MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Maret 2019 11:50
Soal Impor Ayam dari Malaysia, Belum Ada MoU

Pemprov: Itu Permintaan Malaysia

PRODUK LOKAL: Peternak di Kaltara meminta pemerintah mempertimbangkan produksi daging ayam lokal, yang dinilai masih mampu memenuhi konsumsi warga. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Wacana pemerintah Malaysia melegalkan pengiriman ayam dan beras masuk ke wilayah Kaltara sejatinya belum dapat dipenuhi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Mengingat kebutuhan daging ayam di Kaltara masih terpenuhi dari komoditas lokal.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara Hartono mengatakan keinginan Malaysia untuk melegalkan pengiriman ayam dan beras masuk ke Kaltara, juga harus mengantongi perizinan dari Kementerian Perdagangan.

“Selain harus ada persetujuan dari pusat, hal lain karena ada tol laut dan Bulog,” ujar Hartono, Selasa (5/3).

Terkait beredarnya isu bahawa sudah ada kerja sama antara Malaysia dan Indonesia dalam hal ini Pemprov Kaltara, terkait kerja sama impor ayam potong, dirinya membantah hal tersebut.

“Sampai saat ini belum ada nota kesepahaman atau MoU, atau perjanjian kerja sama (PKS) antara Malaysia dengan Pemprov Kaltara berkaitan hal tersebut,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa dalam  pertemuan Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek-Malindo) di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia  beberapa waktu lalu, Malaysia menawarkan ekspor impor terkait dua kebutuhan pokok ini. “Kita ketahui sendiri memang perdagangan antara Malaysia dengan Indonesia khususnya di daerah perbatasan sudah berlangsung lama, sehingga ada keinginan pihak Malaysia untuk melegalkan pengiriman ayam dan beras ke Kaltara,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan dalam pertemuan Sosek-Malindo tersebut, Malaysia menjelaskan bahwa ada lima perusahaan yang mengirimkan ayam dan beras selama ini ke wilayah perbatasan yakni Nunukan.

“Yang jelas saat ini kami belum menyetujuinya, karena kebutuhan akan ayam dan beras saat ini masih bisa terpenuhi. Akan dibicarakan lebih lanjut ke Kementerian Perdagangan untuk meminta petunjuk, karena berkaitan dengan ekspor dan impor terutama kebutuhan pokok. Keputusannya ada di Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa dalam Sosek-Malindo membahas berbagai hal yang berkaitan sosial dan ekonomi, terutama yang terjadi di perbatasan kedua negara selama ini. “Ada tiga isu kuat yang dibahas dalam pertemuan tersebut yakni, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Serudung, Malaysia, transportasi laut, dan barter trade. Pada pembahasan barter trade inilah ada keinginan Malaysia meminta untuk melegalkan pengiriman ayam dan beras ke Kaltara,” imbuhnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 09:14

Akan Revisi Puluhan Undang-Undang

 JAKARTA – Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan…

Senin, 21 Oktober 2019 08:46

Sampah Plastik Mengganggu Rantai Makanan

 KEBERADAAN sampah plastik di perairan tidak hanya mengancam keberlangsungan biota…

Senin, 21 Oktober 2019 08:28

Ramai Mau Jadi Biduan Liga Dangdut

  TARAKAN - Antusias masyarakat terlihat dalam menyambut ajang pencarian bakat…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:52

Hilang 3 Hari, Penjaga Tambak Ini Akhirnya Ditemukan

TARAKAN - Asmunir (21), penjaga tambak yang dilaporkan hilang sejak…

Sabtu, 19 Oktober 2019 09:36

Atap Lobi Menimpa Keluarga Pasien

  TARAKAN – Jumat (18/10) sekira pukul 09.30 WITA, puluhan pasien…

Sabtu, 19 Oktober 2019 09:29

Alat Kecil di Pelat Kendaraan Pendeteksi Jarak Aman

 NAMA Muhammad Faturrahman Marsuki disebut sebagai juara 1 Pelajar Pelopor…

Jumat, 18 Oktober 2019 23:07

Sabu 2,4 Kg Rencananya Mau Dibawa Lewat Pantai

TARAKAN – Lima pemuda akhirnya tak dapat menikmati Rp 20…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:01

Waktu JPU Sisa Seminggu

 TARAKAN - Terhadap putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tarakan…

Jumat, 18 Oktober 2019 08:55

Bijak Bermedsos Jelang Pelantikan Presiden!

 TARAKAN - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama…

Jumat, 18 Oktober 2019 08:50

Wajib Sertifikat Halal, Satker Belum Ada

 TARAKAN – Baru-baru ini pemerintah pusat menegaskan seluruh produk di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*