MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 08 April 2019 13:42
TPA Hake Babu Kekurangan Alat Berat
HANYA SATU BEROPERASI: Satu-satunya alat berat di TPA Hake Babu yang masih bisa difungsikan, setelah dua unit lainnya mengalami kerusakan. AGUS DIAN ZAKARIA /RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu yang kini sudah overload ini hanya memiliki 1 unit alat berat yang dapat difungsikan. Dari 4 alat berat yang tersedia, 3 alat berat mengalami kerusakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPT TPA Hake Babu DLH Abdul Muis menerangkan, pihaknya masih sedang mengupayakan proses perbaikan. Meski demikian, perbaikan saat ini belum berjalan karena masih dalam proses pengurusan anggaran untuk perbaikan.

“Yang diperbaiki 3 unit. Rusaknya variatif, ada yang mengalami kebocoran tangki, bahan bakar, ada yang rantainya putus dan kerusakan mesin. Kami tidak bisa menangani karena alatnya harus dipesan lagi,” ujarnya.

Tiga unit alat berat yang rusak terdiri atas 1 unit buldoser dan 2 ekskavator. Ia menjelaskan, karena rusaknya 3 alat berat tersebut, sehingga semua pekerjaan harus dikerjakan 1 unit alat berat saja. Sehingga hal tersebut cukup membuat 1 alat berat tersebut cukup kewalahan.

“Iya artinya begini, ada sampah yang seharusnya ditangani buldoser sekarang mau tidak mau ditangani ekskavator juga. Karena sudah tidak ada alat berat lain lagi selain ini. Otomatis kerjanya ekskavator ini semakin berat, karena harusnya dikerjakan 3 alat berat sekarang ditangani 1 alat berat saja. Akibatnya kadang mengalami rusak-rusak. Tapi paling hanya kerusakan ringan saja,” ujarnya kemarin (6/4).

Meski demikian, ia mengaku pihaknya dapat menangani kerusakan tersebut dengan cepat. “Mungkin karena terlalu dipaksa kadang alatnya ini juga macet, tapi tidak rusak parah hanya karena terlalu panas jadi kita bongkar sedikit sudah bagus kembali,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Supriono menerangkan, hingga kini pihaknya masih menunggu perkembangan anggaran pengadaan alat berat tersebut. Sehingga saat ini pihaknya harus bersabar menggunakan alat berat yang tersisa.

“Masih menunggu perkembangan, kalau tidak ada tambahan terus terang kami sangat kewalahan kalau terjadi kerusakan. Karena alat ini sisa 1 yang berfungsi, kalau ada kerusakan lagi, kami tidak tahu harus bagaimana,” ungkapnya.

Ia menerangkan, selain hanya menggunakan 1 unit saja, 2 dari 3 unit alat berat tersebut merupakan alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Sehingga jika sewaktu saat DPUTR menginginkan menggunakan alat berat tersebut, mau tidak mau pihaknya harus mengembalikannya.

“Memang tidak mudah, tapi ini konsekuensinya tidak ada pilihan lain kalau melihat TPA kita saat ini. Kita harus ada tambahan dan cadangan satu. Jadi sewaktu ada kerusakan satunya lagi bisa mengantikan perannya dengan cepat. Kita khawatir 1 alat berat ini kewalahan mengatur sampah yang masuk. Sampah ini tidak bisa menunggu,” tuturnya.

Ia menerangkan, sembari menunggu penambahan alat berat, pihaknya saat ini masih dalam proses melakukan perbaikan 3 alat berat lama. Sehingga, menurutnya jika TPA Hake Babu mengerahkan 6 unit kendaraan alat berat tentu pihaknya tidak kewalahan dalam mengatur sampah.

“Memang untuk urusan lingkungan hidup, apalagi sampah membutuhkan biaya besar. Coba lihat kota-kota yang memenangkan adipura, dia tidak segan-segan mengeluarkan biaya besar untuk operasional TPA-nya,” jelasnya. (*/zac/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 11:54

Dunia Usaha Bergairah sambut New Normal di Tarakan

Di Tarakan, sejumlah sektor usaha seperti perhotelan dan kafe sudah…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:53

Kawal New Normal di Tarakan Tanpa Sanksi

TARAKAN - Untuk melihat kesiapan Kota Tarakan dalam menjalani tatanan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:47

Di Tarakan, Pasien Sembuh Terus Bertambah

JUMLAH pasien positif Covid-19 yang dirawat terus berkurang. Gugus Tugas…

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…

Jumat, 29 Mei 2020 09:53

Bekantan 3 Tahun Dievakuasi dari Rumah Warga

EVAKUASI seekor bekantan (nasalis larvatus) berusia tiga tahun dari rumah…

Jumat, 29 Mei 2020 09:50

Urus Kambing, Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan sebuah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers