MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Februari 2019 14:29
Sambut Tahun Baru Imlek Disertai Tradisi
BERHARAP KEBAHAGIAAN: Atraksi barongsai di Kelenteng Kong Hu Cu Toa Pek Kong, Tarakan menyambut Tahun Baru Imlek, tadi malam. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Malam penyambutan Tahun Baru Imlek, Senin (4/2) malam terlihat puluhan personel aparat kepolisan berjaga-jaga di Kelenteng Kong Hu Cu Toa Pek Kong.

Sekira pukul 20.00 WITA, umat Tionghoa yang merayakan Imlek berdatangan di kelenteng. Yang mana umat sembahyang dan mengucap syukur, dengan harapan di tahun berikutnya senantiasa diberikan kesehatan dan berkat yang berlimpah serta peruntungan.

Penjaga Kelenteng Kong Hu Cu Toa Pek Kong, Suwarno (74) mengatakan biasanya sekitar 200 umat lokal yang datang sembahyang dan menyalakan lilin di kelenteng. Itu pun ada tambahan umat, yang berasal dari luar daerah sekitar 30-an umat karena tidak sempat pulang ke daerah asalnya.

“Kalau malam penyambutan Imlek, sedikit yang datang. Besok pagi, puncak Imlek, baru banyak yang datang,” terang pria berusia 74 tahun ini.

Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, kelenteng pun dijaga ketat oleh aparat keamanan. Dengan harapan, umat dapat melakukan sembahyang dengan damai, tenang dan nyaman.

Selain sembahyang sebelum Imlek, warga Tionghoa juga akan melakukan berbagai pertunjukan budaya seperti barongsai, menyiapkan kue keranjang, buah-buahan, dan lainnya.

Selasa (5/2) besok pagi, pada puncak perayaan Imlek, biasanya umat mulai berdatangan dan sembahyang di kelenteng sekitar pukul 06.00 WITA hingga pukul 22.00 WITA.

Di sela-sela umat Konghucu sembahyang, antusias warga lainnya tengah memenuhi bagian depan kelenteng, sembari menunggu atraksi barongsai.

Ketua Majelis Tinggi Kong Hu Cu (Matakin), Ayi Diyanto mengatakan selain sembahyang, atraksi pertunjukan barongsai pun sudah menjadi tradisi. Pukul 10.00 WITA dilakukan atraksi barongsai. Pertunjukan ini sudah sangat melekat dan identik dengan perayaan Imlek.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa, singa adalah simbol dari keberanian dan dipercaya dapat mengusir aura negatif dan membawa harapan kebaikan di tahun baru ini.

"Jadi nanto barongsai keliling. Biasanya ada juga tarian naga, tapi kami tidak berani karena kalau diadakan itu setiap tahun tidak boleh putus," bebernya.

Di tahun babi tanah ini, ia berharap agar Kota Tarakan tetap aman dan tentram. Karena di tahun babi tanah ini bertepatan dengan pemelihan presiden pada April mendatang. Sehingga diharapkannya persatuan umat di Tarakan tidak terpecah belah.

"Masa pemilu, mungkin agak bergejolak. Tapi suasana Imlek terkendali, apalagi didukung pemerintah. Semoga di tahun baru ini dilimpahi rezeki," tutupnya. (*/one/lim)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 11:54

Dunia Usaha Bergairah sambut New Normal di Tarakan

Di Tarakan, sejumlah sektor usaha seperti perhotelan dan kafe sudah…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:53

Kawal New Normal di Tarakan Tanpa Sanksi

TARAKAN - Untuk melihat kesiapan Kota Tarakan dalam menjalani tatanan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:47

Di Tarakan, Pasien Sembuh Terus Bertambah

JUMLAH pasien positif Covid-19 yang dirawat terus berkurang. Gugus Tugas…

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…

Jumat, 29 Mei 2020 09:53

Bekantan 3 Tahun Dievakuasi dari Rumah Warga

EVAKUASI seekor bekantan (nasalis larvatus) berusia tiga tahun dari rumah…

Jumat, 29 Mei 2020 09:50

Urus Kambing, Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan sebuah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers