MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Februari 2019 14:07
Kesempatan Hanya Diberikan Satu Kali

Pelaksanaan Latsar Dibatasi Satu Tahun

ATURAN: Peserta yang lulus mengikuti seleksi CPNS tahun ini wajib mengikuti latsar sebagai dasar pengangkatan menjadi PNS 100 persen. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil rekrutmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan empat kabupaten di dalamnya, yakni Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau wajib mengikuti latihan dasar (latsar).

Itu sebagai persyaratan wajib bagi calon abdi negara ini untuk ditetapkan sebagai PNS 100 persen atau PNS penuh sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017  tentang Manajemen PNS. Yakni masa waktu pelaksanaan latsar ini hanya satu tahun dengan satu kali kesempatan.

Artinya, jika tidak lulus atau tidak mengikuti latsar, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur atau tidak dapat ditetapkan menjadi PNS 100 persen. Karena ketentuan mengenai pengangkatan menjadi PNS telah diatur pada dalam PP 11/2017 ini.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara, Muhammad Ishak mengatakan, untuk teknis pelaksanaan latsar itu sendiri, sekarang sedang dipersiapkan oleh pihaknya. Beberapa yang diperlukan sudah aman.

"Untuk latsar yang kabupaten itu juga di provinsi. Jadi untuk lokasi dan anggaran pelaksanaan sudah kita koordinasikan, itu mereka sudah siapkan," ujar Ishak kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Selasa (12/2).

Sementara ini, pihaknya sedang mempersiapkan kebutuhan teknis lainnya. Salah satunya tenaga yang memberikan pendampingan, seperti mentor. Pastinya, untuk persiapan sudah tidak ada masalah, pelaksanaan hanya tinggal menunggu Terhitung Mulai Tanggal (TMT) pengangkatan CPNS ini.

"Ini harus cepat, waktunya dibatasi hanya satu tahun harus selesai. Sementara pesertanya cukup banyak. Dari kita (Pemprov Kaltara) sendiri sudah 442 peserta, belum lagi empat kabupaten lainnya," kata Ishak.

Maka dari itu, untuk pelaksanaannya, BPSDM melakukan sistem paralel. Tentu tenaga yang digunakan untuk menyampaikan materi itu ada yang dari daerah dan ada juga yang dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). "Kalau  di Pemprov Kaltara ada lima orang. Tapi ada lagi tambahan dari kabupaten/kota yang sudah memenuhi syarat untuk membawakan materi pada latsar ini. Tentu dari LAN juga pasti ada," sebutnya.

Dengan kondisi yang ada, Ishak mengaku optimistis latsar kali ini akan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Namun, kelancaran itu tentu tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, termasuk dari pesertanya. (iwk/zia)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*