MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 08 April 2019 13:42
TPA Hake Babu Kekurangan Alat Berat
HANYA SATU BEROPERASI: Satu-satunya alat berat di TPA Hake Babu yang masih bisa difungsikan, setelah dua unit lainnya mengalami kerusakan. AGUS DIAN ZAKARIA /RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu yang kini sudah overload ini hanya memiliki 1 unit alat berat yang dapat difungsikan. Dari 4 alat berat yang tersedia, 3 alat berat mengalami kerusakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPT TPA Hake Babu DLH Abdul Muis menerangkan, pihaknya masih sedang mengupayakan proses perbaikan. Meski demikian, perbaikan saat ini belum berjalan karena masih dalam proses pengurusan anggaran untuk perbaikan.

“Yang diperbaiki 3 unit. Rusaknya variatif, ada yang mengalami kebocoran tangki, bahan bakar, ada yang rantainya putus dan kerusakan mesin. Kami tidak bisa menangani karena alatnya harus dipesan lagi,” ujarnya.

Tiga unit alat berat yang rusak terdiri atas 1 unit buldoser dan 2 ekskavator. Ia menjelaskan, karena rusaknya 3 alat berat tersebut, sehingga semua pekerjaan harus dikerjakan 1 unit alat berat saja. Sehingga hal tersebut cukup membuat 1 alat berat tersebut cukup kewalahan.

“Iya artinya begini, ada sampah yang seharusnya ditangani buldoser sekarang mau tidak mau ditangani ekskavator juga. Karena sudah tidak ada alat berat lain lagi selain ini. Otomatis kerjanya ekskavator ini semakin berat, karena harusnya dikerjakan 3 alat berat sekarang ditangani 1 alat berat saja. Akibatnya kadang mengalami rusak-rusak. Tapi paling hanya kerusakan ringan saja,” ujarnya kemarin (6/4).

Meski demikian, ia mengaku pihaknya dapat menangani kerusakan tersebut dengan cepat. “Mungkin karena terlalu dipaksa kadang alatnya ini juga macet, tapi tidak rusak parah hanya karena terlalu panas jadi kita bongkar sedikit sudah bagus kembali,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Supriono menerangkan, hingga kini pihaknya masih menunggu perkembangan anggaran pengadaan alat berat tersebut. Sehingga saat ini pihaknya harus bersabar menggunakan alat berat yang tersisa.

“Masih menunggu perkembangan, kalau tidak ada tambahan terus terang kami sangat kewalahan kalau terjadi kerusakan. Karena alat ini sisa 1 yang berfungsi, kalau ada kerusakan lagi, kami tidak tahu harus bagaimana,” ungkapnya.

Ia menerangkan, selain hanya menggunakan 1 unit saja, 2 dari 3 unit alat berat tersebut merupakan alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Sehingga jika sewaktu saat DPUTR menginginkan menggunakan alat berat tersebut, mau tidak mau pihaknya harus mengembalikannya.

“Memang tidak mudah, tapi ini konsekuensinya tidak ada pilihan lain kalau melihat TPA kita saat ini. Kita harus ada tambahan dan cadangan satu. Jadi sewaktu ada kerusakan satunya lagi bisa mengantikan perannya dengan cepat. Kita khawatir 1 alat berat ini kewalahan mengatur sampah yang masuk. Sampah ini tidak bisa menunggu,” tuturnya.

Ia menerangkan, sembari menunggu penambahan alat berat, pihaknya saat ini masih dalam proses melakukan perbaikan 3 alat berat lama. Sehingga, menurutnya jika TPA Hake Babu mengerahkan 6 unit kendaraan alat berat tentu pihaknya tidak kewalahan dalam mengatur sampah.

“Memang untuk urusan lingkungan hidup, apalagi sampah membutuhkan biaya besar. Coba lihat kota-kota yang memenangkan adipura, dia tidak segan-segan mengeluarkan biaya besar untuk operasional TPA-nya,” jelasnya. (*/zac/eza)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*