MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 01 Maret 2019 10:52
Ada Program RT, Stuban ke Malinau Saja

Bupati: Pembelajaran Itu Penting

DIAPRESIASI: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, saat memberikan penghargaan kepada ketua-ketua RT yang mempunyai prestasi baik dalam memajukan RT-nya melalui program RT Bersih. DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Beda pimpinan, beda visi. Apalagi pimpinan daerah, tentu punya visi dan misi berbeda dalam membangun. Sama halnya dengan Walikota dan Wakil Walikota Tarakan yang dilantik hari ini oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie, MM di Tanjung Selor, yaitu dr. H. Khairul, M.Kes dan Effendhi Djuprianto, SH.

Dalam visi Walikota Tarakan yang baru tersebut ada program yang berkaitan dengan Rukun Tetangga (RT). Terkait hal itu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat ditanya misalnya Tarakan ingin studi banding (stuban) ke Malinau yang lebih dahulu mempunyai program RT. Bupati yang akrab disapa Yansen itu menyilakan.

“Saya kira kalau soal belajar atau studi banding itu sesuatu yang wajar. Nah saya kira dari beberapa hal Tarakan lebih baik, misalnya para ketua-ketua RT-nya orang yang sudah punya pengalaman di bidang tertentu. Kemudian mereka punya fasilitas yang cukup, sehingga yang paling utama itu bagaimana paradigma mereka,” ujar Yansen saat diwawancara terkait adanya program RT dalam visi yang diusung dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto kala mencalonkan diri jadi Walikota dan Wakli Walikota Tarakan tahun 2018 lalu.

Paradigma yang dirinya maksud adalah, paradigma dan kesiapan dalam menjalankan sesuatu yang mungkin menurutnya dalam tanda petik sesuatu yang baru untuk ketua RT dan Pemerintah Kota Tarakan nantinya dalam hal kepercayaan kepada RT.

“Untuk Malinau kan sudah menjalani sekian tahun, sehingga mereka (RT) mampu menerjemahkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dalam tugas pekerjaan. Atau tugas pekerjaan mereka mampu mengapresiasi kepentingan rakyat,” bebernya.

Oleh sebab itu, stuban atau pembelajaran itu penting. Sebab, sebelum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menjalankan program Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang sekarang dipertajam ke tingkat RT, dulunya juga belajar dulu ke beberapa daerah. “Pembelajaran itu memberi sebuah wawasan baru, semangat baru dan pemahaman terhadap pengalaman-pengalaman pelaksanaan tugas,” katanya.

Yansen pun percaya visi yang sudah disampaikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tarakan yang baru bisa terwujud untuk kesejahteraan masyarakat Tarakan. “Di sinilah saya kira, saya percaya Pak Walikota yang baru, Pak Khairul dengan visinya yang cukup berpihak pada masyarakat, karena juga memperhatikan RT. Semoga dengan pengalaman beliau sebagai birokrat, sebagai Sekretaris Kota (Sekkot), beliau mampu mewujudkan visinya,” ucapnya. (ags/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*