MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 09:30
Petrus Dipastikan Dapat Hak Pensiun

Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Tasbara

MANGKRAK: Speedboat Tasbara hingga kini masih berlabuh di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi Tasbara, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Petrus Kanisius dipastikan akan tetap mendapatkan hak pensiunnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Serfianus kepada media ini ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut. Serfianus beranggapan, di masa pensiun Petrus yang hanya tinggal tiga bulan saja tersebut, dipastikan dahulu akan dilewati dibandingkan proses hukum yang juga akan dijalaninya mendatang.

“Ya, kan proses hukumnya yang bersangkutan pasti akan memakan waktu yang sangat panjang, sementara masa pensiunnya tinggal beberapa bulan saja lagi. Kemungkinan yang bersangkutan terlebih dahulu akan mendapatkan hak pensiunnya,” ujar Serfianus.

Selain itu, jika seorang ASN sudah ditetapkan sebagai tersangka namun belum dilakukan penahanan. ASN tersebut tetap akan bekerja sebagaimana mestinya. Nanti setelah ASN yang bersangkutan ditahan, barulah status ASN-nya akan dinonaktifkan.

Sementara pengajuan pemberkasan pensiun milik Petrus, diakui Serfianus telah diterima pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan. Hanya saja masih akan diperiksa lagi guna kelengkapan berkas.

Hal itu juga diakui Kepala BKPSDM Nunukan, Sabri kepada pewarta harian ini. Sabri mengaku berkas pensiun Petrus masih diperiksa untuk kelengkapan. Ditanya terkait status Petrus, pihaknya hanya menunggu petunjuk Badan Kepegawaian Negara (BKN) saja. “Ya, tentunya menunggu petunjuk BKN karena semua rekomendasi nantinya akan dikeluarkan oleh BKN,” singkat Sabri.

Untuk diketahui, Petrus sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus tasbara sejak awal Januari lalu. Penyidikan yang berlangsung hampir 2 tahun dan ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan itu, memang sudah di disoroti sejak 2016 lalu.

Pengadaan tasbara menghabiskan anggaran Rp. 3,98 miliar dan berasal dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tahun 2015 lalu. Kapal ternyata tidak bisa dipergunakan untuk kebutuhan seharusnya. Padahal Speedboat memiliki lebar 3,5 meter dan panjang 14 meter dan dilengkapi tiga unit mesin berkekuatan 250 PK ini berkapisatas 40 penumpang  dan terbuat dari fiber.

Tak hanya itu, penumpang dimanjakan dengan dua televisi, ruangan yang memiliki AC dan life jacket. Sedangkan untuk nakhoda dilengkapi dengan alat navigasi dan kompas. Perkembangan terakhir yang dihimpun media ini, Otoritas Pelabuhan Tawau Malaysia mengklaim Tasbara tidak memenuhi standar keselamatan pelayaran internasional lantaran berbahan fiberglass dan bermesin gantung. (raw/zia)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:12

Ciptakan Keamanan, Ketertiban dan Pikirkan Nasib Rakyat

Masing-masing dari 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan…

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*