MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 April 2019 10:06
Koruptor DPO Tertangkap di Krayan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Seorang pria berinisial SG yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus korupsi ditangkap oleh pihak kepolsian saat dirinya berada di Krayan. Ironisnya buronan tersebut sudah berada lama di Krayan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan, AKP Ali Suhadak mengatakan, penangkapan dilakukan Senin (25/3) lalu. Yang bersangkutan memang dicurigai DPO dugaan kasus korupsi perjalanan dinas fiktif Tapanuli Tengah Tahun Anggaran (TA) 2016-2017 dengan nilai Rp 600 juta.

“Yang bersangkutan ditagkap oleh pihak Kepolisian Sektor Krayan Timur, setelah dilakukan pengamatan dan identifikasi wajah. Karena memang ada DPO yang disebar oleh Polda Sumut di seluruh kepolisian,” ungkap Ali kepada media ini.

Setelah memastikan yang bersangkutan adalah DPO, Polsek Krayan Timur langsung melakukan penangkapan. Pasca penangkapan pun, Polsek Krayan Timur langsung melapor ke Polres Nunukan dan dilanjutkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) guna penyerahan kembali.

Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan sudah berada di Krayan sejak 12 Desember 2018 lalu. SG menumpang di rumah warga. Hingga penangkapannya Senin lalu, ia diduga sudah berada di Krayan untuk bersembunyi selama hampir 4 bulan.

SG sendiri, melarikan diri setelah penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut mengajukan pencekalan dan akhirnya menjadikannya dirinya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Sebelumnya Polda Sumut menetapkan lima anggota DPRD Tapteng sebagai tersangka dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 600 juta.

Selain perjalanan fiktif, para tersangka diduga telah menggelembungkan biaya perjalanan dinas ke luar daerah pada 2016 dan 2017. Dalam kasus ini, Polda Sumut telah menangkap empat tersangka dari tempat terpisah dan waktu yang berbeda yakni AR, HN, JS dan JN yang semuanya merupakan anggota DPRD Tapanuli Tengah. (raw/ash)

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:37

Gunakan Dana Desa Atasi Banjir

SEBATIK – Banjir di Sebatik, salah satunya di Desa Sungai…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:10

Seminggu, Dua Kali Dilakukan Deportasi

NUNUKAN – Penggunaan jalur ilegal sepertinya terus menjadi pemicu deportasi.…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:09

PENDIDIKAN

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, menjanjikan kepada seluruh siswa…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:07

Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Lanal Nunukan

NUNUKAN - Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan Letkol Laut…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:27

Gunakan APBN, Embung Baru Dianggarkan Rp 15 M

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan melakukan menambah…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:26

Pindah Golongan, Tarif Dianggap Memberatkan

NUNUKAN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan, masih…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:23

Penderita HIV menurun

NUNUKAN – Periode Januari-Agustus 2019, jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:21

Lima Fraksi Telah Terbentuk

NUNUKAN – Setelah dilakukan pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Aji Kuning Kini Jadi Langganan Banjir

NUNUKAN – Sejumlah desa yang ada di Sebatik menjadi langganan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PLBN Krayan Dibangun Akhir Tahun

LONG BAWAN - Pos lintas batas negara (PLBN) yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*