MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Senin, 18 Maret 2019 19:55
Jadi Pahlawan Zaman Now dengan Taat Bayar Iuran JKN-KIS
PANUTAN: Siti Rohani merupakan peserta JKN-KIS di segmen peserta mandiri kelas I ini yang rutin membayar iurannya tiap bulan hingga akhirnya dinobatkan sebagai pahlawan zaman now. Foto: IST

PROKAL.CO, TARAKAN — Dalam era kekinian yang sering disebut “Zaman Now” kepahlawanan tidak harus diukur dari sisi pengaruhnya yang mencakup seluruh bangsa. Akan tetapi, bisa saja mereka yang ada di lingkup kecil tetapi memberi nilai tambah bagi lingkungan sekitarnya. 

 

Tidak perlu heroik seperti zaman dulu, cukup menampilkan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, hingga masyarakat sekitar. 

 

Hal inilah yang dilakukan oleh Siti Rohani (38). Siti adalah salah satu bukti nyata pahlawan zaman now. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di segmen peserta mandiri kelas I ini adalah peserta yang rutin membayarkan iurannya tiap bulan.

 

“Sampai saat ini saya selalu rutin bayar iuran tiap bulan. Saya bayar sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Karena saya rasa ini sudah kewajiban saya sebagai peserta. Tidak perlu tunggu sakit, justru kita harus bayar sebelum sakit,” ungkapnya.

 

Siti yang sehari-hari berjualan pakaian di salah satu pasar di Tarakan ini terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada Desember 2017 lalu. Hingga kini dirinya belum pernah menunggak iuran. Dengan iuran Rp 80 ribu per bulan, Siti yang terdaftar bersama suami dan anaknya membayarkan Rp 240 ribu setiap bulannya. 

 

Awalnya ia mengaku mendaftar program JKN-KIS untuk proteksi jaminan kesehatannya dan keluarga saja. Tak pernah terpikir olehnya bahwa iuran yang dibayarkannya setiap bulan juga akan banyak membantu peserta lain yang membutuhkan.

 

“Alhamdullilah sampai saat ini pun saya sekeluarga belum pernah menggunakan kartu-KIS kami untuk rawat inap. Hanya pernah berobat ke Puskesmas saja. Saya pikir dengan bayar rutin setiap bulan sudah menjaga saya, dan keluarga yang tak tahu kapan bisa jatuh sakit dan butuh biaya besar,” katanya. 

 

“Tapi kini saya sadar, iuran yang saya bayarkan saat saya sehat juga digunakan oleh banyak orang yang membutuhkan di luar sana. Dengan sama-sama membayar iuran, suatu hari bisa saja saya dan keluarga saya yang ditolong oleh iuran mereka,” tutur Siti.

Dengan jadi peserta JKN-KIS dan taat bayar iuran tentunya akan membawa dampak besar bagi sesama. Bayangkan saja jika ada peserta JKN-KIS yang butuh puluhan juta untuk operasi jantung dan puluhan juta untuk cuci darah, Rp 25.500 per bulan untuk peserta kelas tiga tentunya tidak akan cukup tanpa iuran jutaan peserta JKN-KIS lainnya. Dengan taat bayar iuran JKN-KIS berarti kita sudah menjadi pahlawan bagi sesama. (oki/adv/sur)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*