MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 Maret 2019 10:02
Siap Bertarung di MTQ ke-15 di Tulin Onsoi
MENANG: Para santri Asadiyah Sebatik siap mewakili beberapa kecamatan yang ada di Nunukan dalam MTQ ke-15 di Kecamatan Tulin Onsoi. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-15 dilaksanakan di Kecamatan Tulin OnsoI. Kafilah dari Kecamatan Sebatik Timur telah dilepaskan sebanyak 12 orang yang berasal dari santri Asadiyah Sebatik.

Kepala MTS Asadiyah Sungai Nyamuk, Kamal mengatakan tak hanya di Sebatik Timur, masih ada kecamatan lain yang diikuti para santri.

“Di Kecamatan lain ada juga seperti Sebatik Utara, Sebatik, Sebatik Barat dan Sebatik Tengah,” kata Kamal

Di Kecamatan Sebatik Utara, ada delapan santri Asadiyah yang ikut dalam rombongan di Kecamatan Sebatik Utara, di Kecamatan Sebatik ada enam santri yang ikut dalam rombongan, sementara di Kecamatan Sebatik Tengah, ada tiga orang santri.

“Bahkan di Kecamatan Nunukan Selatan ada enam santri yang ikut dalam rombongan mewakili Kecamatan Nunukan Selatan,” ujarnya.

Sementara, Camat Sebatik Timur, Wahyuddin mengatakan, kafilah dari Kecamatan Sebatik Timur, tidak hanya sekadar turut memeriahkan saja, akan tetapi para kafilah mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan wawasan, baik yang diperoleh dalam pembinaan maupun yang diperoleh dari pengalaman.

“Secara keseluruhan wawasan dan keterampilan yang telah diperoleh tentunya cukup berarti untuk menguasai cabang yang akan diperlombakan,” kata Wahyuddin.

Untuk itu, pada kesempatan ini perlu disampaikan kepada para kafilah beserta para pendamping, agar benar-benar melaksaanakan amanah, dibarengi dengan semangat yang tinggi serta dijiwai dengan niat ibadah. Dalam arti mengajak masyarakat untuk mencintai, memahami dan mengamalkan isi yang terkandung dalam al quran.

Selanjutnya secara khusus kepada qori dan qoriah, selain ingin meraih prestasi sebagai juara yang terpenting, adalah bagaimana menggerakan gairah umat Islam untuk lebih giat lagi dalam pembangunan yang didasari nilai-nilai luhur Alquran, dengan keterbatasan kemampuan membaca tentu dapat mengaplikasikan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

“Para kafilah dari Sebatik Timur, dapat menjaga nama baik dengan berperilaku sesuai tuntunan. Khusus kepada para pembina, dapat bersungguh-sungguh dalam membimbing dan melayani keperluan para peserta,” pesannya. (nal/zia)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*