MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Februari 2019 15:15
2019, Target Pajak Daerah Naik Rp 25 M

Terdiri Lima Komponen, Terbesar di PBBKB

TARGET: Pajak kendaraan bermotor merupakan penyumbang PAD terbesar yang diterimas BPPRD Kaltara. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tahun ini, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan pajak daerah sebesar Rp 363.521.635.615. Jumlah itu naik Rp 25.021.635.615 dari tahun sebelumnya.

Kepala BPPRD Kaltara, Busriansyah mengatakan, dari target sebesar Rp 363.521.635.615 tahun ini, terhitung hingga 5 Februari 2019 sudah terealisasi Rp 33.280.639.234 atau 9,16 persen, dengan realisasi terbesar pada Pajak Air Permukaan (PAP), yakni Rp 212.002.731 atau 14,13 dari target Rp 1.500.000.000.

Adapun target ini terdiri atas lima komponen, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), PAP, dan Pajak Rokok.

“Dari lima komponen pendapatan ini, target tertinggi ada pada PBBKB, yakni sebesar Rp 170.000.000.000. Sedangkan target pendapatan yang lainnya rata-rata di bawah Rp 80 miliar,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/2).

Sementara, pada tahun 2018, realisasi pendapatan pajak daerah sebesar Rp 392.047.504.810 atau 115,82 persen dari target pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp 338.500.000.000.

“Untuk realisasi tahun 2018 ini berarti ada kelebihan sekitar Rp 60 miliar. Ini menunjukkan tingkat ekonomi masyarakat sudah mulai membaik dan daya beli masyarakat sudah mulai bergairah,” jelasnya.

Dengan adanya peningkatan target pendapatan pajak daerah pada tahun 2019, tentunya sudah ada strategi khusus yang dipersiapkan dengan matang. Salah satunya berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan seluruh penerimaan daerah.

Untuk menetapkan target itu, pihaknya tidak hanya berdasarkan perkiraan. Tentu itu  menggunakan tolak ukur yang benar-benar komperhensif dengan mempertimbangkan jumlah objek pajak, seperti tingkat pertumbuhan jumlah kendaraan.

“Di dalam menetapkan target ini, kita tidak bisa berandai-andai atau memenuhi keinginan selera,” kata Busriansyah.

Target itu ditetapkan berdasarkan asas potensi, estimasi, dan tidak boleh membuat praduga-praduga yang tidak beralasan. Karena, target yang ditetapkan itu harus tercapai. Jika tidak tercapai, tentu akan ada risiko yang diterima.

Dalam menetapkan terget itu, tentu harus berhati-hati. Pada dasarnya, BPPRD tentu mau menetapkan target pendapatan yang tinggi. Hanya saja, sebelum itu ditetapkan, harus terlebih dulu mempertimbangkan capaiannya di kemudian hari seperti apa.

“Di sini, indikator untuk menetapkan pendapatan itu di antartanya realisasi pendapatan tahun sebelumnya. Kemudian, pertumbuhan objek pajak yang diperoleh dari beberapa sumber. Termasuk juga dilihat dari data statistik,” tuturnya.

Adapun, upaya untuk meningkatkan pendapatan itu, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan publik. Sebab, harus disadari bahwa pelayanan publik merupakan kebutuhan utama saat ini.

“Jadi untuk menjangkau pendekatan pelayanan itu, kita harus membangun fasilitas-fasilitas seperti mobil samsat keliling. Pastinya, berbagai cara akan kita upayakan untuk mencapai realisasi dari target yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (iwk/udn)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 09:02

Tak Ingin Dibohongi, PLN Diminta Komitmen

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Soal Sengketa Lahan di Lokasi Pertambangan, Perusahaan Sebut Lahan Sudah Klir

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Unsur Pimpinan Definitif Segera Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Unsur pimpinan definitif di Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Penyelesaian Batas Wilayah Belum Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi…

Jumat, 20 September 2019 09:00

Maharajalila Diusulkan Jadi Nama Korem Kaltara

TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?

TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan…

Kamis, 19 September 2019 09:05

Empat Daerah Belum Usulkan Nama

TANJUNG SELOR – Hingga Rabu (18/9), baru satu dari lima…

Kamis, 19 September 2019 09:05

Pasang Pipa ‘Siluman’, Sanksi Pidana Menanti

TANJUNG SELOR – Langkah tegas akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 18 September 2019 08:57

Damri di Kaltara Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan wilayah yang cukup…

Rabu, 18 September 2019 08:57

Janji Turun ke Kecamatan Mulai Januari 2020

Nama                     …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*