MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Maret 2019 11:24
Hukuman Mati, Efek Jera untuk Pengedar Narkoba
Pengamat hukum pidana, Yasser Arafat. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Dua terdakwa perkara sabu 4 kg, yaitu Lukman Sanai dan Herman Tawau divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tarakan.

Putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim tersebut pun sangat diapresiasi oleh pengamat hukum pidana Yasser Arafat SH, MH. Terhadap putusan tersebut, ia menilai merupakan satu langkah maju lagi bagi penegak hukum yang ada di Indonesia. Apalagi perbuatan pelaku yang dianggap undang-undang sudah bisa dijerat hukuman mati, maka diperlukan keberanian bagi penegak hukum menegakkan hukuman tersebut.

“Apalagi yang dijerat hukuman mati ini adalah terdakwa perkara dengan barang bukti 4 kg, itu cukup besar dan bukan kejahatan kecil lagi,” ungkapnya.

Dipaparkannya, kejahatan narkoba merupakan suatu kejahatan yang sangat luar biasa dampaknya, terutama bagi pelaku yang tertangkap merupakan bandar atupun pengedar. Sebenarnya para penegak hukum juga harusnya tidak segan-segan memberikan hukuman tegas terhadap para bandar ataupun kurir dengan barang bukti cukup banyak.

“Di Tarakan ini sepertinya sudah berapa kali terdakwa yang dihukum mati. Bagi saya sangat mengapresiasi langkah berani penegak hukum yang ada di Tarakan,” tutur pria yang juga sebagai dosen di Universitas Borneo itu.

Dengan vonis hukuman mati, lanjut Yasser, tentu akan bisa memberikan efek jera dan ancaman bagi para pengedar narkotika yang sudah maupun belum tertangkap oleh aparat hukum. Namun tidak bisa dipungkiri juga, secara faktualnya kejahatan dalam dunia narkotika masih saja sering dijumpai. Meski sudah ada ancaman hukuman mati yang menunggu.

“Kalau bicara kejahatan banyak sekali motif yang dilakukan, bisa dengan alasan ekonomi dan tidak mau kalau sudah alasan ekonomi, pasti akan mereka lakukan. Namun hukuman mati harusnya bisa memberikan efek jera, karena semua orang takut mati,” imbuhnya.

Dilanjutkan pria lulusan Universitas 11 Maret Surakarta tersebut, meski hukuman mati dianggap bisa memberikan efek jera. Namun di satu sisi hukuman mati terkadang dianggap juga tidak sesuai dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Kendati demikian, penegakkan hukuman yang tegas diharapkan bisa mengurangi aksi kejahatan, khusus kejahatan narkoba.

Terlebih lagi sudah jelas bahwa Indonesia merupakan negara hukum dan semua hukuman yang ditetapkan berlandaskan aturan hukuman yang berlaku. Terlepas adanya pro kontra hukuman bagi para pengedar narkoba yang dianggap sadis, namun bagi Yasser selama kejahatan tersebut termasuk­ extra ordinary crime, maka hukuman sangat bisa diterapkan.

“Terutama dampak yang ditimbulkan sudah cukup besar. Selama masih diatur undang-undang, kenapa tidak. Kemudian majelis hakim sudah mempunyai pertimbangan juga,” sebutnya.

Dibeberkannya, peredaran narkotika di Kaltara saat ini memang cukup memprihatinkan. Terbuktinya aparat hukum berhasil melakukan pengungkapan dengan jumlah barang bukti yang cukup besar. Untuk itu, diperlukan penegasan dari efek jera juga untuk menekan peredaran narkotika semakin banyak.

“Mudahan ke depannya sudah tidak ada lagi yang macam-macam memasukkan narkoba, apalagi Tarakan di Kaltara merupakan daerah yang rawan,” pungkasnya. (zar/eza)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…

Minggu, 15 September 2019 01:00

APA MAKSUD INI...?? Beredar Spanduk Mantan Bupati Enrekang, Mau Maju Pilgub Kaltara?

 TOKOH lain yang juga menjadi pembicaraan di tengah masyarakat adalah…

Sabtu, 14 September 2019 09:58

Kaltara Juga Diselimuti Kabut Asap, Titik Api Terbanyak di Bulungan

DAMPAK kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah hingga ke…

Sabtu, 14 September 2019 09:29

Berawal dari Patungan, hingga Sukses Mencapai Omzet Rp 30 Juta

Roda kehidupan benar adanya. Terkadang status manusia di titik terendah,…

Sabtu, 14 September 2019 09:05

Bagan Roboh, Yunus Ditemukan Selamat, Satu Orang Hilang

TARAKAN - Salah satu warga Pantai Amal yaitu Irhandayani (33)…

Sabtu, 14 September 2019 08:23

Fokus Peningkatan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Partai Besutan Megawati Soekarno Putri Presiden ke-5 Repulik Indonesia mencatatkan…

Jumat, 13 September 2019 14:29

Pesan Wakil Ketua BPK, Fasilitas Baru Dipelihara

TARAKAN - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) …

Jumat, 13 September 2019 12:05

Warga Amal Butuh Bak Sampah

TARAKAN - Belum tersentuhnya program Sampah Semesta di RT 14…

Jumat, 13 September 2019 11:34

Kantor BPK Diresmikan, Bupati Ucapkan Selamat

TARAKAN – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si turut hadir…

Jumat, 13 September 2019 11:11

Undunsyah Optimistis Maju di Pilgub

TARAKAN – Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, M.Si, memastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*