MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Februari 2019 14:30
Jadi Sekkab Itu Tidak Mudah

Bupati: Siapa yang Terbaik, Tetaplah yang Baik

TUNAIKAN TUGAS: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si beserta istri saat mengucapkan terima kasih atas pengabdian Drs. Hendris Damus, M.Si dan istri yang telah menunaikan tugas sebagai ASN dan Sekkab Malinau. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Dalam sambutan dan arahannya pada pelepasan purna tugas Drs. Hendris Damus, M.Si dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau, (1/2) lalu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan bahwa menjadi seorang Sekkab itu tidak mudah.

Hal itu diungkapkannya, sebab pria yang saat ini menjabat periode kedua sebagai Bupati Malinau ini pernah merasakan menjabat sebagai seorang Sekkab. “Siapa yang terbaik tetaplah yang baik. Baiknya ini bukan soal satu poin, tetapi kesatuan nilai-nilai kita yang mampu menjadi sebuah kekuatan untuk organisasi,” ujarnya berpesan kepada pejabat ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau.

Oleh sebab itu, ia mengimbau siapapun ASN agar tidak usah menampilkan ambisi untuk menjadi seorang Sekkab. Karena seorang Sekkab itu harus seorang yang mampu menggerakan birokrasi. “Jadi kita tidak usah menampilkan ambisi kita, tekad kita, karena Sekkab itu tidak seperti kata kita. Jadi Sekkab itu tidak mudah,” tegasnya.

Seperti yang disampaikan, Mantan Sekkab Malinau Hendris Damus, kata Bupati, Sekkab itu kadang-kadang walaupun pintar, belum tentu bisa menyelesaikan tugas dan pekerjaan. Karena itulah, tiga hal yang disampaikan Hendris Damus terkait kepemimpinan tersebut sangat dibutuhkan. Yaitu kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. “Itu memang sesuatu yang memang sangat dibutuhkan,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Camat Kayan Hilir, Mentarang dan Peso ini.

Lanjut dikatakan Bupati, kenapa menjadi Sekkab itu tidak mudah, karena saat berhadapan dengan tugas pekerjaan, bukan satu tambah satu dua. Tapi bagaimana bisa membangun keyakinan orang untuk bisa melaksanakan tugas pekerjaan yang sungguh sebenarnya tidak bertimbal baik kepada diri pribadi seorang Sekkab.

Namun, suka tidak suka itu harus dilakukan dan tegakan seorang Sekkab, karena berkaitan dengan kepentingan orang banyak. “Ya kadang-kadang kita berkorban perasaan dan pikiran, terjepit dari atas ke bawah, dari kiri dan kanan. Dan kita tidak bisa berbuat apa-apa ketika kita tidak punya mental baik,” tukasnya seraya menegaskan kembali bahwa yang terbaik, tetaplah yang baik. (ags/fly)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*