MANAGED BY:
MINGGU
05 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 01 April 2019 10:06
Koruptor DPO Tertangkap di Krayan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Seorang pria berinisial SG yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus korupsi ditangkap oleh pihak kepolsian saat dirinya berada di Krayan. Ironisnya buronan tersebut sudah berada lama di Krayan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan, AKP Ali Suhadak mengatakan, penangkapan dilakukan Senin (25/3) lalu. Yang bersangkutan memang dicurigai DPO dugaan kasus korupsi perjalanan dinas fiktif Tapanuli Tengah Tahun Anggaran (TA) 2016-2017 dengan nilai Rp 600 juta.

“Yang bersangkutan ditagkap oleh pihak Kepolisian Sektor Krayan Timur, setelah dilakukan pengamatan dan identifikasi wajah. Karena memang ada DPO yang disebar oleh Polda Sumut di seluruh kepolisian,” ungkap Ali kepada media ini.

Setelah memastikan yang bersangkutan adalah DPO, Polsek Krayan Timur langsung melakukan penangkapan. Pasca penangkapan pun, Polsek Krayan Timur langsung melapor ke Polres Nunukan dan dilanjutkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) guna penyerahan kembali.

Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan sudah berada di Krayan sejak 12 Desember 2018 lalu. SG menumpang di rumah warga. Hingga penangkapannya Senin lalu, ia diduga sudah berada di Krayan untuk bersembunyi selama hampir 4 bulan.

SG sendiri, melarikan diri setelah penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut mengajukan pencekalan dan akhirnya menjadikannya dirinya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Sebelumnya Polda Sumut menetapkan lima anggota DPRD Tapteng sebagai tersangka dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 600 juta.

Selain perjalanan fiktif, para tersangka diduga telah menggelembungkan biaya perjalanan dinas ke luar daerah pada 2016 dan 2017. Dalam kasus ini, Polda Sumut telah menangkap empat tersangka dari tempat terpisah dan waktu yang berbeda yakni AR, HN, JS dan JN yang semuanya merupakan anggota DPRD Tapanuli Tengah. (raw/ash)

 


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 13:53

Segini Jumlah IKM-UKM yang Diusulkan dapat Kartu Prakerja di Nunukan

Pelaku industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM)…

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan akibat…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers