MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Februari 2019 11:55
Pembelian BBM di Kota Ini Dibatasi

Antre Kendaraan Kembali Mengular

DIBATASI: Mengatasi antre panjang Pertamina mendesak pemerintah memberlakukan pembatasan pembelian BBM. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Antre panjang kembali terjadi di SPBU Mulawarman dan Gunung Lingkas beberapa pekan terakhir. Hal ini turut mendesak pemerintah untuk melakukan pembatasan atau penetapan harga yang bisa diambil oleh pembeli.

Sales Eksekutif Retail III Pertamina Tarakan, Andi Reza Ramadhan menuturkan, penyebab premium cepat habis dan menyebabkan antre yang cukup panjang di SPBU, karena adanya pengetap. Sehingga mau tidak mau pemerintah harus menerapkan pembatasan pembelian BBM.

“Ini sudah dibatasi, jadi jangan sampai ada masyarakat yang membeli berulang-ulang kali. Karena itu sudah termasuk pengetap,” katanya.

Karena BBM bersubsidi seperti solar itu diperuntukkan untuk mereka yang kategori miskin. Sedangkan untuk premium memang sudah menjadi penugasan. Apalagi, jika sampai ada masyarakat yang membeli BBM bersubsidi dengan menggunakan jeriken, hal itu sangat tidak dibenarkan.

“Menggunakan jeriken tanpa surat rekomendasi, mengantri berkali-kali, itu sama saja sebagai pengetap,” ungkapnya.

Sesuai peraturan Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak  dan Gas Bumi (Migas) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Pedoman penerbitan Surat Rekomendasi Satuan Perangkat Daerah untuk Pembelian BBM Jenis Tertentu, sehingga masyarakat yang membeli BBM menggunakan jeriken harus memiliki surat rekomendasi baik untuk premium maupun solar.

Antre panjang yang ada di dua SPBU yakni Mulawarman dan juga Gunung Lingkas terjadi karena masih adanya pengetap. Sehingga dikeluarkan imbauan pengisian BBM di dua SPBU ini. Untuk mengurai antrean di SPBU dan APMS, berdasarkan hasil rapat yang dilakukan oleh DPRD dan Pemerintah Kota Tarakan.

“Imbauan ini sudah kami sebar ke SPBU yang ada di Tarakan, karena antre panjang ada di SPBU.  Untuk APMS Jembatan Besi tidak ada premium, jadi tidak pernah antre lagi,” tuturnya.

Jika sampai ada SPBU yang tidak mengindahkan imbauan ini, maka pihaknya akan memberikan pembinaan. Dengan memberikan peringatan terlebih dahulu, setelah itu dilakukan pembinaan. Yang juga dilakukan secara variatif, bisa 3 hari, 1 minggu, dua minggu hingga empat minggu tergantung dari berat tidaknya pelanggaran yang dilakukan.

“Kami sudah berapa kali melakukan pembinaan, seperti di SPBU Intraca dan juga Juata,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Tarakan Muddain mengaku dari sisi teknis yang harusnya mengatur itu adalah ranahnya pemerintah, dari sisi interpensi kebijakannya, DPRD sudah melakukan interpensi kegiatan dalam bentuk surat yang dilayangkan kepada Wali Kota Tarakan untuk meminta dilakukan pembatasan pembelian.

Selain itu juga diminta kepada pemerintah agar mengidentifikasi secara teknis yang dibutuhkan oleh SPBU yaitu, harus memiliki CCTV untuk melakukan pengontrolan pembelian yang berulang-ulang. Pihaknya juga meminta kepada pemerintah untuk membentuk tim untuk melibatkan kepolisian, untuk mengontrol pemegang nosel yang ada di SPBU.

“Untuk melakukan identifikasi, terutama untuk para pengetap yang ada di SPBU itu. Kami juga sudah menyurati pemerintah kota,” katanya.

Menindaklanjuti hasil tinjauan lapangan DPRD, pihaknya juga sudah mendapatkan berbagai fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Pihaknya sendiri mendapatkan dua masalah di lapangan, yakni terjadinya antrean yang begitu panjang di SPBU Mulawarman dan Gunung Lingkas. Selain itu juga masalah BBM untuk nelayan.

Permasalahan yang ada di dua SPBU ini yakni didapatkan adanya indikasi sejak dialihkannya BBM premium yang ada di APMS Dahlia yang berada di Jembatan Besi ke Juata Kerikil, langsung menyebabkan antre panjang di dua SPBU khususnya Mulawarman dan Gunung Lingkas.  Indikasinya yakni para pengetap yang banyak mengambil BBM solar dan premium di APMS Dahlia Jembatan Besi, kini pergi ke SPBU Gunung Lingkas dan Mulawarman.

“Sehingga dua SPBU ini menjadi membludak,” tuturnya.

Secara teknis, di SPBU Gunung Lingkas dan Mulawarman, dari pantauan pihaknya tenaga pemegang nozzle  di dua SPBU ini juga kurang, sehingga pihaknya juga dengan tegas meminta kepada pemilik SPBU untuk menambahkan petugas pemegang nozzle.

Muddain menegaskan, permasalahan ini bukanlah dari DPRD, karena secara teknis diberikan kepada pemerintah untuk menyelesaikannya. Karena diakuinya, belum ada tindaklanjut dari pemerintah terkait hal ini.

“Kami sudah melayangkan surat ke pemerintah untuk melakukan hearing pekan depan. Akan kami panggil lagi semua yang berkaitan dengan hal ini. Karena melihat kondisi yang tidak normal seperti ini,” tuturnya. (*/naa/nri)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:57

Dipenuhi Gundukan Pasir, Air Meluap

TARAKAN – Daerah RT 65, Kelurahan Karang Anyar, termasuk wilayah…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:31

Krisis Air Makin Dekat, Diprediksi Sisa 4 Hari

TARAKAN – Air baku pada Embung Binalatung atau Kampung Satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*