MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 09:40
Orang Tua Mengutang demi ke Jakarta

Di Balik Perjuangan Rian, Wakil Kaltara di Liga Dangdut

MENJEMPUT MIMPI: Aksi panggung Rian memikat tiga juri Liga Dangdut yang ditayangkan salah satu televisi swasta, Sabtu 2 Februari lalu. YOUTUBE INDOSIAR

PROKAL.CO, Gul-gulali dunia, manisnya merasuk ke dalam jiwa

Meronai rasa berselera sukma bergairah

Gembira, bahagia

Semua nampak indah, aduhai manisnya

Semua nampak indah, aduhai manisnya

Duh manis gula gulali dunia

Manis tiada tara

 

AGUS DIAN ZAKARIA

 

ITULAH beberapa penggalan akhir laguberjudul Gulali yang dinyanyikan Rian, wakil Kalimantan Utara (Kaltara) yang terus melaju di ajang Liga Dangdut, Indosiar, Sabtu (2/2) malam.

Sepanjang lagu, Erie Susan dan Melly Goeslaw tersenyum, sementara Soimah mengangguk-anggukkan kepala sesekali memejamkan mata, menikmati lagu yang dilantunkan Rian. Rian sukses memikat tiga juri dengan lagu yang dirilis Rhoma Irama bersama Soneta Band pada 1995.

Di balik penampilan apiknya, tak banyak yang tahu bagaimana latar belakang pemilik nama lengkap Adrian Adi Saputra itu. Rian berasal dari keluarga sederhana. Kini telah berada di Jakarta, menjemput mimpinya, menjadi pedangdut profesional.

Rian, tumbuh dengan hobinya bernyanyi dengan susah payah. Suara merdunya tidak didapatkan dari pelatihan khusus atau pun les menyanyi. Namun bakat alam yang dimilikinya sejak lahir.
Sulfi (42) orang tua Rian menceritakan, sejak kecil anaknya pendiam itu jarang bergaul dengan lingkungan sekitar. Lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menyanyi.

Hobi lain Rian, yakni seni bela diri. Puluhan medali dan sederet piala dikumpulkan dari berbagai kejuaraan kempo.

“Dia memang senang menyanyi. Dia ini senang di rumah tidak terlalu sering bermain. Pulang sekolah paling di rumah saja. Dia juga pernah mewakili provinsi di kejuaraan kempo pelajar,” ujar Sulfi, Senin (4/2).

Meski jarang bergaul di luar sepulang sekolah, Rian merupakan pribadi yang rendah hati dan senang berbagi kepada sesama. Sehingga, tidak heran jika Rian mendapat dukungan penuh dari teman-temannya.

“Rian ini memang disukai semua teman-temannya. Kalau dia sakit saja, banyak sekali teman-temannya datang menjengguk. Teman-temannya bilang si Rian ini orangnya senang membantu semua teman makanya kalau tidak turun sekolah sehari saja pasti ada temannya datang ke rumah,” ungkapnya.
Sebagai ayah, Sulfi merasakan kebahagiaan yang besar dengan lolosnya Rian ke babak 64 besar. 

“Kami sangat bangga memiliki anak yang bisa mengharumkan nama daerah. Meski kami dari keluarga pas-pasan tapi Rian mampu mengangkat derajat keluarga atas usahanya,” ungkapnya.

Meski respons masyarakat cukup besar, namun keluarga Rian bingung dengan biaya untuk melanjutkan kompetisi tersebut.

“Kami berterima kasih terhadap respons warga Kaltara yang sangat besar. Tapi belum ada perhatian khusus dari pemerintah kota dan provinsi. Padahal Rian ini membawa nama Kalimantan Utara,” ujarnya.

Pria kelahiran Sidrap 1976 itu menerangkan, bahkan untuk mendukung Rian langsung di Jakarta, ia rela meminjam uang kepada bos di tempatnya bekerja. Hal itu dilakukan atas harapan besar keluarga untuk melihat Rian memenangkan kontes dangdut tersebut.

“Terus terang, mau berangkat saja saya harus pinjam uang ke bos saya. Kami memang dapat bantuan tiket cuma 1 sedangkan orang tua ada dua. Karena harapan kami sangat besar melihat Rian langsung, mau tidak mau kami harus mencari uang tambahan biaya tiket satu lagi,” tuturnya.

Meski demikian, Sulfi bersyukur beberapa sanak saudara, keluarga dan tetangga juga turut membantu mengumpulkan uang untuk biaya tiket pesawat keluarga Rian. Sehingga saat ini tiket sudah dapat terbeli.

“Kami juga berterima kasih banyak orang yang peduli dengan perjuangan kami. Sehingga upaya kami untuk mendapatkan tiket tercapai,” ujarnya dengan air mata terus menetes.

Sulfi hanyalah seorang buruh pelabuhan berpenghasilan tak pasti. Tampilnya Rian di panggung Liga Dangdut membawa harapan bagi keluarga.

Suriani (38), sang ibu berharap semoga penampilan Rian di babak 64 besar ini mendapatkan dukungan besar dari warga Kaltara. Selain itu ia berharap jika Rian kembali lolos di babak 64, pemerintah dapat memberikan sedikit perhatian, agar seluruh  keluarga dapat memberikan dukungan kepada Rian secara langsung.

“Harapan kami Rian bisa lolos ke babak selanjutnya dan kami sangat berharap dukungan warga Kaltara. Selain itu kami  berharap sedikit adanya perhatian dalam upaya kami agar bisa mendukung langsung di sana. Karena upaya kami tidak semata-mata untuk mendukung anak, tetapi memberikan semangat pada perwakilan Kaltara juga,” ujarnya. (***/lim)

 

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:57

Dipenuhi Gundukan Pasir, Air Meluap

TARAKAN – Daerah RT 65, Kelurahan Karang Anyar, termasuk wilayah…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:31

Krisis Air Makin Dekat, Diprediksi Sisa 4 Hari

TARAKAN – Air baku pada Embung Binalatung atau Kampung Satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*