MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Maret 2019 11:05
Jembatan Ambruk, Pikap Jadi Korban
BUTUH PERHATIAN: Satu mobil masuk ke dalam sungai saat berusaha melewati jembatan yang sudah rapuh di Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Jalan Petani yang sering dilalui kendaraan di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, kini dikeluhkan  karena ambruk dan satu kendaraan roda empat masuk ke dalam sungai.

Desa Aji Kuning merupakan daerah yang langsung berbatasan dengan Sebatik, Malaysia. Para petani memanfaatkan jalan tersebut untuk dilalui kendaraan, karena tidak banyak jalan yang dapat dilalui.

Salah seorang warga Desa Aji Kuning, Sanuddin mengatakan, kendaraan masuk ke dalam sungai, akibat berusaha melewati jembatan yang rapuh. Seharusya jembatan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, namun tidak ada pilihan jalan lain.

“Hanya satu jalan yang dapat dilalui, jadi terpaksa saja melalui jalan yang ada,” kata Sanuddin.

Ia sangat berharap pemerintah daerah harus melaksanakan pembangunan untuk kepentingan masyarakat. Namun pembangunan yang dimaksud adalah pembangunan jalan atau jembatan yang sesuai dengan keinginan masyarakat, bukan hanya sekadar membangun tapi tidak memperhatikan kualitas pekerjaan.

Menurutnya, jembatan tersebut adalah jalur tranportasi masyarakat yang menghubungkan satu lahan petani ke lahan yang lain. Untuk itu sangat penting dilakukan perbaikan atau dibangun yang baru, agar dapat meningkatkan perekonimian masyarakat.

Hal senada dikatakan Safir. Menurutnya, untuk perbaikan Jalan Petani harus dikoordinasikan terlebih dahulu ke petani. Karena yang melalui jalan tiap hari adalah para petani. Sehingga perbaikan apa yang cocok dilakukan, apakah hanya memperluas Jalan Petani atau dilakukan pengerasan.

“Jika jalan diperbaiki petani sangat bersyukur, tapi jika cepat juga rusak pasti petani mengeluh,” kata Safir.

Apalagi yang diangkut menggunakan kendaraan adalah kelapa sawit. Karena mayoritas petani di Sebatik memiliki lahan kelapa sawit sendiri.

Lanjut dikatakan, jika Jalan Petani diaspal para petani akan senang. Sebab, ketika terjadi musim hujan petani bisa tetap mengangkut hasil pertanian mereka dari kebun.

“Kalau selama ini, hujan kami tidak tidak jalan, menunggu jalan kering,” ungkapnya.

“Memang sering diperbaiki, tapi hanya sementara. Sebulan kemudian rusak lagi. Hanya begitu yang sering dilakukan,” tambahnya. (nal/ana)


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:31

Berkas Tahap Dua, Petrus Langsung Ditahan

NUNUKAN – Berkas tersangka dugaan kasus korupsi Kapal Tasbara akhirnya…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:28

ADEMMM...!! Hujan Akan Terus Terjadi Dalam Beberapa Hari

NUNUKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:26

Jabatan Kadis Perlu Seleksi

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan baru saja melakukan mutasi…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:37

Nunukan Siaga Karhutla

NUNUKAN – Menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:34

3.000 Ha HTR Dikelola Masyarakat

NUNUKAN – Masyarakat diberikan akses untuk mengelola lahan hutan yang…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:32

Rapat Internal DPRD, Hasilkan Lima Fraksi

NUNUKAN – Pasca pengambilan sumpah janji jabatan Senin (12/8), anggota…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:24

Buka Lahan, Satu Hektare Lahan Gosong

NUNUKAN – Seluas satu hektare lahan di belakang kantor Dewan…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:23

Tiga RT Terendam Banjir Setinggi 1,2 Meter

NUNUKAN – Terjadi banjir di sekitar wilayah Mamolo, Kelurahan Tanjung…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:22

Hj Rahma dan Irwan Sabri Pimpin Sementara DPRD

NUNUKAN – Tepat Senin (12/8) sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:21

Ingatkan Banyak Kasus Hampir Kedaluwarsa

NUNUKAN – Hj Rahma Leppa baru saja dilantik dan diambil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*