MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 09:30
Petrus Dipastikan Dapat Hak Pensiun

Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Tasbara

MANGKRAK: Speedboat Tasbara hingga kini masih berlabuh di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi Tasbara, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Petrus Kanisius dipastikan akan tetap mendapatkan hak pensiunnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Serfianus kepada media ini ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut. Serfianus beranggapan, di masa pensiun Petrus yang hanya tinggal tiga bulan saja tersebut, dipastikan dahulu akan dilewati dibandingkan proses hukum yang juga akan dijalaninya mendatang.

“Ya, kan proses hukumnya yang bersangkutan pasti akan memakan waktu yang sangat panjang, sementara masa pensiunnya tinggal beberapa bulan saja lagi. Kemungkinan yang bersangkutan terlebih dahulu akan mendapatkan hak pensiunnya,” ujar Serfianus.

Selain itu, jika seorang ASN sudah ditetapkan sebagai tersangka namun belum dilakukan penahanan. ASN tersebut tetap akan bekerja sebagaimana mestinya. Nanti setelah ASN yang bersangkutan ditahan, barulah status ASN-nya akan dinonaktifkan.

Sementara pengajuan pemberkasan pensiun milik Petrus, diakui Serfianus telah diterima pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan. Hanya saja masih akan diperiksa lagi guna kelengkapan berkas.

Hal itu juga diakui Kepala BKPSDM Nunukan, Sabri kepada pewarta harian ini. Sabri mengaku berkas pensiun Petrus masih diperiksa untuk kelengkapan. Ditanya terkait status Petrus, pihaknya hanya menunggu petunjuk Badan Kepegawaian Negara (BKN) saja. “Ya, tentunya menunggu petunjuk BKN karena semua rekomendasi nantinya akan dikeluarkan oleh BKN,” singkat Sabri.

Untuk diketahui, Petrus sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus tasbara sejak awal Januari lalu. Penyidikan yang berlangsung hampir 2 tahun dan ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan itu, memang sudah di disoroti sejak 2016 lalu.

Pengadaan tasbara menghabiskan anggaran Rp. 3,98 miliar dan berasal dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tahun 2015 lalu. Kapal ternyata tidak bisa dipergunakan untuk kebutuhan seharusnya. Padahal Speedboat memiliki lebar 3,5 meter dan panjang 14 meter dan dilengkapi tiga unit mesin berkekuatan 250 PK ini berkapisatas 40 penumpang  dan terbuat dari fiber.

Tak hanya itu, penumpang dimanjakan dengan dua televisi, ruangan yang memiliki AC dan life jacket. Sedangkan untuk nakhoda dilengkapi dengan alat navigasi dan kompas. Perkembangan terakhir yang dihimpun media ini, Otoritas Pelabuhan Tawau Malaysia mengklaim Tasbara tidak memenuhi standar keselamatan pelayaran internasional lantaran berbahan fiberglass dan bermesin gantung. (raw/zia)


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 12:25

Sekda: Akhir Tahun Segera Susun Laporan

NUNUKAN – Para aparatur sipil negara (ASN), terus diingatkan agar…

Selasa, 19 November 2019 13:59

Warga Mengeluh Kondisi Dermaga Mantikas Memprihatinkan

NUNUKAN – Dermaga Mantikas yang berlokasi di Desa Setabu digunakan…

Sabtu, 16 November 2019 14:58

Alasan Cuaca, Listrik Padam Lima Jam

NUNUKAN – Cuaca buruk melanda wilayah Nunukan, sehingga mengakibatkan listrik…

Sabtu, 16 November 2019 14:55

Tak Ada Anggaran Pemeliharaan, PJU Tak Berfungsi

NUNUKAN – Penerangan jalan umum (PJU) yang seriing tidak dinyalakan,…

Sabtu, 16 November 2019 14:44

Problem Guru, Sertifikasi hingga Penempatan

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan mengungkap jika…

Jumat, 15 November 2019 15:10

Peningkatan Fisik Sekolah Harus Merata

NUNUKAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan saat ini…

Jumat, 15 November 2019 15:08

Tenaga Medis Pelosok Jadi Nakes Teladan

NUNUKAN – Salah seorang apoteker di Puskesmas Long Bawan, Kacamatan…

Rabu, 13 November 2019 14:06

Data Pemilih Akan Berubah

NUNUKAN – Pemilihan Kepala Daerah akan segera berlangsung. Komisi Pemilihan…

Rabu, 13 November 2019 13:58

Masuk Ilegal, WNA Malaysia Dideportasi

NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan mendeportasi seorang Warga Negara…

Selasa, 12 November 2019 14:21

Peran Daerah Dibutuhkan untuk Pertumbuhan Ekonomi.

YOGYAKARTA – Daerah diberikan kesempatan berkreasi dalam meningkatkan dan mengembangkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*