MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Februari 2019 11:01
Pakcik Lukman Akan Dijemput Paksa
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, class="m8305754115342199389ydp41a38966msonormal">TARAKAN – Sidang perkara sabu 4 kg dengan terdakwa Herman Tawau dan Pakcik Lukman Sannai dengan agenda tuntutan, belum juga terlaksana. Sebab, terdakwa Pakcik Lukman Sannai yang diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dan Bea Cukai, April  2017 lalu enggan menghadiri persidangan tersebut. Meski sempat ingin dijemput di Lapas Tarakan, namun beberapa kali Pakcik Lukman mengaku sakit.

Setelah tiga kali menolak menghadiri persidangan, akhirnya ketua majelis hakim yaitu Ton Irfan mengeluarkan surat penetapan dan memerintahkan Jaksa Penuntu Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tarakan untuk membawa Lukman Sannai, pada persidangan yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu (14/2) pekan depan. “Kalau perlu dijemput dengan bantuan aparat pihak kepolisian,” kata Irfan.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Tarakan, Melcky Johny Ottoh saat dikonfirmasi mengungkapkan, pihak pengadilan mengeluarkan surat penjemputan paksa terhadap terdakwa lantaran didapati tiga kali menolak menghadiri persidangan. Meski sering beralasan sakit, namun terdakwa juga didapati sehat dan tidak dalam keadaan sakit. “Untuk sakit, terdakwa tidak pernah melampirkan surat pemberitahuan. Meski dari lapas atau pun dokter tidak pernah mengeluarkan surat sakit terdakwa,” bebernya.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tersebut, Muhammad Junaidi, membeberkan,dari penetapan surat yang dikeluarkan oleh majelis hakim, pihaknya akan siap melaksanakannya, yaitu menjemput Lukman Sannai. Meski demikian, dalam penjemputan tersebut pihaknya akan lebih mengedepankan langkah persuasif terhadap terdakwa, agar mau menghadiri persidangan. “Kami tak tahu alasan jelas dia tidak mau hadir dalam persidangan. Jaksa juga sudah menyurati ke lapas untuk menanyakan kondisi Lukman Sannai, tapi tidak ada konfirmasi balik,” paparnya.

Diakui Junaidi, dalam pembacaan tuntutan tersebut sebenarnya pihaknya sudah siap untuk membacakannya. Namun Lukman Sannai menolak menghadiri persidangan dan permintaan majelis hakim dua terdakwa harus hadir untuk pembacaan tuntutan.

Tertahannya Lukman Sannai oleh Kejaksaan Negeri Tarakan yang saat ini dititipakan di Lapas Tarakan diawali saat BNNP Kaltara, Bea Cukai Tarakan, pada April 2017 berhasil menggagalkan pengiriman sabu ke Samarinda. Dari tiga tersangka, Andi Untung ditangkap bersama 1 kg sabu di salah satu hotel di Jalan Mulawarman. Selanjutnya, Lukman Makmur bersama 3 kg sabu yang disimpan di rumahnya dan Rendi di Hotel Gemilang juga ditangkap. Dari keterangan ketiganya, penyidik BNN Pusat menjemput Pakcik Lukman di Lapas Tarakan pada Juli 2017 silam. Pakcik Lukman akhirnya buka suara soal keterlibatan Herman Tawau. (zar/ash)

 


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:06

Kontraktor Kabur Tinggalkan Lubang

TARAKAN - Masih banyak lubang galian jaringan gas (jargas) yang…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:03

Bangun Komunikasi Mencegah Konflik

TARAKAN - Masih mudah menemui provokasi di media sosial menjelang…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:01

Seleksi CPNS di Kaltara Semakin Mudah

TARAKAN - Menjelang ujian seleksi calon pegawai  negeri sipil (CPNS),…

Jumat, 13 Desember 2019 14:16

Kabul Pernikahan Bisa Diwakilkan

TARAKAN - Setelah hebohnya kabar perceraian dapat dilakukan secara online,…

Jumat, 13 Desember 2019 14:14

Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi…

Jumat, 13 Desember 2019 14:12

Pendapatan Samsat Terealisasi 98 Persen

TARAKAN – Pertengahan Desember ini, Kantor Pelayanan Samsat Induk Tarakan…

Jumat, 13 Desember 2019 14:08

Perpanjangan Dermaga 200 Meter

TARAKAN – Dermaga Pelabuhan Malundung Tarakan rencananya akan diperpanjang ke…

Jumat, 13 Desember 2019 13:58

Apresiasi KPU Terhadap Dukungan Radar Tarakan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mengapresiasi partisipasi SKH…

Kamis, 12 Desember 2019 11:36

Rekomendasi PAN ke Ibrahim, DPW Kaget

TARAKAN – Ibrahim Ali, A.Md, menjawab isu yang berkembang mengenai…

Kamis, 12 Desember 2019 11:33

Tegas Meminta Antrean Panjang Dihilangkan

TARAKAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.