MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Februari 2019 13:45
Kelola Padi, Petani Masih Senang Cara Lama
ENGGAN BERALIH: Petani masih suka gunakan cara lama dalam menugal padi. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Kebiasaan para petani menggarap lahannya dengan cara menugal atau padi gunung sudah sejak lama dilakukan bahkan puluhan tahun sehingga sangat sulit bagi para petani beralih mengelola pertanian dengan cara modern yang ditawarkan oleh pemerintah.

Petani menganggap bahwa hasil tugal jauh lebih banyak apalagi padi jenis ini minim pengairan. Seperti yang diungkapkan salah satu petani di Kecamatan Sesayap, Agus belum lama ini bahwa padi tugal juga tidak membutuhkan banyak bibit.

“Sudah menjadi kebiasaan nenek moyang kami kalau mengelola pertanian terutama menanam padi pakai cara tugal, karena letaknya di pegunungan makanya kami tidak membutuhkan air yang banyak seperti menggarap sawah kebanyakan orang sekarang ini, masih tetap bertahan dengan kebiasaan lama,” katanya.

Ia mengaku kebiasaannya menanam padi hanya untuk makan keluarga dan jika ada kelebihan saat panen akan dibagikan ke tetangga, kerabat saja tanpa mau menjualnya. Sebab ia sendiri selain menggarap padi tugal juga terbiasa bekerja di salah satu perusahaan swasta, makanya garapan padi tugal ini tidak ditanganinya setiap hari dan masih tetap menghasilkan padi sesuai keinginannya.

“Malahan kami petani sekitar diajarkan menanam padi cara modern agak bingung, sebab banyak betul yang harus dikerjakan, bibit yang kami tebar tidak banyak tapi hasil lumayan dan setelah panen kami akan langsung berpindah ke lahan yang jauh lebih subur dan ini sudah kami lakukan sejak lama,” ujarnya.

Kebiasaan petani lokal inilah yang menjadi pekerjaana rumah (PR) bagi pemerintah melalui instansi terkait sebab pemerintah sedang giat-giatnya meningkatkan pertanian baik dari petani lokal dan petani non lokal yang sedang menggarap pertanian di Kabupaten Tana Tidung (KTT). (*/rko/udn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 09:56

Cuaca Buruk, Nelayan Pilih Tak Melaut

TANA TIDUNG –  Nelayan di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung…

Rabu, 24 Juli 2019 11:06

Seorang Ibu Nyaris Mencelakai Anaknya

TANA TIDUNG – Warga di Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana…

Senin, 22 Juli 2019 10:12

Umi Siap Maju Jika Direstui Masyarakat

TANA TIDUNG - Kabupaten Tana Tidung tak lama lagi akan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:00

Jaga Kambtimas, Siskamling Harus Diaktifkan

TANA TIDUNG- Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung…

Jumat, 12 Juli 2019 10:55

13 Ribu Elpiji, 2 Hari Habis

TANA TIDUNG - Warga Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung sering…

Jumat, 12 Juli 2019 10:54

“Setiap Hari Premium Kosong”

TANA TIDUNG - BBM jenis premium sering mengalami kekosongan di…

Senin, 10 Juni 2019 15:45

H+5 Arus Balik Didominasi PNS

TANA TIDUNG – Arus balik lebaran Idulfitri yang menggunakan transportasi…

Senin, 10 Juni 2019 15:39

Sulit Mengurus SIM karena Akses Jauh

TANA TIDUNG - Hingga kini masyarakat di Kabupaten Tana Tidung masih…

Jumat, 31 Mei 2019 10:40

Idulfitri, Stok Elpiji Aman

TANA TIDUNG - Stok elpiji di Kabupaten  Tana Tidung (KTT)…

Jumat, 31 Mei 2019 10:38

Mudik Lebaran, Kapolsek Imbau Waspada Kriminalitas

TANA TIDUNG - Untuk mencegah aksi kejahtan yang selalu terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*