MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 04 Maret 2019 11:35
Wali Kota Akan Revitalisasi Sistem
dr. Khairul - Wali Kota Tarakan. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, BEBERAPA sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan satu per satu telah dialihkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara. Pemerintah Kota (Pemkot) dituntut mencari solusi atas berkurangnya pos-pos PAD. Kendati demikian, di masa pemerintahan yang baru ini, masih memiliki beberapa sumber yang masih bisa dikembangkan.

“Sebenarnya ini hanya memodifikasi cara untuk mengurangi kebocoran-kebocoran atau mengefisiensi sistem agar dapat optimal,” ujar Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, kepada Radar Tarakan, kemarin (3/3).

Sementara itu, sistem penarikan PAD yang menurut Khairul dapat berjalan optimal seperti penarikan sektor pajak, retribusi yang selama ini berada di bawah target dikarenakan sistem yang tidak berjalan optimal. “Kami revitalisasi sistem saja. Tapi tidak memberatkan masyarakat, bahkan kami memudahkan, tapi dengan perbaikan manajemen itu diharapkan bisa meningkatkan PAD,” katanya.

Salah satu sektor peningkatan PAD yang dapat dilakukan seperti parkir berlangganan tahunan, mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang selama ini tidak berkontribusi pada PAD. Selain itu, lahan milik pemerintah yang dinilai selama ini menganggur tidak dioptimalkan yang cenderung diakui masyarakat karena dibiarkan. Hal ini juga menurutnya perlu digarap untuk membangun kawasan usaha, industri dan sebagainya. Padahal potensi PAD dari perparkiran saja cukup besar setiap tahunnya. Radar Tarakan sempat melakukan observasi di salah satu pasar di kota ini. (lihat grafis)

“Sayang kalau tidak dimanfaatkan, karena banyak aset daerah yang tidak produktif karena dibiarkan menganggur, seperti lahan Pemkot yang tidak tergarap dengan baik seperti Pantai Amal, yang dikembangkan untuk kawasan wisata. Sementara itu sudah ada reklamasi yang dilakukan pemerintah terdahulu, tapi tidak dimanfaatkan. Jadi sayang aset negara seperti itu mubazir, jadi dipikirkan agar bisa menghasilkan PAD,” terangnya. (*/shy/lim)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Bagaimana Posisi Tarakan Ketika Ibu Kota di Kaltim..?

TARAKAN – Meski akhirnya dianulir, pernyataan Menteri Agraria dan Tata…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:33

Mendapatkan Hidayah, Memperdalam Ilmu Agama

Joko Wibowo menjadi perbincangan hangat setelah viral melalui channel Youtube…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:32

Dapot Sinaga, Kenal Dunia Politik dari Teman

Meski awalnya tak tertarik untuk bergabung dalam dunia perpolitikan, namun…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:30

ADA APA..?? Puluhan Warga Amal Datangi Polres Tarakan

TARAKAN - Puluhan masyarakat Jalan Binalatung RT 15, Kelurahan Pantai…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Keberadaan Gajah Kerdil di Nunukan Masih Misteri

KEBERADAAN gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) di Kaltara menjadi misteri.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:12

Waspadai Titik Rawan Laka MD

TARAKAN – Dekat atau jauh jarak yang akan dituju tidak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:09

Warga Berharap Adanya PJU

TIDAK terdapatnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 08, Kelurahan Kampung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:04

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan

TARAKAN – Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*