MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Maret 2019 11:48
Pemilih Berpotensi di Rutan Belum Terdaftar

KPU Bulungan Baru Proses Pengumpulan Data

KOORDINASI: Pihak Komisioner KPU Bulungan saat melakukan koordinasi kepada pihak Rutan Polres Bulungan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Permasalahan data pemilih pada Pemilu 2019 di Kabupaten Bulungan, diketahui hingga saat ini masih belum berakhir. Pasalnya, masih banyak pemilih berpotensi yang belum dinyatakan terdaftar. Artinya, hal itu secara tak langsung bakal menjadi polemik tersendiri nantinya.

Sebab, pemilih bisa saja mengajukan protes bilamana hak suara mereka tak dapat digunakan saat berada di tempat pemungutan suara (TPS). Usut punya usut, salah satu penyebab yakni minimnya data pemilih berpotensi yang nantinya masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) ataupun daftar pemilih khusus (DPK) di Bumi Tenguyun- sebutan lain Kabupaten Bulungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media Radar Kaltara, penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan sejauh ini cukup alot dalam mencari data pemilih di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Bulungan yang belum terdaftar. Oleh karenanya, KPU sampai saat ini mengakui masih belum memiliki satu pun data pemilih dari rutan tersebut. Padahal, pelaksanaan pesta demokrasi yang berlangsung serentak tinggal menunggu beberapa pekan lagi.

Sementara, mengenai upaya penyelenggara sendiri sejauh ini pun tidaklah berhenti. Dan salah satunya, dengan mengirimkan surat ke Polres Bulungan guna melakukan upaya pendataan para penghuni di rutan.

Alhasil, setelah surat yang dikirim itu cukup lama tersimpan di ‘laci’ Polres Bulungan. KPU yang secara konsisten memperjuangkan hak suara dari masyarakat juga sembari mendatangi Polres Bulungan, guna mempercepat dalam memperoleh data, Selasa (5/3) sekira pukul 10.00 Wita.

Kemarin (5/3), pihak KPU Bulungan diwakili oleh Komisioner KPU Bulungan, Lili Suryani dan Arif Rachman secara langsung tiba dan menuju pintu penjagaan Rutan Polres Bulungan. Sembari melakukan koordinasi dengan personel kepolisian setempat untuk menjelaskan tentang maksud dan tujuan komisioner ke Polres Bulungan. Jajaran komisioner lagi-lagi saat itu sempat diminta untuk menunggu arahan pihak tahanan dan barang bukti (Tanti).

Beruntungnya, saat itu proses menunggu tak berlangsung cukup lama. Dan pihak perwakilan dari Tahti, Brigadir Dodi Saputra langsung mempersilahkan masuk dan berbincang-bincang kepada para komisioner. Kurang lebih setengah jam perbincangan tersebut berakhir dan komisioner meninggalkan Rutan Polres Bulungan.

Alhamdulillah, data yang kami rangkum dari hasil perbincangan tadi ada 136 penghuni di Rutan Polres Bulungan,” ungkapnya Lili Suryani selaku Komisioner KPU Bulungan saat ditemui awak media pasca perbincangan dengan perwakilan pihak Tanti.

Dikatakannya juga, dari banyaknya data yang terangkum itu, wanita berhijab ini menjelaskan bahwa tidak semua merupakan warga di Bulungan. Hal itu dikarenakan, dalam satu rutan tergabung juga tahanan dari Kejaksaan Negeri Bulungan dan Polda Kaltara. “Datanya ini masih campur menjadi satu. Dan ini juga data 136 penghuni dimungkinkan akan bertambah berdasarkan penuturan pihak Tanti tadi,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, sekalipun saat ini data itu telah dirangkumnya, pihaknya harus melibatkan pihak Dinas Kependukukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulungan. “Dari data yang kami bawa ini langsung akan kami bawa ke Disdukcapil untuk mereka melakukan pengecekan terlebih dahulu,”ujarnya.

Adapun, lebih jauh dikatakan, bilamana memang di antara penghuni rutan belum melakukan perekaman. Maka, Disdukcapil tentu harus jemput bola untuk merekam para penghuni rutan. “Ini kita akan ke Disdukcapil langsung,” ucapnya.

Senada dikatakan, Arif Rachman anggota Komisioner KPU Bulungan lainnya, dimana pendataan di Rutan Polres Bulungan memang menjadi perhatiannya secara khusus. Sebab, sekalipun mereka para penghuni di rutan tengah menjalani masa hukuman, tetapi hak untuk menyuarakan aspirasinya tetap harus diperjuangkan. “Hak suara mereka ini tetap harus kami perjuangkan. Itulah mengapa kami pun ikut aksi jemput bola seperti saat ini,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan aksi yang dilakukannya ini akan membuahkan hasil yang baik. Sehingga mereka dapat dengan benar menggunakan hak pilihnya. “Ke depannya kita juga akan menggelar sosialisasi di Rutan Polres Bulungan ini. Ya, kalau untuk materinya tentu sama seputaran pemilu, misal pengenalan surat suara dan lain sebaginya,” ujarnya.

“Dan nantinya bersama dengan rekan di relawan demokrasi (relasi) yang akan terlibat didalam sosialisasinya,” timpalnya.

Sementara menindaklanjuti saran dari pihak KPU Bulungan tentang upaya perekaman para penghuni di Rutan Polres Bulungan, pihak Disdukcapil dalam hal ini menyatakan kesiapannya. Bahkan, bilamana ada perintah untuk jemput bola pun pihaknya lagi-lagi menyatakan siap.

Adapun, mengenai belum adanya aksi ke lokasi secara langsung, Kepala Disdukcapil Bulungan, Abdul Wahid mengaku bahwa itu lantaran belum terbalasnya surat yang dikirimkannya. Oleh karenanya, pihaknya tidak bisa melangkah lebih jauh. “Kita siap saja kalau memang surat yang kami kirim terbalas. Ini belum ada sampai sekarang ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk perangkat dalam upaya jemput bola diakui semua sudah siap, tinggal menunggu adanya dasar suatu perintah. “Bupati sempat menanyakan untuk aksi jemput bola di Polres Bulungan. Ya, kalau prosedurnya belum kami dapati, tentu kami tak berani juga langsung ke sana,” ujarnya.

“Upaya kami juga ini menindaklanjuti adanya edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Disdukcail diperintahkan melakukan perekaman di Lapas (di Bulungan rutan). Ini sebagai Langkah percepatan dan inovasi pelayanan,” sambungnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi langsung ke Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho bahwa pihaknya dalam hal ini masih belum mengetahui akan adanya surat yang masuk dari Disdukcapil Bulungan.  Hanya, menurutnya bilamana adanya rencana perekaman ke Rutan Polres Bulungan maka justru dipersilahkan dan tak akan sama sekali dipersulit prosesnya.

“Dari Polres tidak ada masalah, apalagi ini untuk kepentingan umum. Silahkan, jika dari Disdukcapil hendak melakukan perekaman ke Polres Bulungan,” ungkapnya melalui telepon pribadinya.

Bahkan, lanjutnya mengaku akan siap melakukan pengawalan selama proses perekaman itu berlangsung. Tujuannya, agar selama pelalksanaan perekaman dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Kami siap bantu pengawalan, intinya kami tak persulit. Bahkan, jika memang besok (hari ini) dilaksanakan perekaman. Kami persilahkan,” tukasnya. (omg/fly)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 09:25

KERASSSS...!! Ke KPU, DPRD Ingatkan Anggaran Jangan Dibuat Hura-Hura

TANJUNG SELOR – Meski anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Sabtu, 21 September 2019 09:22

SIAP-SIAP AJA..!! 2020, Kemarau Diprediksi Lebih Ekstrem

Titik Panas di Kaltara Pukul 18.00 WITA Jumat (20/9) Lokasi …

Sabtu, 21 September 2019 09:15

PK Ditolak, Bang Toyib Tetap Dihukum Mati

TANJUNG SELOR - Upaya Arman Sayuti alias Bang Toyib terpidana…

Sabtu, 21 September 2019 09:13

Pengguna Ijazah Palsu Divonis 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Sidang pelanggaran pemilu yang melibatkan Samsul sebagai…

Jumat, 20 September 2019 09:02

Tak Ingin Dibohongi, PLN Diminta Komitmen

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Soal Sengketa Lahan di Lokasi Pertambangan, Perusahaan Sebut Lahan Sudah Klir

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Unsur Pimpinan Definitif Segera Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Unsur pimpinan definitif di Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Penyelesaian Batas Wilayah Belum Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi…

Jumat, 20 September 2019 09:00

Maharajalila Diusulkan Jadi Nama Korem Kaltara

TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?

TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*