MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 04 April 2019 14:51
Rencana Tambah Daya dan Relokasi Mesin
DESAK PENYELESAIAN: Mahasiswa saat melakukan unjuk rasa di kantor dan DPRD Kaltara meminta anggota DPRD mendesak pihak terkait agar persoalan listrik di Tanjung Selor terselesaikan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Selor terus berupaya mengatasi pemadaman bergilir yang terjadi. Salah satunya melakukan tambahan dan relokasi mesin untuk memenuhi kebutuhan daya di Bulungan.

Upaya itu terungkap ketika lanjutan pertemuan atas permintaan mahasiswa menghadirkan Manager PLN ULP Tanjung Selor, Adiyoso di Kantor DPRD Kaltara. Pertemuan bersama mahasiswa, anggota DPRD Kaltara dan ESDM Kaltara dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon. Hanya saja perwakilan PT SAS yamg telah diundang tidak hadir.

Manajer PLN ULP Tanjung Selor Adiyoso mengatakan, pemadaman terjadi disebabkan adanya kerusakan dari pembangkit milik PT SAS. Kondisi ini membuat PLN kekurangan daya. Langkah yang diambil dengan kondisi ini dengan tambahan daya melalui PLTD Gunung Seriang yang memiliki daya sebesar 2x7,5 megawatt (MW) dan PLTMG sebesar 15 MW.

“Awalnya Januari bakal beroperasi namun, berubah kemungkinan akhir April atau awal Mei sudah suplai,” ucap Adiyoso Selasa (2/4).

Lanjutnya, dalam dekat ini dua unit mesin didatangkan dengan daya 2  MW. Ia menceritakan 20 Maret lalu, pemadaman terjadi diakibatkan suhu tidak bisa naik sebab adanya kebocoran pipa. Jumlahnya tak tanggung-tanggung dari total 1.400 pipa diketahui 300 bocor.

Hasil temuan ini telah diantisipasi dengan mencarikan material. Sesuai dengan komunikasi PLTU Seriang, Berau dan Balikpapan memiliki material setelah dilihat ternyata tidak cocok. "Sehingga pengadaan dari Jawa dan sedang pengerjaan bakal rampung 29 April mendatang," bebernya.

Antisipasi pemadaman sudah diusulkan ke Berau, dengan dua mesin kapasitas dua mw. Diperkirakan lima hingga tujuh hari mendatang dapat dioperasikan, sehingga total daya yang ada 10 MW. Progres relokasi mesin dari PLN area Balikpapan lokasi long Ikis dan Tana Grogot. Mesin dan panel sudah keluar dan bisa diangkut menuju Tanjung Selor.

"Tim sudah perjalan lakukan pembongkaran. Dijadwalkan PLN (15/4) mendatang tiba di sini. Kemudian proses perakitan. Kapasitas dua mesin 1 MW. Jika masuk pemadaman bisa diatasi," harapnya.

Sementara, Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi menyampaikan kodisi yang terjadi membuat pemerintah prihatin. Sebab, listrik merupakan kebutuhan untuk mendulang aktivitas masyarakat. Dan ESDM Kaltata juga sudah mendapatkan penjelasan terkait kodisi listrik di Bulungan.

Pada Jumat (22/4) PLN UPL Tanjung Selor, PLN Tarakan dan PLN Area Berau sudah menyampaikan masalahnya. Penyebab utamanya yakni boiler dimana suhunya tidak memungkinkan menjadi listrik.

"Ditemukan suhunya mencapai 200 derajat Celsius. Padahal yang dibutuhkan suhu tinggi hingga 800 derajat Celsius dijadikan listrik," ungkapnya.

Perbaikan terus dilakukan dan menunggu mesin dingin selama dua hari. Dua hari belum menunjukkan petanda baik, ESDM Kaltara kembali memanggil PLN Wilayah Balikpapan untuk memastikan persoalan yang terjadi.

“Kaltara kebutuhan listriknya itu 94 MW sampai 107 MW jika terjadi beban puncak. Jangka pendeknya kita minta segera selesaikan boiler yang rusak itu. Kita minta tanggung jawab PLN disini," tegasnya. Pemadaman bakal berakhir jika Juni mendatang pembangkit di Gunung Seriang dapat memberikan suplai. Kemudian, saat ini sedang proses pengerjaan jaringan sambungan listrik asal Berau.

"Daya ada mencapai 200 MW bisa dipakai Kaltim dan Kaltara. Progres Sutet dari Berau 45 persen, seperti tiang saat ini sudah masuk ke Bulungan,” pungkasnya . (akz/zia)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 11:21

Bangunan Kantor Difasilitasi Pemkab Bulungan

 KANTOR Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan beserta Panitia Pengawas…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:04

Kacabjari Menunggu Penyerahan dari Pemkab KTT

 TANJUNG SELOR - Pembangunan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Bulungan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:54

INGAT..!! Semua Speedboat Harus Dilengkapi Pintu Darurat

 TANJUNG SELOR – Langkah tegas dilakukan pihak Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:41

Kabupaten/Kota ‘Disuntik’ Dana Rp 29 Miliar

 TANJUNG SELOR – Ketersediaan anggaran merupakan salah satu faktor pendukung…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:31

BPPRD Raup Rp 311 Miliar dari Pajak Daerah

 TANJUNG SELOR – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:18

Kembalikan Berkas,Sigit Optimistis Didukung Partai

 TANJUNG SELOR - Waktu pengembalian berkas pendaftaran bakal calon (balon)…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:25

NPHD Disepakati, Anggaran KPU Naik Rp 1 M

 TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pembahasan yang cukup alot, akhirnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:19

Petani Keluhkan Harga TBS Kelapa Sawit

 TANJUNG SELOR – Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:12

Gubernur Usul Pemekaran Daerah Terbatas di RPJMN

 TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah, khususnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:03

Pinjam dan Baca Buku Menggunakan Ujung Jari

 JIKA sebelumnya masyarakat yang ingin membaca buku itu harus datang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*