MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Maret 2019 12:35
Penanganan Elpiji 3 Kg Tak Bisa Parsial
DIPEREBUTKAN: Mudah ditemui elpiji 3 kg dijual di atas HET. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Penjualan elpiji 3 kg terus saja berpolemik. Terkadang sulit ditemui dijual dengan harga eceran tertinggi (HET). Pada dasarnya pemerintah telah menetapkan harga Rp 16 ribu per tabung dengan titik distribusi dari pangkalan. Namun faktanya, mereka yang berhak menikmati kerap kali hanya bisa gigit jari.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan berencana untuk kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di masyarakat. Anggota Komisi II DPRD Tarakan H. M. Rusli Jabba menilai terdapat keuntungan bagi pangkapan yang telah dihitung dari setiap tabungnya.

Hanya, lucunya beberapa pangkalan menyalurkan ke pengecer. Sebab itu, menurut Rusli setiap pangkalan hendaknya mengantongi rekomendasi nama penerima. Ini dimaksudkan mengeliminasi masyarakat luar yang tidak berada di dalam jangkauan rekomendasi.

“Datanya kan sudah ada di Disdagkop-UKM. Sekarang Disdagkop harus memanggil ketua RT untuk mendata kembali setiap RT-nya. Misalnya satu RT harus menghitung berapa masyarakat yang butuh elpiji 3 kg,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini jumlah RT di Tarakan mencapai 447 RT. Sedang jumlah pangkalan di Kota Tarakan saat mencapai 157. Jika ditemukan penggunaan jaringan gas yang mencapai 200 rumah tangga, maka masih ada tersisa 200 RT lagi yang belum teraliri jargas. Menurutnya setiap RT harus memiliki pangkalan gas elpiji 3 kg untuk melayani lingkungan sekitar dan UMKM.

“Saya lihat saat ini pangkalan mencatat saja, sedangkan pembelinya dari mana-mana. Padahal sudah diatur. Sekarang ini ketua RT harus mendata dulu, daripada begini terus, maka persoalan ini akan terus ada. Enggak bakal selesai, padahal sebenarnya urusan ini mudah diselesaikan,” katanya.

Jatah tabung gas elpiji 3 kg senilai Rp 109.000 per bulan cukup bagi setiap rumah tangga. Namun kekurangan gas tersebut terjadi karena adanya pengecer yang menaikkan harga penjualan.

“Artinya jangan melayani selain langganan. Yang bikin kacau sekarang ini, lain langganannya, lain pula yang dilayani. Saya yakin, pangkalan tidak ada yang jual harga tinggi di Tarakan. Sekarang cepat-cepatlah pemerintah ini, panggillah ketua RT baru diinstruksikan data semua warga. Saya jamin aman,” tutupnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, akan memanggil secara khusus Disdagkop-UKM. Selanjutnya akan dilakukan inventarisasi perusahaan-perusahaan yang diberi penugasan. “Nah, ini yang coba kami lihat, kami akan memanggil pihak Pertamina dan sebagainya untuk membicarakan ini. Memang akselerasi gas rumah tangga harus dipercepat juga, walaupun kebutuhan LPG ini masih banyak juga, apalagi UMKM,” bebernya.

“HET sudah ada, tapi bagaimana mengawasi jalan yang terbaik? Itu ada pengawasan yang ketat. Saya bilang jika suplainya kurang, harga pasti naik, itu sudah hukum pasar,” sambungnya.

Menurutnya yang harus dikontrol adalah kebutuhan real tabung gas elpigi 3 kg dalam sebulan di Tarakan. Saat ini, meski telah teraliri jargas, masih terdapat UMKM yang menggunakan tabung gas. “Menertibkan semua itu tidak bisa parsial, harus semua diidentifikasi, dan diagnosa dulu baru diobati,” imbuhnya. (*/shy/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*