MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 19 Maret 2019 11:15
BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW
SUMBER ENERGI: Sungai Kayan, Tanjung Selor menjadi salah satu sungai yang mampu menghasilkan listik dengan dibangunnya PLTA. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie memaparkan, setelah melalui penelitian lapangan yang mendalam, tiga sungai yang ada di Kaltara memenuhi syarat untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Ketiga sungai itu adalah Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan, Sungai Mentarang di Kabupaten Malinau dan Sungai Sembakung di Kabupaten Nunukan. Ketiga sungai itu memenuhi syarat karena kondisi geografi dan hidrologi yang mendukung dan memiliki volume air yang besar serta memiliki ketinggian yang vertikal dari hulu sungai.

“Kalau ditotal, kapasitas PLTA mencapai 10.060 megawatt (mw),” kata Irianto kepada Radar Kaltara.

Sebenarnya sumber daya perairan sungai yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik di Kaltara sangat kaya, namun belum dimanfaatkan dengan baik. “Saya yakin kalau sungai itu dimanfaatkan akan menghasilkan daya listrik yang melimpah,” ujarnya.

Dijelaskan, sebenarnya pembangunan PLTA ini memiliki banyak keuntungan, salah satunya sebagai pengontrol banjir, sebagai penyimpanan persediaan air dan sebagai pembangunan dan pendapatan yang berkelanjutan. “Sebenarnya masih banyak lagi keuntungan lain,” ujarnya.

Untuk PLTA Kayan memiliki kapasitas beragam, Kayan I sendiri memiliki kapasitas sebesar 900 mw, Kayan II 1.200 mw, Kayan III 1.800 mw, Kayan IV 1.800 dan Kayan V 3.300 mw. “Jika ditotal keseluruhan kapasitas PLTA Kayan mencapai 9.000 mw,” jelasnya.

Dengan kapasitas yang besar itu, nantinya diharapkan dapat menunjang beberapa proyek besar yang ada di Kaltara. Di antaranya Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning-Mangkupadi di Tanjung Palas Timur dan Kota Baru Mandiri (KBM) Gunung Seriang, Tanjung Selor.

“KIPI itu kalau tidak didukung dengan pelistrikan tentu akan sangat sulit beroperasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, sejak saat ini kebutuhan listrik itu harus dipersiapkan. Dengan adanya listrik yang melimpah tentu akan mendorong investor untuk masuk di Kaltara. “Kita harapkan ke depan Kaltara bisa setara dengan kota-kota besar dan setara dengan kota-kota modern lainnya,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*