MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 18 Februari 2019 12:46
Pedagang Mengeluh Pembeli Sepi

Harapkan PKL Berjualan di Dalam Pasar

KELUHKAN: Para pedagang mengeluhkan sepi pembeli dan akibat PKL luar yang saat ini sedang ramainya. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Keberadaan  sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di luar Pasar Imbayud Taka, Kecamatan Sesayap dikeluhkan pedagang resmi dalam pasar. Menurut sejumlah pedagang dalam lokasi pasar, PKL yang berjualan di luar pasar lebih laris.

Mewakili sejumlah pedagang di dalam Pasar Imbayud Taka, Hawise (40) yang kesehariannya berjualan ikan mengakui, kecenderungan pembeli ingin mendapatkan belanjaan secara praktis. Sehingga tak perlu repot masuk ke dalam pasar karena sudah ada PKL yang menjual barang yang ingin dibeli di luar pasar.

“Mereka berpikir, belanja di luar lebih praktis sehingga tidak masuk ke dalam pasar. Kebiasaan inilah yang selalu menambah banyak para PKL di bahu jalan di luar Pasar Imbayud Taka. Pedagang di dalam Pasar Imbayud mengeluh karena pengunjungnya sepi,”ujar perempuan berusia 40 tahun ini.

Hal ini yang menjadi permasalahan  sejumlah pedagang dalam pasar.  Ia dean sejumlah pedagang lainnya berharap ada solusi dari pemerintah. Salah satunya yakni sejumlah PKL yang berjualan di luar pasar diarahkan untuk berjualan di dalam pasar.

“ Kadang yang jualan juga kebanyakan mobil dari luar yang sengaja datang dan mangkal di luar pasar," kata Hawise (40), pedagang ikan di Pasar Imbayud Taka, saat ditemui Radar Tarakan, Minggu (17/2).

Pedagang lainnya, Ati (45) mengatakan, masalah PKL di luar Pasar Imbayud Taka karena kurang tegasnya aparat pemerintah untuk melakukan penertiban. Sehingga PKL menjamur di luar, khususnya para pedagang yang menggunakan mobil.

"Ini masalahnya kurang tegas. Tidak bisa mengusir PKL dan diarahkan masuk ke dalam. Kalau memang tegas, seharusnya bisa masuk ke dalam," ujar Ati.

Persoalan para pedagang bukan hanya permasalahan PKL yang berada di luar melainkan juga belum keluarnya Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) serta belum dibayarkannya gaji para buruh kelapa sawit yang membuat pasar semakin sepi pembeli. Hal yang sama juga diakui oleh pedagang sayur, Time (30), yang merasakan langsung dampak dari belum keluarnya TPP para PNS.

“Biasanya para ibu ibu berpakaian dinas sering belanja, cari sayur, cabai dan lainnya, sekarang pun masih ada namun tidak ramai seperti hari biasanya,” katanya.(zia)


BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 09:01

Antisipasi Pengetap, Pelat Kendaraan Dicatat

TANA TIDUNG- Pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium untuk…

Sabtu, 14 September 2019 08:55

Dua Rumah Tak Layak Huni Direhab

TANA TIDUNG - Koramil 0903/08 Kodim 0903/Tsr dibantu warga melaksanakan…

Jumat, 13 September 2019 11:42

Permasalahan pada SDM

TANA TIDUNG – Hasil perikanan sampai saat ini sebagian besar…

Jumat, 13 September 2019 11:39

Berbuah 5 Tahun Sekali, Lepiu Diburu Warga

TANA TIDUNG - Buah lepiu merupakan buah asli Kalimantan Utara.…

Selasa, 10 September 2019 11:26
Kenakalan Remaja

Hutan Ini Dijadikan Tempat Favorit Ngelem, Ini Buktinya...

TANA TIDUNG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali…

Senin, 09 September 2019 14:23

Warga Kesal Sering Tidak Kebagian LPG 3 Kg

TANA TIDUNG - Warga di Desa Tideng Pale,Kecamatan Sesayap, kembali…

Sabtu, 07 September 2019 10:24

Tolak Life Jacket, Speedboat Tak Mau Jalan

TANA TIDUNG -  Kesadaran penumpang speedboat di Kabupaten Tana Tidung…

Jumat, 06 September 2019 10:49
Miras

Ratusan Miras Hasil Sitaan Satpol PP Akan Dimusnahkan

TANA TIDUNG – Ratusan botol minuman keras hasil sitaan Satuan…

Kamis, 05 September 2019 12:20

Akta Kelahiran Bisa Dicetak Sendiri

TANA TIDUNG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tana…

Kamis, 05 September 2019 12:18

Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

TANA TIDUNG - Maraknya penyalahgunaan narkoba saat ini membuat kepolisian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*