MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Sabtu, 13 April 2019 12:23
Hasan Basri: Siap Perjuangkan Keluhan Nelayan

Warga Antusias Hadiri Sosialisasi dan Silaturahmi HB26

ANTUSIAS: Caleg DPD RI nomor urut 26, Hasan Basri, saat menyampaikan orasinya dalam acara silahturahmi di Kelurahan Gunung Lingkas yang dihadiri lebih seribu pendukung dan simpatisan. Foto: HB26 UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemilu legislatif dan presiden 2019 sebentar lagi digelar. Tepatnya 17 April pekan depan. Sosialisasi dan silaturahmi pun terus dilaksanakan semua calon legislatif baik tingkat DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi maupun kabupaten/kota. 

 

Seperti yang dilakukan salah satu caleg DPD RI nomor urut 26, Hasan Basri, SE  MH di Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur, tadi malam (12/4). Menariknya, antusias warga mengikuti acara silahturahmi yang dihadiri beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama, sangat tinggi. 

 

Buktinya dari seribu kursi yang disediakan Relawan Hasan Basri (Relasi) tak satupun tampak kosong. Bahkan jumlah kursi tersebut tak mampu menampung, para simpatisan dan pendukung lantaran banyak yang berdiri karena tak mendapat tempat duduk.

 

Meski begitu, mereka semangat mengikuti semua prosesi acara hingga selesai. Ketua Kerukunan Mandar Sulawesi Barat (KKMSB)  Tarakan,  H. Abdul Rauf memulai acara itu dengan sepatah kata sebagai pembuka.  

 

Menurut kacamatanya, Hasan Basri memiliki kepribadian dan pengalaman yang sangat pantas didukung menuju Senayan.  "Dinda Hasan Basri sangat layak dan pantas duduk di DPD RI sebagai perwakilan kita dari keluarga Mandar khususnya Kaltara. Karena dia sangat berpengalaman dalam berbagai hal terutama berorganisasi. Jadi menurut saya kemampuannya tidak diragukan lagi. Semoga kita bisa wujudkan itu, " katanya. 

 

Sementara itu,  Hasan Basri dalam orasinya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua warga yang hadir dalam acara tersebut. Untuk diketahui, adapun warga Gunung Lingkas yang mengikuti acara itu berasal dari RT 1 hingga RT 16.

 

"Hampir setahun lebih ini saya melakukan sosialisasi dan silahturahmi di beberapa daerah mulai dari Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan hingga ke KTT.  Malam ini (tadi malam) saatnya saya bersama-sama keluarga besar warga Tarakan khususnya Gunung Lingkas tempat saya berdomisili bersatu untuk HB26, " ucapnya. 

 

"Untuk itu saya memohon maaf dan memohon dukungan bapak ibu semua pada Pemilu nanti. Warga di luar Tarakan saja sangat mendukung saya, nah sudah barang tentu warga Gunung Lingkas pun mendukung saya, " tambah suami Marlina yang berdomisili di RT. 9 No 26 Gunung Lingkas ini. 

 

Dalam kesempatan itu, Hasan Basri menegaskan jika terpilih dalam Pemilu nanti, ayah satu anak ini akan memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat Kaltara, terutama warga Tarakan, tak terkecuali Gunung Lingkas. 

 

Menurutnya, dampak jika ia lolos sebagai anggota DPD RI sangatlah besar bagi kemajuan daerah asalnya. 

"Salah satu tugasnya anggota DPD RI adalah memperjuangkan mendapatkan dana untuk membantu kepentingan daerah asalnya, misalnya Pemprov Kaltara atau Pemkot Tarakan lagi butuh dana, maka di sana kita siap perjuangkan  bersama teman-teman anggota DPD dapil Kaltara lainnya, " janji Hasan Basri. 

 

Sebagai seorang calon legislatif tentu sangat membutuhkan 3D. Yaitu , dukungan dan doa. "Jadi mohon sekali lagi dukungan dan doanya, " cetusnya. 

 

Sebaliknya, masih dikatakan Hasan Basri,  jangan sampai ada anggota legislatif jika sudah duduk di kursi dewan malah menerapkan istilah yang sama namun tak sesuai harapan dan keinginan warganya. 

 

 "3D yang satunya ini adalah datang, duduk, diam. Nah jangan sampai hal itu terjadi kepada orang yang kita perjuangkan, " pesan dia. 

