yang diajukan. Mengingat hingga saat ini ia belum menerima laporan langsung terkait jamaah haji yang akan melakukan keberangkatan melalui travel.

“Laporan seperti biasanya menjelang keberangkatan mereka baru mengurus. Karena yang diurus travel ini kan haji khusus atau haji plus. Kalau travel yang terdaftar itu hampir 40-an, tapi itu rata-rata mereka kan hanya cabang, atau menunjuk orang untuk memasarkan jasanya. Kantor pusatnya rata-rata di Jakarta, Bekasi kalau di sini belum ada kantor pusat travel," ungkapnya.

Mengenai maraknya fenomena travel siluman, ia sangat menyayangkan  keadaan tersebut. Meski demikian ia menegaskan jika travel tersebut hanya bersifat sebagai perantara dari travel yang terdaftar. Sehingga hal tersebut tidak menjadi kendala dalam proses keberangkatan.

“Sebenarnya itu memang tidak boleh, semestinya dia harus menggunakan nama travel pada izin itu. Walau begitu, kan saat dia harus mengurus semua administrasinya maka harus memakai nama perusahaan yang memiliki izin itu juga,’” terangnya.

Meski demikian, ia mengaku travel tersebut cukup bertanggung jawab atas keberangkatan calon jamaah haji. Hal tersebut terbukti karena sejauh ini, aktivitas keberangkatan haji di Kota Tarakan, hampir tidak pernah mengalami masalah. Hal tersebut dikarenakan, sejauh ini pihak cabang travel Tarakan selalu berkoordinasi kepada pihak travel yang mengantongi izin pada proses keberangkatan.

“Sebenarnya mereka hanya menumpang nama kepada perusahaan berizin. Misalnya dia punya kerabat yang punya travel berizin dia nanti titip jamaahnya menggunakan perusahaan yang berizin. Jadi walaupun dia yang membuka pendaftaran, tapi yang bertanggung jawab dengan jamaah nanti itu perusahaan yang tercantum di izin,” tuturnya.

Ia menjelaskan, sebenarnya pihaknya memahami risiko maraknya travel perantara tersebut. Namun menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk membantu melancarkan niat ibadah masyarakat. Sehingga, karena pertimbangan tersebut pihaknya hanya memberikan himbauan kepada travel agar memakai nama perusahaan sesuai nama yang tertulis dalam perizinan.

"Sebenarnya kami memahami risikonya, namun kami sulit melakukan penindakan karena kedok travel ini sebagai cabang perusahaan berizin jadi secara aturan mereka sah-sah saja. Tapi salahnya mereka menggunakan nama perusahaan sendiri untuk memasarkan jasa. Karena haji ini kan urusan ibadah, jadi sifatnya hanya membantu melancarkan niat ibadah jamaah. Selama perusahaan yang berizin bersedia dan menyetujuinya tidak masalah," ucapnya.

Mengenai jumlah travel yang saat ini beroperasi di Kota Tarakan, ia menerangkan saat ini sedikitnya, terdapat 41 travel yang terdaftar dalam Kementerian Agama Kota Tarakan. Dari jumlah tersebut, ia menerangkan semua travel tersebut tidak ada satu pun yang berdomisili di Kota Tarakan.

"Yang terdaftar sekitar empat puluh satu tapi untuk travelnya jumlahnya di atas perusahaan yang terdaftar itu. Semua kantornya di luar Tarakan.  Kami hanya mengimbau kepada travel di sini, agar menggunakan nama travel sesuai perizinannya," pungkasnya. (*/zac/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Pemkot Siapkan Regulasi Hatchery Kepiting

TARAKAN – Pengaturan ekspor kepiting, lobster dan rajungan sudah melalui…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:29

Mustain, Suara Dua Kali Lipat di Periode Kedua

Mustain, S.H, duduk untuk periode kedua sebagai anggota DPRD Tarakan.…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:27

WASPADA..!! Kosmetik Berbahaya Itu Ternyata ‘Ganti’ Wajah

TARAKAN- Beredarnya kosmetik bahan berbahaya disikapi Badan Pengawas Obat dan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:01

Over Kapasitas, Pemkot Bantu Rutan

TARAKAN – Kondisi over kapasitas yang terjadi pada Lapas Kelas…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:58

Kesalahan Saat Pengerjaan, Jalan RT 09 Terancam Longsor

TARAKAN - Terdapatnya lubang besar yag berada tepat di bawah…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:55

Main Sabu, Satu Warga Binaan Lapas Dijemput BNNK

TARAKAN – Penyidik Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan (20/8),…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:54

JPU Tuntut Irfan 20 Tahun Penjara

TARAKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Muhammad Irfan yang…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:46

Jalan P. Aji Iskandar Dinyatakan Rawan

TARAKAN – Pasca peristiwa kecelakaan di Jalan P. Aji Iskandar…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:35

Kelas RSUD Jadi Perdebatan

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan milik Pemerintah…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:26

Batas Waktu Pengambilan Doorprize 26 Agustus

TARAKAN – Bagi Anda pemenang doorprize jalan sehat BUMN Hadir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*