MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Maret 2019 09:43
Dijaga Ketat, Pelipatan Rawan Kesalahan
PROSES PELIPATAN: Inilah 30 petugas pelipatan surat suara di gudang logistik KPU Kabupaten Tana Tidung (KTT), Jalan Padat Karya Desa Sebidai, saat melakukan pelipatan surat suara, Rabu (6/3). RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Pelipatan surat suara Pemilihan Umum 2019 sudah mulai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung, Rabu (6/3) di gudang logistik KPU Tana Tidung Jalan Padat Karya.

Pengawasan dilakukan secara ketat. Itu untuk menjaga bocor serta hal-hal yang tidak diinginkan pada surat suara tersebut.  Dijelaskan Ketua KPU Tana Tidung, Muchtar Bukoting, surat suara yang dilakukan pelipatan dan sortir baru surat suara untuk Presiden dan Wakil Presiden.  Ini untuk menghindari kebingungan dan kesalahan pada saat selesainya  proses pelipatan.

Disebutkan Muchtar Bukoting, masing-masing jenis surat suara berjumlah 78.340 lembar. Dengan rincian  untuk pilpres 15.268 lembar, DPD 15.268 lembar, DPR RI 15.268 lembar, DPRD Provinsi Dapil II 15.268 lembar, DPRD Kabupaten Dapil I 9.703 lembar, Dapil II 7.565 lembar. “Semua dapil (daerah pemilihan) sudah terpenuhi. Untuk proses pelipatan surat suara melibatkan 30 orang, satu orang bisa melipat satu kardus yang berisi 500 surat suara," ujarnya saat diwawancarai Radar Tarakan, Rabu (6/3) gudang logistik KPU Kabupaten Tana Tidung.

Sementara, sebelum pelipatan surat suara, petugas KPU Tana Tidung dan Bawaslu beserta petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dengan cara menggeledah dan menginstruksikan setiap petugas pelipat surat suara, pada saat masuk dan keluar gudang logistik. Para petugas pelipat surat suara dilarang membawa masuk handphone dan tas ke dalam lokasi pelipatan surat suara. 

"Semuanya diawasi oleh KPU, Bawaslu dan kepolisian. Jika nanti kedapatan membawa keluar surat suara, itu nanti urusannya pihak kepolisian. Nanti polisi yang menindak," ujar Muchtar.

Proses pelipatan surat suara ini, ditargetkan berapa hari jelang pencoblosan sudah harus  dilakukan pendistribusian ke masing-masing penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Tana Tidung, Chaeril mengatakan, tahapan pelipatan surat suara ini termasuk tahapan yang krusial dan berpotensi terjadi kerawanan. Karena itu, pengawasan akan melibatkan pengawas pemilu di tingkat desa serta pihak kepolisian.

"Potensi rentan kerawanan. Satu saja salah memasukkan ke dalam kotak, yang seharusnya yang diambil dapil 1 ternyata yang diambil malah dapil 2, itu sudah keliru semua dan itu nanti bisa kacau," ujarnya.

Kapolsek Sesayap, IPTU Su'udi menjelaskan bahwasanya, pihak Kepolisian akan terus menjaga demi keamanan selama proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019. Yang dilakukan di Gudang KPU tersebut, sampai dengan surat suara tersebut nantinya akan didistribusikan ke masing – masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami akan memastikan bahwa petugas yang keluar masuk, adalah betul – betul petugas KPU dan pegawainya serta warga masyarakat yang sudah di tunjuk oleh KPU untuk melipat surat suara. Karena di sinilah salah satu titik rawan dan rentan pelaksanaan pengamanan tersebut,"kata Kapolsek.

Menurutnya, kerawanan yang dimaksud. Yakni adanya kemungkinan pihak – pihak tidak bertanggung jawab yang hendak berniat merusak surat suara Pemilu 2019. "Makanya butuh pengawasan yang ekstra dalam pengawasan pelipatan dan penyortiran surat suara ini, sejauh ini masih aman terkendali dalam proses pelipatan ini,"pungkasnya. (*/rko/zia)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*