MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 02 April 2019 10:19
UNBK SMA Diikuti 5.745 Peserta
BEKAL MASA DEPAN: Tampak pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan para pelajar tengah bersiap mengikuti ujian. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Berdasakan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat se-Kaltara tahun ini diikuti sebanyak 5.745 peserta.

Kemarin (1/4), merupakan hari pertama bagi seluruh peserta di provinsi termuda di Indonesia ini mengikuti UNBK. Berdasarkan pantauan awak media Radar Kaltara di lapangan. Pelaksanaan UNBK kali ini memang penuh tantangan tersendiri.

Pasalnya, masing-masing sekolah yang menyelenggarakan UNBK setidaknya harus menyediakan satu unit mesin genset sebagai pengganti sumber listrik jika sewaktu-waktu listrik dari PT PLN terjadi pemadaman. Tak hanya itu, perkara jaringan pun menjadi atensi tersendiri. Mengingat, pelaksanaan yang dilakukan secara online, sehingga jaringan sangat menentukan akan sukses dan tidaknya pelaksanaan tersebut.

Dan pelaksanaan di SMA Negeri I Tanjung Selor sendiri menjadi salah satu sekolah yang siap dalam mengantisipasi dari berbagai gangguan itu. Sebab, saat memasuki sekolah itu tampak jelas mesin genset yang sudah siap jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

Termasuk, atas gangguan jaringan yang dalam hal ini pihak Telkom Tanjung Selor menyiagakan petugasnya di lapangan untuk membantu menyukseskan pelaksanaannya. Kepala Disdikbud Kaltara, Sigit Muryono pun tak menampik terkait berbagai kendala di lapangan tatkala UNBK berlangsung. Utamanya, memang terkait listrik yang memang beberapa bulan kerap menjadi problematika tersendiri.

Hanya, dengan adanya kesigapan masing-masing pihak sekolah dengan menyediakan setidaknya satu unit mesin genset. Maka, dipastikan pelaksanaan UNBK dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama.

“Tahun lalu pun sama, yang mana mesin genset memang harus siap sedia. Ini bertujuan untuk mem-backup bilamana terjadi pemadaman saat UNBK berlangsung,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya tentu akan terus memonitor setiap perkembangan pelaksanaan UNBK di seluruh sekolah di Kaltara ini. Tujuannya, agar peserta UNBK dalam hal ini siswa-siswi dapat melaksanakan ujian dengan baik sebagai bekal masa depannya kelak.

“Mudah-mudahan hingga akhir pelaksanaan nanti tidak sampai terjadi permasalahan yang signifikan. Sehingga semua dapat melaksanakan UNBK dengan baik dan lancar,” harapnnya.

Adapun, lebih jauh dikatakan, mengenai peserta yang tidak dapat mengikuti UNBK seperti beberapa siswa-siswi SMK beberapa waktu lalu. Yang mana, nanti akan diagendakan ujian susulan bersama dengan peserta UNBK ini. “Nanti bersamaan bagi siswa-siswi yang belum mengikuti UNBK. Ini dengan syarat mereka memang mengikutinya dengan keterangan yang jelas,” tutupnya.

Sementara, untuk memastikan proses UNBK berjalan dengan baik dan lancar. Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie secara langsung turun ke sekolah-sekolah. Pejabat nomor satu di Kaltara ini didampingi oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya melihat proses pelaksanaan UNBK.

Ditemui usai kunjungan tersebut, Gubernur mengatakan, UNBK ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Meski, pihaknya tak menampik bahwa sekalipun UNBK kali ini tak sepenuhnya menentukan sebuah kelulusan siswa-siswi.

“Ini sekalipun tak sepenuhnya menentukan kelulusan. Tapi, harapannya tetap bisa maksimal. Ini sebagai modal dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” katanya.

Selain itu, terkait persoalan pemadaman listrik secara bergilir di Tanjung Selor, Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara) dan sekitarnya itu turut Gubernur. Ia mengatakan, PT PLN selaku institusi yang ditugaskan oleh negara harus bisa menyediakan pembangkit cadangan untuk mem-backup kebutuhan listrik di masyarakat saat terjadi masalah seperti saat ini. 

