MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 13:33
Bahaya Nyata Sampah Plastik

DLH Bagikan Tas Kain untuk Mengedukasi

UPAYA PENANGGULANGAN: Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga saat meresmikan secara simbolis pengurangan dan pembatasan penggunaan tas kresek, Minggu (10/1). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Semakin nyatanya ancaman sampah plastik di Kota Tarakan. Menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat peduli lingkungan dan Pemerintah Kota Tarakan. Sehingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan pada Minggu pagi sekira pukul 06.00 wita membagikan 1.000 tas kain ke masyarakat sebagai upaya mengkampanyekan penggunaan tas kain untuk berbelanja.

PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Supriono Menerangkan pembagian tas kain tersebut agar masyarakat dapat beradaptasi membawa tas kain saat bepergian. Ia menerangkan tas kain yang dibagikan tersebut juga sengaja diisi makanan ringan. Hal itu dimaksudkan jika masyarakat sudah merasakan praktisnya membawa belanjaan makanan dengan tas kain.

"Membagikan tas ramah lingkungan untuk masyarakat sebagai upaya mengkampanyekan pengunaan tas kain untuk mengurangi pemakaian kantong sampah plastik. Kita sengaja isi snack supaya orang sudah bisa rasa kalau bawa belanjaan pakai tas kain ternyata praktis juga," tuturnya, kemarin (10/2).

Dalam kegiatan pembagian tas kain tersebut, DLH juga menyempatkan melakukan sosialisasi yang menjelaskan ancaman sampah plastik di Kota Tarakan. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat yang hadir dapat merenungkan dan mengetahui lebih dalam maksud pembagian tas kain tersebut.

"Kita melakukan sosialisasi tujuannya tidak lain dan tidak bukan membuka pikiran masyarakat terhadap ancaman sampah plastik yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Sehingga dengan sosialisasi masyarakat tidak hanya tahu tujuan pembagian tas ini tapi mengerti terhadap manfaatnya," jelasnya

Supriono menerangkan ancaman sampah plastik sangat mengkhawatirkan hal tersebut terlihat dari kawasan pesisir dan lautan Kota Tarakan yang saat ini mudah dijumpai tumpukan sampah plastik. Selain itu, ia menerangkan jika ancaman tersebut juga mengancam ekosistem ikan dan terumbu karang saat hanyut di lautan lepas.

"Ancaman sampah plastik sudah semakin nyata. Dari TPA yang sudah overload, kawasan pesisir bahkan mungkin dapat mengancam terumbu karang di laut. Sekaranglah saatnya kita harus berbenah. Karena kita juga tidak dapat menyalahkan siapa-siapa apalagi masyarakat pesisir yang membuang sampah. Ini masalah bersama dan perlu ada sesuatu yang kita ruba," terangnya.

Dikatakannya, sebelum dibagikannya tas kain ke masyarakat, pihaknya telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait bahaya ancaman sampah plastik.

"Sebelum kita membagikannya, kami sudah melakukan sosialisasi sejak jauh hari terkait upaya untuk mengurangi pengunaan kantong plastik. Karena kalau tidak dijelaskan bahayanya masyarakat tetap menggunakan kresek kalau masyarakat paham kan jadi ada kekhawatiran untuk menggunakannya," tuturnya.

Mengenai 1.000 tas kain yang dirasa belum masih kurang, ia menerangkan pihaknya kemungkinan kembali membagikan tas kain tersebut. Meski demikian ia belum bisa memastikan pelaksanaan selanjutnya.

"Rencananya kami akan mengupayakan membagikan lagi, namun kita belum dapat memastikan karena kegiatan ini juga membutuhkan anggaran," tuturnya.

"Karena terobosan ini dampaknya positif kita akan mengupayakan akan melakukan pembagian tas lebih banyak lagi. Insya Allah," pungkasnya. (*/zac/udn)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…

Minggu, 15 September 2019 01:00

APA MAKSUD INI...?? Beredar Spanduk Mantan Bupati Enrekang, Mau Maju Pilgub Kaltara?

 TOKOH lain yang juga menjadi pembicaraan di tengah masyarakat adalah…

Sabtu, 14 September 2019 09:58

Kaltara Juga Diselimuti Kabut Asap, Titik Api Terbanyak di Bulungan

DAMPAK kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah hingga ke…

Sabtu, 14 September 2019 09:29

Berawal dari Patungan, hingga Sukses Mencapai Omzet Rp 30 Juta

Roda kehidupan benar adanya. Terkadang status manusia di titik terendah,…

Sabtu, 14 September 2019 09:05

Bagan Roboh, Yunus Ditemukan Selamat, Satu Orang Hilang

TARAKAN - Salah satu warga Pantai Amal yaitu Irhandayani (33)…

Sabtu, 14 September 2019 08:23

Fokus Peningkatan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Partai Besutan Megawati Soekarno Putri Presiden ke-5 Repulik Indonesia mencatatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*