MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Maret 2019 11:11
4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos
Ibrahim - Plh Sekkot Tarakan,. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk mengabdi dan bekerja untuk negara. Namun di Kota Tarakan masih saja terdapat ASN nakal yang tidak bekerja maksimal, tak hanya itu ada pula dua ASN yang ketahuan melakukan kampanye di media sosial.

Kepada Radar Tarakan, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan, Ibrahim mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan bersama ASN yang terkena hukuman disiplin ringan hingga berat.

“Ada beberapa orang yang terkena hukuman disiplin, terutama yang menjadi binaan kami adalah yang suka meninggalkan pekerjaan, itu yang kami panggil dan arahkan, apakah masih mau bekerja atau mundur,” katanya.

Ibrahim mengaku bahwa hukuman disiplin yang hingga kini masih di-running oleh pihaknya ialah ASN yang lalai bekerja sebanyak 4 orang yang terdapat di Satpol PP dan Badan Retribusi dan Pengelolaan Pajak (BRPP) Kota Tarakan. “Tapi kami masih dalam tahap pembinaan karena mereka tidak melakukan hal yang macam-macam tapi hanya jarang bekerja,” ujarnya.

Dalam ketentuan ASN, jika tidak bekerja selama 20 hari maka ASN tersebut akan diberikan peringatan. Namun keempat ASN ini bahkan lebih dari 20 hari tidak bekerja, sehingga pihaknya menanyakan hal tersebut. Nah, berdasarkan hasil pertemuan Sekkot bersama keempat ASN tersebut tercatat bahwa alasan ASN tersebut tidak bekerja selama 20 hari lebih dikarenakan beberapa factor, yakni alasan keluarga, sakit dan sebagainya.

“Tapi kalau sakit kan kenapa tidak melapor, makanya kami masih melakukan pembinaan,” ucapnya.

Sementara itu, disinggung terkait adanya dua ASN yang ketahuan berkampanye di media sosial dengan inisial IS yang merupakan staf di Badan Kesbangpol Kota Tarakan dan BS yang merupakan staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan, dikatakan Ibrahim masih diberikan teguran ringan, sebab sesuai dengan surat yang diberikan oleh Bawaslu.

“Kami kasih peringatan keras saja, kalau dilakukan lagi baru ada sanksi karena tidak berat yang mereka langgar, kalau memang berat pelanggarannya ya bisa dipecat. Kalau masih ringan diberikan teguran tertulis saja, ini ada tahapannya. Jadi bisa sampai pada proses pemberhentian,” pungkasya. (*/shy/eza)


BACA JUGA

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…

Senin, 14 Oktober 2019 08:37

Kelas VIP Bertanding hingga Dini Hari

 TARAKAN – Sabtu (12/10) malam hingga Minggu (13/10) dini hari…

Senin, 14 Oktober 2019 08:30

Bangayo, Kulineran Berbasis Non-tunai

 TARAKAN - Keberadaan Pusat Wisata Kuliner Baya Ngakan Mayo (Bangayo)…

Minggu, 13 Oktober 2019 23:00

Kelas VIP Bertanding hingga Dini Hari

TARAKAN – Sabtu (12/10) malam hingga Minggu (13/10) dini hari…

Sabtu, 12 Oktober 2019 08:41

Hari Ini, Final Domino Piala Irianto

TARAKAN – Hari ini, Sabtu (12/10) 24 pasang finalis Lomba…

Sabtu, 12 Oktober 2019 08:32

Mencicipi Kopi Racikan Barista Ala Warga Binaan

SUARA mesin penggilingan kopi memecahkan suasana hening di Workshop Bimbingan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*