MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 April 2019 11:27
DPKP Klaim Pupuk Subsidi Sudah Sesuai HET

Masih Berlakukan Sejumlah Ketentuan

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Informasi sulitnya petani mendapatkan pupuk subsidi masih terjadi. Bahkan, harga pupuk subsidi yang tak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) masih dirasakan sejumlah petani.

Kendati demikian, hal tersebut dibantah Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan Arief Budiman. Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk  pupuk bersubsidi bagi kelompok tani di yang tersebar di Kabupaten Nunukan. “Subsidi pupuk diberikan pemerintah hanya untuk pupuk jenis tertentu saja. Seperti, Urea, SP-36, NPK, Organik, dan ZA,” kata Arief kepada media ini.

Disebutkan, pupuk Urea Rp 1.800 per kilogram (Kg), pupuk SP-36 dengan harga jual Rp2.000 per kg, pupuk ZA seharga Rp 1.400, pupuk NPK seharga Rp. 2.300 per kg dan pupuk organis seharga Rp 500 per kg. Masing-masing pupuk ini dijual dengan kemasan 50 kg. Kecuali pupuk organik dengan kemasan 40 kg. “Nanti distributor yang akan mendistribusikannya kepada kelompok tani. Makanya harus ada pengawasan yang jelas agar pendistribusian pupuk tersebut tepat sasaran,” ujarnya.

Dijelaskan, HET ini diperoleh petani jika membelinya dari pengecer resmi yang telah ditunjuk. Hanya saja, untuk biaya angkut dari gudang menuju perkebunan atau ke gudang milik petani tentunya ada biaya tambahan sesuai dengan perjanjian sebelumnya. “Makanya, kalau dihitung dengan ongkos angkut, memang di atas HET. Sebab, itu sudah sesuai dengan kesepakatan sebelumnya,” jelasnya kepada media ini.

Ia mengatakan, pengawasan penyebaran pupuk subsidi ini sudah menjadi perhatian serius pihaknya. Apalagi pasca kunjungan Menterian Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ke Pulau Sebatik, Oktober 2017 lalu. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, harga pupuk subsidi itu sudah sesuai dengan HET. Hanya saja, ada kelompok tani yang minta diantarkan ke kebunnya, sedangkan jalan menuju kebun agak jauh, dari situ mungkin ada biaya transportasi yang di satukan dengan harga pupuk.

Nah, untuk mendapatkan pupuk subsidi dengan HET juga memiliki ketentuan. Yakni, membeli langsung dari gudang pengecer yang di tunjuk langsung oleh distributor, tidak berhutang, cash and carry (CAC), tidak diantar, membeli utuh 50Kg. Nah, kalau tidak memenuhi ketentuan itu, bukan tidak mungkin para petani mendapatkan harga pupuk bersubsidi di atas HET. “Jadi, apakah sudah memenuhi ketentuan itu apa belum. Karena biasanya ada dari kelompok tani yang minta diantar, berhutang mungkin ya, atau belinya eceran, tidak per 50 kg,” pungkasnya. (oya/fly)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Aji Kuning Kini Jadi Langganan Banjir

NUNUKAN – Sejumlah desa yang ada di Sebatik menjadi langganan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PLBN Krayan Dibangun Akhir Tahun

LONG BAWAN - Pos lintas batas negara (PLBN) yang berada…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:09

Daya Berkurang Hingga 2,5 MW, Listrik Bakal Mati-Mati Lagi

NUNUKAN – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan, kembali…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:06

Tak Hadiri Apel Pagi, Kinerja Honorer Dipertanyakan

NUNUKAN - Banyaknya tenaga honorer di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab)…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:05

Hakim Tunda Sidang Selama Dua Pekan

NUNUKAN – Sidang perdana preperadilan kasus dugaan kayu ilegal akhirnya…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:04

Tabrakan dengan Pelajar, Honorer Tewas di Tempat

NUNUKAN – Seorang honorer di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:27

Sejumlah Sekolah Terima Surat Palsu

NUNUKAN – Sejumlah sekolah negeri dan swasta di Nunukan menerima…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:26

Bangun Sinergisme TNI-Polri, Polres Gelar Apel

NUNUKAN – Tetap ingin meneruskan jalinan sinergisme antar TNI-Polri, Polres…

Senin, 19 Agustus 2019 12:30

Calon Pengantin Nyaris Batal Nikah

DUA orang pria nyaris menjadi korban kecelakaan tunggal dalam insiden…

Senin, 19 Agustus 2019 12:11

Pasang Akuarium sebagai Pengingat Pengunjung

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan mempunyai cara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*