MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 01 April 2019 12:27
Disnakertrans Minim Pengawas Perusahaan
PENGADUAN: Diakui Disnakertrans Kaltara sulit mengawasi seluruh perusahaan. Baru-baru ini SBSI mengadu lantaran tiga perusahaan memberikan upah tidak sesuai UMK. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengaku sulit mengawasi perusahaan yang beroperasi. Itu dikarenakan jumlah pengawas yang dimiliki hanya empat orang. Sedangkan yang harus diawasi sekira 2.300 perusahaan yang terdaftar di Kaltara.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja, Disnakertrans Kaltara, Asnawi mengatakan, saat ini ia memiliki empat pengawas perusahaan. Sedangkan idealnya sekira 35 orang untuk mengawasi perusahaan di lima kabupaten/kota di Kaltara.

“Memang kurang. Saat ini ada empat yang diawasi 2.300 yang terdaftar. Idealnya, 35 pengawas untuk Kaltara dan setiap pengawas nantinya dapat mengawasi aktivtias perusahaan di setiap daerah,” ucap Asnawi kepada Radar Kaltara.

Dijelaskan, berdasarkan struktur, Disnakertrans perlu membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Jumlah 35 orang dinilai tepat, sebab setiap kabupaten/kota ditempatkan lima orang. Namun, hal itu tidak dapat dilakukan lantaran tidak memiliki orang untuk mengisi jabatan tersebut.

“Harusnya membentuk UPTD jika berdasarkan struktur. Bagaimana mau bentuk UPTD sedangkan orangnya tidak ada,” tegasnya.

Tugas pengawas setiap bulannya harus melakukan pengecekan di setiap perusahaan sebanyak lima perusahaan. Jika dihitung selama 12 bulan dengan empat pengawas pemeriksaan terhadap perusahaan dapat dilakukan hingga 60 perusahaan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers