MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 28 Maret 2019 10:57
Minim PJU, Rawan Kecelakaan dan Kriminalitas
JALAN GELAP: Jalan Tanah Abang salah satu jalan yang selama ini minim lampu penerang jalan,sehingga sering terjadi kecelakaan. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Lampu penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa ruas jalan di Tana Tidung saat ini banyak yang mati. Pantuan Radar Tarakan Selasa (26/3) malam, sejumlah lampu jalan di Jalan Jenderal Sudirman tampak mati.

"Selama ini  lampu PJU ini memang sering tidak menyal. Kalaupun ada yang menyala itu ada tempatnya dan di sini tidak pernah nyala sama sekali," kata Imran (28) salah seorang warga di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (26/3).

Warga berharap lampu PJU yang mati tersebut segera diperbaiki. Sebab kondisi jalan yang gelap sangat membahayakan pengendara. Selain itu juga rawan terjadi tindak kriminalitas.

"Kalau bisa instansi terkait bisa memperhatikan karena selama ini tidak ada lampu penerang jalan yang hidup kalau sudah malam di sini gelap gulita," keluhnya.

Minimnya penerangan jalan menurutnya sebagai salah satu penyebab terjadi sejumlah kecelakaan. Ia juga menambahkan, seharusnya pemerintah setempat lebih memperhatikan kondisi di kawasan rawan kecelakaan. Ia pun berharap, agar sejumlah PJU yang mengalami kerusakan dapat segera diperbaiki, atau diganti.

"Selama ini banyak PJU yang rusak atau sudah tidak menyala lagi sayang juga kan, sudah dipasang lampu PJU tapi tidak dioperasikan. Apalagi di Jalan Tanah Abang naik ke Jalan Perintis hampir seluruh badan jalan tidak ada Lampu Penerang Jalan (PJU) sehingga sering mengakibatkan kecelakaan," tutupnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Ketua RT 6 Kecamatan Sesayap, Mawi mengatakan, sudah beberapa kali pihaknya mengajukan perbaikan PJU tersebut ke pihak PLN. Hanya saja, sampai dengan saat ini belum ada tanggapan apapun.

"Memang saat ini sudah banyak lampu PJU mati apalagi di sepanjang Jalan Perintis dan Tanah Abang hampir tidak ada lampu penerang jalannya,” papar Mawi. Ia berharap pihak PLN dan juga pemerintah dapat melakukan perbaikan sesegera mungkin. “Agar lampu tersebut dapat kembali menyala. Karena selain menghindarkan pengendara dari kecelakaan, kan dapat membuat suasana Kabupaten Tana Tidung menjadi terang bukan gelap gulita seperti sekarang ini," ucap Mawi. (*/rko/zia)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 15:07

Jelang Pilkada, Minta Poskamling Diaktifkan

TANA TIDUNG - Menjaga keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada), Pemerintah…

Selasa, 28 Januari 2020 15:05

Imbau Anak Tak Cukup Umur Tak Bawa Motor

TANA TIDUNG - Kapolsek Sesayap Iptu Su’udi mengimbau para orang…

Senin, 27 Januari 2020 15:26

680 Sertifikat Dibagikan ke Warga

TANA TIDUNG - Masyarakat Tana Tidung  bergembira. Sebabnya, Bupati Kabupaten…

Senin, 27 Januari 2020 15:08

Dikira Penculik Anak, Ternyata Penjual Minyak Urut

TANA TIDUNG - Viralnya berita penculikan anak yang beredar di…

Kamis, 23 Januari 2020 14:13

Jalan Tembus Bebatu-Seputuk Dikeluhkan

TANA TIDUNG - Jalan tembus Desa Bebatu- Seputuk yang dibangun…

Kamis, 23 Januari 2020 14:08

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tarakan

TANA TIDUNG – Musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah dan…

Rabu, 22 Januari 2020 13:54

Olah TKP di Seputar Dapur, Petugas Ambil Sampel di Rumah Nur

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan memperbarui data korban kebakaran di empat…

Senin, 20 Januari 2020 13:36

Cuaca Ekstrem, Waspada Pohon Tumbang

TANA TIDUNG - Cuaca ekstrem, membuat sebagian pemilik rumah khawatir…

Kamis, 16 Januari 2020 14:36

Undunsyah Istikamah di Jalur Parpol

TARAKAN – Dikait-kaitkan akan berpasangan dengan H. Abdul Hafid Ahmad…

Selasa, 14 Januari 2020 10:21

Dua Bangunan Warga Ludes

TANA TIDUNG – Si jago merah kembali menghanguskan satu rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers