MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Februari 2019 10:12
Komunikasi Hendrik dan Amelia Jadi Kunci
BERIKAN KESAKSIAN: Tata yang memberikan kesaksiannya di PN Tarakan kemarin (13/2). ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, class="m-1312938263186247327ydp7358ac9bmsonormal">TARAKAN – Hendrik kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (13/2). Dalam sidang tersebut, istri Hendrik yaitu Lia Lusiana alias Tata kembali dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi. Diketahui Tata ikut terlibat dalam perkara sabu 1 kg yang melibatkan Andi Riski Amelia.

Dikatakan JPU Deby F. Fauzi, dalam perkara tersebut Hendrik didakwa atas keterlibatan sabu yang dibawa oleh Amelia. Kemudian dari fakta persidangan, didapati bahwa Amelia dan Hendrik sempat melakukan komunikasi dengan Amelia.

Namun dalam persidangan, Tata memberikan kesaksian bahwa ia tidak tahu sama sekali apakah Hendrik pernah menghubungi Amelia atau tidak. “Tapi Amelia mengungkapkan bahwa ada pembicaraan dengan Hendrik, yang mengaku Heri saat itu,” ungkapnya.

Ditambahkan Deby, didapati salah satu nomor yang dihubungi Amelia ternyata benar juga merupakan nomor milik Hendrik. Hanya saja saat itu Amelia mengetahui orang yang dihubunginya bernama Heri.

Terpisah kuasa hukum Hendrik, Rabshody Roestam menjelaskan, pihaknya membenarkan bahwa Amelia berkomunikasi dengan Heri dan diketahui nomor gawai (HP) yang digunakan Heri tersebut merupakan nomor gawai Hendrik.

Meski ada komunikasi antara Hendrik dan Amelia, lanjut Rabshody, namun komunikasi tersebut bukan terkait kedatangan Amelia ke Tarakan untuk mengambil sabu. Saat itu Hendrik diminta tolong oleh pria yang mengaku suami Amelia untuk menjemput Amelia di bandara. Dari situlah Hendrik kemudian menghubungi Tata untuk menjemput Amelia. “Minggu depan pemeriksaan saksi dari BNNP. Tapi untuk saksi BBNP ini untuk kapasitasnya saya tidak tahu. Mungkin saja yang menjemput Hendrik di Makassar,” imbuhnya.

Mengenai apakah pihaknya akan menghadirkan saksi yang meringakan, Rabshody mengaku sampai saat ini belum memilikinya. Sebenanarnya pihaknya memiliki saksi meringankan, namun lantaran saat ini saksi berada di Lapas Makassar dan pihaknya masih memiliki keterbatasan biaya dan terbentur perizinan, sehingga tidak bisa dihadirkan. “Setelah kami pertimbangkan dan koordinasi dengan terdakwa, kami tidak menghadirkan saksi meringankan,” jelasnya.  (zar/ash)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*