MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 28 Maret 2019 11:36
Ternyata Ini Biang Kerok Banjir di Sebengkok

Nihil Anggaran Penanganan Longsor

TINJAUAN: Anggota DPRD Kota Tarakan didampingi DPUTR Kota Tarakan melihat lokasi proyek penanggulangan banjir Sebengkok, Tarakan Tengah, Rabu (27/3). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN - Pembangunan program penanganan banjir di kawasan Sebengkok yang memakan anggaran hingga miliaran rupiah, tak juga mendapatkan simpati dari masyarakat. Pasalnya, drainase lokasi penanganan banjir Sebengkok saat ini sedikit demi sedikit telah dipenuhi oleh sampah yang menyebabkan drainase menjadi tersumbat hingga membuat air yang seharusnya mengalir menjadi meluap akibat tertahan sampah.

Kepada Radar Tarakan, Sekretaris Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, Herman Hamid mengatakan meski dilakukan progres penanganan banjir, namun kawasan Sebengkok mengalami peningkatan debit air. Usai melakukan koordinasi bersama DPUTR, pihaknya menemukan adanya filter sampah yang menghambat air mengalir.

“Ada banyak sampah yang menyebabkan air menjadi terbendung. Jadi akhirnya hasil koordinasi bersama DPUTR, filter sampah itu dilepas,” bebernya.

Disinggung terkait adanya pendangkalan pada salah satu drainase Sebengkok, Herman menyatakan bahwa DPUTR menyatakan bahwa tidak ada anggaran. Sehingga proses penanganan banjir kawasan Sebengkok masih tersisa 10 persen.

Menurut Herman, untuk menyelesaikan program penanganan banjir tidak akan cukup jika hanya mengandalkan APBD Kota Tarakan, sehingga pihaknya berharap agar pemerintah provinsi maupun pusat dapat turun tangan memberikan anggaran dalam penyelesaian penanganan banjir sehingga dapat terselesaikan 100 persen.

Terkait adanya masyarakat yang menyatakan bahwa progress penanganan banjir merupakan proses perpindahan banjir, Herman menyatakan bahwa hal tersebut sungguh tidak benar. Namun menurut Herman banjir yang terjadi di Kota Tarakan saat ini merupakan fenomena alam. Hal tersebut terbukti pada kawasan yang dulunya tidak banjir, namun kini harus mengalami banjir.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers