MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Maret 2019 13:44
Banyak Sampah, Aliran Sungai Terhambat
JOROK: Kondisi Sungai di Kelurahan Sebengkok Yang dipenuhi sampah plastik. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di sungai yang terdapat di Kelurahan sebengkok, di Jalan P. Dipenegoro pada Senin (4/3) pagi. Meski proyek multiyears belum lama rampung, namun sungai pada kawasan tersebut terdapat banyak sampah.

Kurnia (48), seorang pedagang yang berada di sekitar sungai tersebut menerangkan, banyaknya sampah ini disebabkan banyaknya warga yang membuang sampah ke sungai. "Banyak orang buang botol plastik atau sampah dimasukan kresek lalu dibuang ke sungai. Kayaknya orang dekat sini cuma saya tidak kenal juga. Kalau saya ada tempat sampah sendiri dan buang di bank sampah," ungkapnya kemarin (4/3).

Dari pantauan Radar Tarakan, karena banyaknya sampah yang menyangkut dip agar penyaring, membuat aliran air tidak mengalir secara maksimal.

Menanggapi hal tersebut, PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan Supriono menerangkan jika pihaknya belum mengetahui banyaknya sampah yang terdapat di sungai ini. Meski demikian, ia mengaku akan segera meninjaunya. "Secepatnya kami akan meninjau untuk mengetahui kondisinya seperti apa," tuturnya.

Meski demikian, ia menerangkan sebenarnya sungai pada kawasan tersebut masih merupakan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), mengingat masih adanya masa perawatan pada lokasi tersebut. Karena itu pihaknya juga secepatnya akan berkoordinasi kepada DPUTR untuk melakukan penanganan. "Sebenarnya proyek itu kan masih ada jaminan perawatan dari badan yang berwenang. Termasuk sedimen atau benda yang dapat menganggu jalannya kelancaran air. Tapi nanti kami akan koordinasikan kepada DPUTR untuk melakukan penangganan," jelasnya.

Ia mengimbau kepada warga setempat agar tidak lagi melakukan pembuangan di sungai tersebut. Karena pembuangan sampah tersebut dapat menimbulkan penyumbatan air. Sehingga jika hal tersebut terus dilakukan maka dapat memicu meluapnya air dalam jangka panjang. "Pemerintah kan sudah menyediahkan bank sampah. Karena percuma saja dibuat pengendalian banjir kalau warganya tetap buang sampah sembarangan. Nanti lama-lama sungainya bisa meluap juga," jelasnya. (*/zac/ash)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 11:08

Diduga Mesin Mati, Truk Kontainer Terbalik

TARAKAN - Sebuah truk kontainer berukuran 12 meter dengan muatan…

Jumat, 16 Agustus 2019 11:01

BPJS Pastikan Tetap Jamin Persalinan

TARAKAN – Meski tanpa surat rujukan, ibu melahirkan di rumah…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:56

Tiga Hari Lagi Bumi Paguntaka Diramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Tinggal menghitung hari, masyarakat Kota Tarakan dimeriahkan dengan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:54

Meraup Pundi-Pundi Rupiah dari Balik Jeruji

“Kegiatan ini bisa menjadi wadah kami warga binaan yang ada…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:24

Warga Lapas Ikut Pemecahan Rekor Muri

TARAKAN – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-74 Republik Indonesia (RI)…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:17

Ratusan Ambal Diamankan Pihak Bea Cukai

TARAKAN – Kantor Bea Cukai Tarakan mengamankan ratusan bal ambal…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:02

Jalan Rawan Kecelakaan, Warga Harapkan Pelebaran Jalan

TARAKAN - Sering terjadinya kecelakaan di Jalan Aki Balak, Kelurahan…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:18

Kerugian Negara hingga Rp 500 Juta

TARAKAN - Perkara dugaan korupsi anggaran pengadaan lahan fasilitas Kelurahan…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:12

WNA Filipina Terdampar di Perairan Tolitoli

TARAKAN – Sempat terombang-ambing di laut selama 5 hari, Antonius…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:10

Pendaftaran Ditutup, Peserta Capai 5.853 Orang

TARAKAN – Pelaksanaan pawai pembangunan 2019 tersisa empat hari lagi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*