MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Maret 2019 10:31
Putusan Inkrah, JPU Siap Lakukan Eksekusi

Terkait Perkara Korupsi UBT

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus perkara korupsi bahan mengajar dalam pelaksanaan Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT akhirnya inkrah setelah para terdakwa tidak mengajukan banding.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan Rachmad Vidianto, melalui Kasi Pidsus Tohom Hasiholan mengatakan, putusan tersebut inkrah sejak 8 Maret lalu dan saat ini tinggal dilakukan eksekusi oleh JPU. “Dari JPU juga tidak mengajukan banding lantaran terdakwa sudah menerima putusan tersebut,” ungkapnya.

Diketahui dalam perkara tersebut, tiga terdakwa yaitu Herdiansyah, Yansar, dan Aji Wiweko alias Ahong dinyatakan terbukti melakukan tindakan korupsi oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda. Yansar dan Aji Wiweko divonis pidana 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subider 1 bulan kurungan dan uang pengganti Rp 12 juta (bukan Rp 80 juta seperti diberitakan sebelumnya). Sementara, Herdiansyah divonis 1 tahun dan 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 1 bulan dan uang penganti Rp112.989.210 subsider 2 bulan kurungan.

Dalam putusannya juga, majelis hakim memerintahkan barang bukti sebanyak Rp 88.785.000 akan dikembalikan terhadap kepemilikan dari uang tersebut. Diketahui uang tersebut merupakan uang patungan dari dosen FKIP UBT. “Tertanggal 12 Maret, Kajari juga sudah mengeluarkan surat perintah pelaksanaan putusan tersebut,” bebernya.

Untuk saat ini, lanjut Tohom, uang yang merupakan barang bukti masih dititipkan di kas pengadilan Tipikor Kaltim. Setelah dilakukan eksekusi terhadap terdakwa, pihaknya juga akan sekaligus mengeluarkan uang tersebut dan mengembalikannya. “Di dalam uang tersebut terdapat juga uang milik Yansar, sebesar Rp 13 juta,” imbuhnya.

Terhadap denda yang dikenakan kepada terdakwa, pihaknya nanti akan mengkonfirmasi apakah terdakwa sanggup membayar atau tidak. Kalau pun sanggup, maka para terdakwa juga akan diberikan waktu untuk bisa membayarnya. Apabila para terdakwa tidak sanggup membayar, maka hukumannya ditambah sesuai putusan.  “Jadi untuk hal itu sama juga dengan uang pengganti, kalau tidak dibayar ya ditambah sesuai putusan itu,” jelasnya.

Terhadap eksekuisnya ketiganya akan dilakukan langsung di Samarinda. Sebenarnya, jika ada perpindahan terdakwa Yansar dan Herdiansyah sebelumnya, bukan kewenangan dari JPU melainkan kewenangan dari Rutan. “Sebelumnya Yansar dan Herdiansyag dipindahkan ke Rutan Samarinda dengan status dipindahkan, bukan dititipkan. Karena kami meminta keduanya dipindahkan demi kepentingan persidangan,” tuturnya. (zar/ash)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*