 

Hasan Basri juga mengingatkan agar warga Kaltara khususnya Tarakan menghindari uang sogokan atau money politik. "Karena hukumnya haram.  Menyogok dan menerima sogokan sama-sama masuk neraka. Artinya apabila saya mlakukan hal sprti itu, maka selama 5 tahun gaji yang saya peroleh nantinya hukumnya haram, " tegasnya. 

 

Hasan Basri menambahkan selama ini dirinya kerap menerima berbagai macam keluhan dari nelayan terutama tentang pelarangan penangkapan dan ekspor kepiting betina. Untuk itu, caleg independen (non partai) ini siap memperjuangkanya jika sudah duduk di Senayan nanti. 

 

Sebab, menurut dia,  para nelayan dan petambak selama ini banyak menggantungkan hidupnya dari kepiting, namun terbentur dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (panulirus Spp.), Kepiting (scylla spp.), dan Rajungan (portunus spp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia.

 

Intinya,  kata dia, bagaimana menerapkan prinsip-prinsip dalam pengelolaan kekayaan laut itu untuk kelangsungan dan kesejahteraan hidup para nelayan dengan baik dan benar. 

 

Di satu sisi pemerintah pusat menilai ekspor kepiting betina dapat membahayakan sustainability kepiting. Tapi hal itu justru berdampak pada menurunnya kesejahteraan nelayan.

Para nelayan dan petambak menilai kesejahteraan mereka terganggu dengan kebijakan pelarangan ekspor kepiting betina itu. “Masalah ini akan saya prioritaskan karena tidak ada fakta-fakta bahwa sebenarnya tidak ada dampak atau kerusakan yang dikhawatirkan oleh pemerintah dari kegiatan ekspor itu,” ujarnya. 

 

Kepiting selama ini juga menjadi penghasilan tambahan petambak. Jadi selain mendapat penghasilan dari tambak ikan bandeng, udang dan sebagainya, kepiting adalah tambahan penghasilan yang kadang hasilnya lebih besar pada kegiatan tambak itu sendiri. Itu menjadi motivasi nelayan atau petambak untuk bekerja selama ini.

 

Sehingga pelarangan itu membuat para perani tidak termotivasi untuk bekerja sebenarnya. Dan itu kemudian berdampak lebih jauh pada penurunan kesejahteraan para nelayan. Lebih jauh lagi pada penurunan daya beli masyarakat, yang akhirnya menghasilkan ekonomi yang tidak baik buat Kaltara, khususnya Tarakan. (adv/sur)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 04 September 2019 20:52

Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Manjakan Peserta

TARAKAN -  Merayakan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2019, selama dua…

Selasa, 03 September 2019 20:47

BPJS Kesehatan Naik, Baznas Kesulitan Bayar Tunggakan

MENYIKAPI rencana pemberlakuan kenaikan tarif baru asuransi BPJS Kesehatan, beberapa…

Senin, 02 September 2019 20:01

Sosialisasi Program JKN-KIS Sampai Perbatasan

NUNUKAN - BPJS Kesehatan sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial khususnya…

Jumat, 30 Agustus 2019 07:52

Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dinilai Inovatif

MALINAU — Desa Batu Lidung, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau…

Jumat, 30 Agustus 2019 07:42

Pelayanan Administrasi JKN-KIS Makin Cepat

TARAKAN - Sebagai organisasi penyelenggara pelayanan publik yang kinerjanya diukur…

Jumat, 30 Agustus 2019 07:42

Pelayanan Administrasi JKN-KIS Makin Cepat

TARAKAN - Sebagai organisasi penyelenggara pelayanan publik yang kinerjanya diukur…

Senin, 26 Agustus 2019 20:43

Klaim Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan Melalui Pick-Up Service

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan melakukan…

Minggu, 25 Agustus 2019 23:37

Baznas Baksos untuk Veteran

TARAKAN - Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI, Baznas…

Minggu, 25 Agustus 2019 23:34

Wali Kota Tarakan Launching Klinik Gratis Baznas

BAZNAS Tarakan semakin memantapkan perannya dalam kepeduliannya untuk pelayanan kesehatan…

Senin, 19 Agustus 2019 20:45

Telkomsel Bangun Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih di Tarakan

TARAKAN - Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group berpartisipasi dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*