“Itu (penyediaan pembangkit cadangan, Red) menjadi urusan mereka (PLN). Bagaimana caranya masyarakat tetap terlayani,” kata Gubernur kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Senin (1/4).

Persoalan listrik ini menjadi perhatian serius Gubernur. Sebagai tindak lanjut, Gubernur langsung menugaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Sigit Muriono untuk berkoordinasi dengan PLN guna meminta tidak melakukan pemadaman listrik, khususnya di sekolah-sekolah selama proses ujian berlangsung.

Sebab, jika terjadi pemadaman saat proses ujian berlangsung, tentu berpotensi bisa menimbulkan banyak persoalan. Salah satunya, mengganggu konsentrasi siswa saat melaksanakan ujian. Termasuk juga dapat menyita waktu untuk menyelesaikan soal ujian itu sendiri.

“Termasuk juga saya tugaskan Kadis ESDM (Ferdy Manurun Tanduklangi) untuk berkoordinasi ke pihak terkait seperti PLN untuk menyikapi masalah pemadaman ini,” kata mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

Dalam hal ini pihaknya meminta jaminan ke PLN untuk tidak ada pemadaman listrik saat pelaksanaan UN berlangsung di semua daerah di provinsi ke-34 ini. Karena, persoalan ini juga menjadi salam satu penentu hasil dari UN siswa tersebut.

“Kita minta bagaimana caranya ujian nasional di seluruh kabupaten/kota di Kaltara ini, baik di tingkat SMA maupun SMP hingga SD dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada pemadaman listrik,” harapnya.

Untuk diketahui, beban puncak kebutuhan listrik di Tanjung Selor dan sekitarnya saat ini sekitar 12 megawatt. Sementara yang beroperasi menyuplai daya listrik hanya PLTD Sungai Buaya yang kapasitasnya hanya sekitar 8,6 megawatt.

Sementara, PLTU milik PT SAS yang merupakan pembangkit swasta yang selama ini menjual daya sekitar 4 hingga 5 megawatt ke PLN mengalami kerusakan. Sehingga tidak bisa menyuplai daya listrik ke PLN untuk kemudian disalurkan ke masyarakat Tanjung Selor dan sekitarnya. (omg/iwk/eza)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:29

RS Tipe B Akan Dibangun dengan APBD

TANJUNG SELOR – Meski rencana peminjaman dana ke PT Sarana…

Selasa, 17 September 2019 09:25

Zona Hijau, DLH Klaim Kualitas Udara Baik

TANJUNG SELOR – Meski wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) tengah diselimuti…

Selasa, 17 September 2019 09:17

24 Hektare Lahan Hangus

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi…

Selasa, 17 September 2019 09:12

Hanura Belum Rekomendasikan Nama

TANJUNG SELOR – Partai politik (parpol) yang akan menduduki kursi…

Senin, 16 September 2019 23:32

Suasana Haru Sambut Jamaah Haji Bulungan

    TANJUNG SELOR – Meski pemulangan jamaah haji asal…

Senin, 16 September 2019 09:06

Kelakuan Remaja Menyimpang, Pola Asuh Orang Tua Jadi Faktor

TANJUNG SELOR – Psikolog, Fanny Sumajouw, S.Psi mengungkapkan, terkait perbuatan…

Senin, 16 September 2019 08:50

Potensi Hujan Rendah, Kabut Asap Berlanjut

TANJUNG SELOR – Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika…

Senin, 16 September 2019 08:45

Jemaah Haji Bulungan Pulang Lewat Darat

TANJUNG SELOR – Keberangkatan jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 16 September 2019 08:14

Inginkan Bidang Pertanian Mampu Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Nama               : Albertus…

Minggu, 15 September 2019 13:33

Kepulangan Jamaah Haji Tertunda

TANJUNG SELOR – Kepulangan jamaah haji  kloter 14 dari Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*