MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Maret 2019 13:39
Terdakwa Kasus Korupsi di UBT Divonis Berbeda
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kaltim akhirnya membacakan putusan vonis terhadap tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Dalam sidang yang berlangsung pada Jumat (1/3) lalu, ketiga  terdakwa divonis berbeda oleh majelis hakim. Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus, Tohom Hasiholan mengungkapkan, terhadap pihak ketiga yaitu pemilik toko dan fotokopi Anugerah, Aji Wiweko dan mantan ketua panitia Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT yaitu Yansar, divonis pidana 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subider 1 bulan kurungan. 

“Selain divonis 1 tahun penjara, kedua terdakwa juga akan dibebankan uang pengganti dengan subsider satu bulan kurungan. Untuk terdakwa Ahong itu Rp 50 juta dan Yansar Rp 80 juta,” kata Tohom.

Sementara itu, lanjut Tohom, terhadap Herdiansyah, majelis hakim memvonis 1 tahun penjara dan 6 bulan ditambah denda Rp 50 juta subsider 1 bulan dan uang pengganti Rp 112.989.210 subsider 2 bulan kurungan. Dalam putusannya, majelis hakim mengungkapkan bahwa ketiganya terbukti melanggar pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Meski ketiga terdakwa sudah divonis, namun beber Tohom, terhadap putusan tersebut dinilai lebih lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam tuntutannya, JPU menuntut Ahong dengan pidana 1 tahun penjara 6 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 69.681.093 subsider 9 bulan kurungan.

Kemudian untuk Herdiansyah dituntut pidana penjara 2 tahun, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 119.681.063 subsider 1 tahun kurungan. Diketahui dari semua tuntutan ketiga terdakwa, Herdiansyah mendapatkan tuntutan yang lebih tinggi. “Itu karena terdakwa kami anggap terbelit-belit dalam memberikan keterangan dan dia juga berperan sangat aktif dalam perkara ini,” imbuhnya.

Ditambahkan Tohom, dari sidang tuntutan hingga putusan dilakukan secara marathon pada pekan lalu. Terhadap putusan tiga terdakwa korupsi UBT ini, Tohom mengaku masih memanfaatkan waktu 7 hari untuk pikir-pikir. Sebelum mengambil sikap apakah menerima atau menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Kaltim. (zar/ash)

 

 


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 12:39

Bank Indonesia Inisiasi Transaksi via QR Code

ADA yang unik dalam festival kuliner di kegiatan pawai pembangunan…

Senin, 19 Agustus 2019 12:38

Janji Digelar sebagai Wisata Tahunan

TARAKAN – Akhirnya rindu masyarakat terobati dengan pawai pembangunan 2019…

Senin, 19 Agustus 2019 12:37

Terharu Pertama Kalinya Dapat Hadiah Jalan Sehat

TARAKAN – Jalan sehat BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN) yang…

Senin, 19 Agustus 2019 12:36

Al Rhazali, Janji Penambahan Fasilitas Pendidikan

Meski sempat ditentang sang istri untuk maju menjadi calon anggota…

Senin, 19 Agustus 2019 11:49

Banyak Pengendara Jatuh, Berharap Jalan Diaspal

TARAKAN - Hingga saat ini warga RT 09 Jalan Gunung…

Senin, 19 Agustus 2019 11:15

Polisi Dalami Keterangan Rekan Korban

  TARAKAN - Nasib nahas dialami Arnol Kristian (15) siswa…

Senin, 19 Agustus 2019 11:09

Target 95 Persen Anak Tarakan di Imunisasi

TARAKAN - Target imunisasi sampai saat ini masih terkendala di…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08

Dino Andrian, Nelayan dengan Suara Terbanyak

Bak durian runtuh, nasib Dino Andrian (33) yang pertama kali…

Senin, 19 Agustus 2019 10:37

SAYANG SEKALI..!! Aset Sejarah di Kota Ini Kurang Terawat

Situs-situs peninggalan bersejarah salah satu jendela dunia, untuk mengetahui kejadian…

Senin, 19 Agustus 2019 10:36

Soal Isu Politis, KPU Menepis

TARAKAN – Usulan penundaan pelantikan atas KH, salah satu anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*