MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 15 Maret 2019 14:51
Merugi, Sistem Pembayaran PJU Bakal Diubah
SISTEM: Dishub Nunukan rencananya akan mengubah sistem penggunaan PJU yang selama ini digunakan sebab dinilai merugikan keuangan daerah. Tampak, PJU yang berjajar di salah satu jalan protokol yang ada di Kecamatan Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan berencana melakukan perubahan sistem pembayaran lampu penerangan jalan umum (PJU) di tahun ini. Sebab, selama menggunakan sistem flat, pemerintah dibebankan pembayaran mencapai Rp 1,2 miliar per tahun.

Nilai pembayaran tersebut menurut pihak Dishub Nunukan sangat merugikan anggaran daerah. Sebab, hasilnya di lapangan tidak maksimal karena meskipun PJU tidak menyala, pembayaran tetap dihitung secara penuh. Tidak ada pengurangan pembayaran sama sekali dari pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan Edy SH membernarkan hal itu. Ia mengungkapkan, pengalihan sistem penggunaan PJU dari sistem flat ke fluktuatif dengan dasar penentuan pemakaian menggunakan KwH meter menjadi upaya pemerintah daerah untuk mengurangi kos pembayaran PJU yang begitu membebankan keuangan daerah setiap tahunnya. “Saat ini masih dalam proses perencanaan. Jadi, PJU yang menggunakan sistem flat akan diubah menjadi sistem meterialisasi terukur,” kata kepada media ini kemarin.

Menurutnya, sejak menggunakan sistem flat, pemerintah harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp 93 juta per bulan untuk pembayaran listrik ke PT PLN Rayon Nunukan. Padahal di beberapa lokasi, khususnya di Kecamatan Sembakung, PJU sudah bertahun-tahun tidak berfungsi. Namun, tetap dibebankan pembayaran. “Makanya saya sudah minta dicabut saja dari sistem flat di sana. Karena memang aturannya flat itu menyala atau tidak tetap bayar. Jadi, analisa itu yang saya gunakan sehingga akhirnya disetujui untuk dilakukan peralihan,” jelasnya.

Diungkapkan, pengalihan sistem penggunaan PJU itu belum mampu mengakomodir seluruh PJU yang ada. Namun hanya menyesuaikan anggaran yang dimiliki sebesar Rp 500 juta. Mengenai berapa jumlah PJU yang akan dialihkan akan ditentukan bersama pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan. “Kami survei dulu dengan pihak perencanaan. Peralihan ini menyesuaikan anggaran yang ada saja,” ujarnya.

Edy berharap perubahan sistem ini bisa menghemat biaya listrik PJU. Meski belum ditentukan proyeksi pengurangan beban pembiayaan listrik, ia yakin meterisasi menjadi solusi akurasi pengukuran penggunaan tarif listrik sesuai pemakaian. “Kalau dianalisa, antara 25 hingga 75 persen anggaran itu dapat dihemat,” sebutnya. (oya/ash)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

  NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers