MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 04 April 2019 14:57
“Kasihan Rumahku, Kami Takut”

Terjadi 10 Titik Longsor di Karang Anyar

WASPADA: Pertigaan Jalan Bhayangkara dan Jalan Gunung Selatan Kota Tarakan mengalami longsor sekitar pukul 03.00 Wita, Rabu (3/4). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN - Hujan yang terjadi Rabu (3/4) dini hari membuat sejumlah titik di Bumi Paguntaka terjadinya bencana. Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang ini membuat longsor rumah warga dengan 6 titik di antaranya terjadi di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.

Kepada Radar Tarakan, salah satu korban longsor Kelurahan Karang Anyar, Intiana mengatakan bahwa pada pukul 03.00 WITA, hujan deras dan kemudian disusul longsor yang terjadi pada pukul 03.30 WITA. Saat itu dirinya sedang tidur, namun sang suami tak dapat tidur karena harus begadang untuk melihat keadaan tanah yang berada di belakang rumah.

“Bapak (suami Intiana, Red) memang baring-baring di luar. Pas masuk, suami saya langsung berteriak memanggil saya. Terus tanah sudah masuk semua di dapur,” tuturnya.

Ketika dibangunkan suami yang diiringi dengan suara tanah yang menderu, Intiana langsung bangun dan memanggil kedua anaknya. Kemudian keluar rumah dan sempat menyimpun barang seperti kasur dan sebagainya. “Yang bisa kami selamatkan ya kami selamatkan. Kasihan rumahku, kami takut,” isaknya.

Meski begitu, Intiana bersyukur karena tak ada korban jiwa dalam kejadian longsor ini. Namun, karena posisi kamar Intiana yang berdekatan langsung dengan dapur dan kamar mandi, Intiana mengaku panik. Sebab jika kamar mandi yang lebih dulu tertimpa longsor, maka Intiana otomatis akan ditindis oleh longsoran tanah. “Untung saya selamat. Dapur kami saja yang rusak, sebelumnya belum pernah longsor,” tangisnya.

Dengan kejadian longsor yang menimpanya, Intiana berharap campur tangan pemerintah untuk membantu pihaknya dalam melakukan perbaikan rumah. Sebab jika hanya mengandalkan gaji suami, menurut Intiana tidaklah cukup yang hanyalah seorang pekerja bangunan dan memiliki penghasilan pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 04 Juli 2020 10:59

Hindari Penularan Covid, Gasebo Ditertibkan

Tarakan  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama beberapa…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:51

Cerita dari Kecelakaan Speedboat Antasena, Penumpang Tak Sadar Ditarik dari Jendela

TANA TIDUNG - Usai mengalami kecelakaan 14 penumpang speedboat nonreguler…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:39

Selanjutnya Partai Demokrat ke Iraw?

TARAKAN – Partai Demokrat disebut-sebut salah satu partai yang dilobi…

Jumat, 03 Juli 2020 11:18

Alhamdullilah... Tiga Hari, di Tarakan 13 Pasien Sembuh

TARAKAN - Tiga hari berturut-turut terdapat pasien yang dinyatakan sembuh…

Jumat, 03 Juli 2020 09:21

“Pancasila Jangan Diganggu Lagi”

TARAKAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan dan sejumlah ormas…

Jumat, 03 Juli 2020 09:19

Sektor Perparkiran Alami Kebocoran PAD

TARAKAN - Meski telah diresmikan sejak Januari lalu, namun hingga…

Jumat, 03 Juli 2020 08:56

Sriwijaya Air Kembali Layani Rute Tarakan

TARAKAN – Mulai 1 Juli 2020, maskapai Sriwijaya Air akan…

Jumat, 03 Juli 2020 08:55

Sapi Kurban Hanya Boleh dari Zona Hijau

 Tarakan -  Menjelang Hari Raya Iduladha pemeriksaan sapi yang masuk…

Kamis, 02 Juli 2020 18:28

Speedboat Antasena Rute Malinau-Tarakan Terbalik di Tana Tidung

TARAKAN - Speedboat nonreguler SB Antasena yang berangkat dari Malinau…

Kamis, 02 Juli 2020 10:23

Naik Pangkat, Polri Harus Bisa Dipercaya Masyarakat

TARAKAN- Tepat di Hari Bayangkara ke-74 kemarin (1/7), sebanyak 26…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers